6 Pemain Timnas Gabung Persija di Tailan, Shayne Pattynama Bawa Kekecewaan Jadi Motivasi
Jaisy Rahman Tohir August 17, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Enam pemain Persija Jakarta yang sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026 akhirnya kembali bergabung dengan skuad Macan Kemayoran.

Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, dan Nadeo Argawinata telah tiba di Bangkok dan mulai menjalani program training camp bersama Persija.

Keenam pemain tersebut bahkan sudah mengikuti sesi latihan keenam Persija yang berlangsung pada Sabtu (15/8/2026).

Kembalinya para pemain tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi Persija yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Super League 2026/2027.

Namun, Shin Tae-yong belum langsung memberikan menu latihan penuh kepada keenam pemain tersebut.

Mereka terlebih dahulu menjalani program khusus untuk mengembalikan kondisi fisik setelah baru menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia.

Penyesuaian tersebut menjadi penting mengingat para pemain membutuhkan waktu untuk kembali ke kondisi terbaik sebelum mengikuti seluruh program training camp Persija.

Bagi Shayne Pattynama, kembalinya ke Persija membawa cerita tersendiri.

Bek kiri tersebut mengaku tetap antusias kembali bergabung bersama rekan-rekannya meski baru saja melewati perjalanan yang mengecewakan bersama Timnas Indonesia.

Skuad Garuda harus mengakhiri kiprahnya di ASEAN Championship 2026 pada fase grup.

Kekecewaan itu, kata Shayne, kini harus ditinggalkan. Ia memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran sekaligus bahan bakar untuk kembali fokus bersama Persija.

"Selalu menyenangkan bisa kembali ke tim ini lagi. Kami mendapat jatah libur dua hari setelah dari tim nasional. Bagi saya, tentu saja mengecewakan karena kami harus gugur (Timnas di fase grup). Tapi, saya mendapatkan banyak menit bermain yang bagus di sana dan kami harus belajar dari situ," kata Shayne, dikutip dari laman Persija, Senin (17/8/2026).

Kini, fokus Shayne telah beralih sepenuhnya kepada Persija.

Ia ingin segera kembali menyatu dengan skuad Macan Kemayoran sekaligus memahami sistem permainan yang diterapkan Shin Tae-yong.

"Namun, sekarang waktunya fokus kembali ke Persija, jadi saya senang bisa kembali," ujarnya.

Sebelum bertolak ke Tailan, Shayne juga mengaku telah mempersiapkan kondisi fisik dan mental untuk kembali menjalani program training camp.

Bukan tanpa alasan. Ia sudah mengenal karakter Shin Tae-yong sehingga proses adaptasi terhadap pola latihan sang pelatih diyakini tidak akan menjadi persoalan besar.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Persija memiliki sejumlah pemain baru yang membuat proses membangun chemistry menjadi pekerjaan penting selama training camp.

Shayne menyadari hal tersebut. Ia menilai seluruh pemain harus bekerja keras untuk memahami sistem permainan sekaligus membangun koneksi satu sama lain sebelum kompetisi dimulai.

"Kami harus bekerja keras. Akan ada banyak sesi latihan dan kerja keras. Jadi, saya siap bekerja keras lagi untuk memahami sistem permainan," tuturnya.

Menurut Shayne, pengalaman sebelumnya bersama Shin Tae-yong menjadi modal untuk memahami program latihan yang diterapkan.

Namun, keberadaan wajah-wajah baru di dalam skuad membuat seluruh pemain tetap harus beradaptasi.

"Tentu saja saya sudah mengenal pelatih dari sebelumnya. Tapi, kami punya rekan-rekan tim baru, jadi harus saling mengenal dan bersiap untuk musim baru," katanya.

Kehadiran enam pemain jebolan Timnas Indonesia pun membuat persaingan dan kedalaman skuad Persija semakin menarik untuk dipantau.

Setelah menjalani tugas negara, mereka kini kembali membawa misi berbeda: membantu Persija mematangkan kekuatan sebelum menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.