SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Puncak pergelaran Festival Perahu Bidar Tradisional dan Perahu Hias dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar di Sungai Musi, Palembang, Senin (17/8/2026) mulai pukul 13.30 WIB.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, titik pusat penonton tahun ini dialihkan ke Plaza 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, dengan garis finis di kawasan turap eks Kapitan Resto.
Pemindahan lokasi dilakukan lantaran kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) sedang dalam tahap revitalisasi.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan pelaksanaan festival tetap berjalan untuk merawat budaya, mendorong pariwisata, dan mendongkrak ekonomi kerakyatan melalui UMKM lokal.
"Karena kita lagi revitalisasi BKB, maka tempatnya dipindahkan ke seberangnya. Antusias masyarakat cukup tinggi karena kegiatan ini berkaitan dengan budaya, sektor pariwisata, serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan UMKM," ujar Ratu Dewa, Senin (17/8/2026).
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, menyampaikan bahwa perlombaan tahun ini diikuti belasan tim dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga perwakilan kabupaten/kota di Sumatra Selatan.
"Peserta perahu bidar tradisional diikuti 12 peserta, sedangkan perahu hias diikuti oleh 18 peserta," terang Irman.
Meski antusiasme peserta dan masyarakat tinggi, Ratu Dewa menyoroti tantangan regenerasi pengerajin perahu bidar yang kian langka.
Pemkot Palembang pun telah menggelar lokakarya untuk memunculkan pembuat perahu generasi baru yang memahami nilai historis tradisi tersebut.
Melalui agenda tahunan ini, Pemkot Palembang berharap kawasan Plaza 7 Ulu dan cagar budaya di sekitar Kampung Kapitan makin hidup sebagai salah satu destinasi wisata sejarah unggulan.