PERSIB Punya Peralta, Mirip Ciro Alves Prime tapi Ada Satu Hal yang Membuatnya Lebih Berbahaya
Satrio Sarwo Trengginas August 17, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Persib Bandung mulai mendapatkan gambaran mengenai kualitas Mariano Peralta setelah sang pemain tampil sebagai starter saat menghadapi Sabah FC dalam ajang Dewata Challenge Series di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Sabtu (15/8/2026) lalu. 

Peralta ditempatkan di sisi kiri oleh pelatih dan langsung menunjukkan kemampuan yang membuatnya mencuri perhatian.

Aksi pemain tersebut bahkan mengingatkan pada sosok Ciro Alves ketika berada dalam performa terbaiknya.

Pengamat sepak bola Rendra Soedjono atau Bung Rensu menilai karakter permainan Peralta memiliki kemiripan dengan Ciro saat pertama kali didatangkan Persib dari Persikabo Kabupaten Bogor.

"Bahkan, beberapa orang termasuk Bobotoh banyak yang mengatakan ketika Mariano Peralta tampil di sini langsung mengingatkan ketika Ciro Alves prime. Ketika Ciro baru saja didatangkan dari Persikabo Kabupaten Bogor dan langsung bermain di Persib Bandung," ujar Bung Rensu dikutip dari YouTube Channelnya pada Senin (17/8/2026).

Menurutnya, kemiripan tersebut terlihat dari kemampuan Peralta dalam melakukan penetrasi dan melewati pemain lawan.

Namun, ia menilai Peralta mempunyai karakter permainan yang berbeda dan bahkan memiliki sejumlah kelebihan dibanding Ciro.

"Kalau menurut saya memang seperti deja vu memang seperti itu. Tapi Peralta ini menurut saya mempunyai sebuah penampilan yang berbeda dengan Ciro Alves," katanya.

Punya Gerakan Cepat dan Sulit Dihentikan

Rendra menjelaskan, baik Peralta maupun Ciro sama-sama memiliki kekuatan fisik dan power.

Namun, Peralta dinilai lebih menonjol dalam melakukan gerakan-gerakan cepat ketika menghadapi lawan.

"Ciro Alves itu sama-sama memiliki power dan juga strength. Tapi yang memang agak sedikit berbeda adalah bagaimana kualitas dia ketika melakukan gerakan-gerakan semacam pivot dan gerakan-gerakan dia yang agak begitu cepat itu bagus banget," ujar Rendra.

Kemampuan tersebut membuat Peralta sulit dijaga.

Ia mampu melakukan screening, handling, sekaligus menjaga keseimbangan tubuh ketika mendapat tekanan dari pemain lawan.

"Dan itu menyulitkan dirinya untuk dia dijaga. Makanya tidak heran musim lalu akhirnya dia mendapatkan gelar sebagai Mr MVP karena memang kelihatan banget bahwa kemampuan dia, dari cara dia melakukan screening, cara dia melakukan handling, bagaimana dia melakukan balance itu bagus banget,” katanya.

Dinilai Jadi Jawaban Hilangnya Ciro

Peralta juga dinilai memiliki kemampuan dribel dan kelincahan yang bisa menjadi aset penting bagi Persib.

"Mariano Peralta mempertontonkan penampilan yang sejauh ini menurut saya menjadi andalan dan juga jawaban dengan hilangnya Ciro Alves. Dribble dia bagus, lincah, kemampuannya dia untuk melewati lawan di ruang-ruang sempit itu juga hampir sama dengan Ciro Alves," kata Rendra.

Namun, menurutnya, ada satu aspek yang membuat Peralta memiliki keunggulan dibanding Ciro, yakni visi bermain.

"Yang lebih dari Ciro Alves adalah visi bermainnya. Dia jenius menurut saya. Dari segi visi permainan dia lebih daripada Ciro Alves," ujarnya.

Rendra menilai Peralta memiliki kemampuan membaca situasi dengan baik.

Ia tahu kapan harus memberikan bola dan kapan harus melakukan tusukan.

"Umpan terobosannya juga berapa kali juga bagus dan dia adalah pemain yang menurut saya pintar dan dia tahu kapan dia memberikan bola dan kapan dia melakukan tusukan," katanya.

Menurut Rendra, kemampuan mengambil keputusan tersebut membuat Peralta menjadi pemain yang lebih berbahaya.

"Ciro Alves itu bagus, tapi kadang Ciro Alves itu masih memaksa untuk melakukan tusukan. Tapi kalau Peralta itu tahu. Itu yang membuat saya melihat pemain ini lebih berbahaya dibandingkan Ciro Alves, apalagi dia lagi berada di usia prime," ucapnya.

Finishing dan Pergerakan Tanpa Bola Jadi Nilai Tambah

Selain kemampuan mengolah bola, Peralta juga dinilai memiliki finishing yang akurat dan tenang.

"Finishing-nya juga akurat dan tenang. Apalagi juga diandalkan dalam melakukan tendangan penalti," kata Rendra.

Ia juga menyoroti kemampuan Peralta ketika tidak menguasai bola. Menurutnya, pemain tersebut pintar membuka ruang dan mencari posisi kosong.

"Dan berikutnya lagi ketika dia tanpa bola, dia ini pandai banget membuka ruang, mencari ruang kosong dan selalu mengambil keputusan dengan sangat efektif dan sangat tepat," ujarnya.

Kombinasi kemampuan tersebut dinilai menjadi alasan mengapa Peralta bisa menjadi pemain penting bagi Persib.

"Ini yang membuat dirinya sangat mahal," kata Rendra.

Berita terkait

  • Baca juga: Dedengkot Bobotoh Sebut Final Persib vs Persebaya Antiklimaks, Soroti Kartu Merah Peralta
  • Baca juga: DUA Kisah Usai Persib Bandung Taklukkan Sabah FC: Saddil Tagih Uang, Menalo Gesek Biola
  • Baca juga: Eks Persija Greg Nwokolo Bongkar Masalah di Balik FIFA Registration Ban ke Persib: Liga Tarkam!

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.