Efek Instan Persija Jika Alexander Jeremejeff Bergabung: Nilai Pasar Macan Auto Kalahkan Persib
Yonatan Krisna August 17, 2026 07:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Persija Jakarta akan mendapatkan efek instan jika berhasil mendatangkan pemain asing yang sebelumnya bermain di Liga Yunani, Alexander Jeremejeff.

Dilansir TribunWow.com, Alexander Jeremejeff dikabarkan segera merapat ke Persija Jakarta.

Alexander Jeremejeff akan berseragam Tim Macan Kemayoran setelah dikabarkan berpisah dengan klubnya, PAOK Salonika (tim kasta teratas Liga Yunani).

Kabar akan merapatnya Alexander Jeremejeff itu diungkap oleh akun Instagram yang membahas seputar sepak bola Liga Yunani, @paokfc24_news, Senin, 14 Agustus 2026.

Baca juga: Sinyal Adu Mekanik Transfer Arema FC & PSS: Pemain Timnas Indonesia Milik Persija Jadi Aktornya

"Jeremejeff Juga Resmi Meninggalkan PAOK!

Penyerang berusia 32 tahun itu akan melanjutkan kariernya di Jakarta dan segera berangkat ke Indonesia.

Saat ini, PAOK hanya memiliki Mythou sebagai penyerang yang tersedia," tulis akun tersebut.

Persija Jakarta akan mendapat profit instan jika Alexander Jeremejeff bergabung, yakni nilai skuad mereka akan menjadi yang termahal di Super League.

Persib Bandung yang saat ini menjadi tim termahal akan kalah dari Persija Jakarta jika Alexander Jeremejeff merapat ke klub kebanggaan The Jakmania tersebut.

Diketahui, Persib Bandung saat ini memiliki nilai pasar tim sebesar Rp165,91 miliar.

Sementara itu, Persija Jakarta saat ini memiliki nilai pasar tim sebesar Rp152,96 miliar.

Alexander Jeremejeff memiliki nilai pasar sebesar Rp13,91 miliar.

Baca juga: Bocoran Nasib 3 Pemain Persija yang Disekolahkan Musim Ini: Arema FC-Persijap Berpotensi Untung

Jika Alexander Jeremejeff merapat, Persija Jakarta akan memiliki nilai pasar tim sebesar Rp166,87 miliar.

Akan tetapi, belum ada rilis resmi dari Persija Jakarta soal isu Alexander Jeremejeff.

Menarik dinantikan, apakah Persija Jakarta berhasil mendatangkan Alexander Jeremejeff dan menjadi tim termahal Super League di musim 2026/2027.

Sosok Alexander Jeremejeff

Alexander Jeremejeff merupakan pemain kelahiran Swedia, 12 Oktober 1993.

Sosok berusia 32 tahun itu memiliki tinggi 1,92 meter dan kaki dominan kanan.

Alexander Jeremejeff sebelumnya terikat kontrak dengan PAOK Thessaloniki hingga 30 Juni 2027, hal ini membuat Persija Jakarta harus menebus sang pemain jika ingin menggaetnya.

Alexander Jeremejeff mengawali kariernya lewat klub pemuda Orgryte IS (-2011)

Setelah itu, ia menembus skuad senior Orgryte pada 1 Januari 2012.

Malang-melintang di Swedia, Alexander Jeremejeff kemudian memilih hijrah ke Jerman dengan membela SG Dynamo Dresden, 13 Agustus 2019.

Di sana, ia sempat menjalani peminjaman ke klub Belanda, FC Twente pada 2020.

Sempat kembali ke Swedia membela Hacken pada 8 Januari 2021, Alexander Jeremejeff kemudian pindah haluan ke Liga Yunani.

Ia ditebus oleh Panathinaikos dengan biaya Rp4,69 miliar pada 20 Januari 2023.

Pemain yang saat itu memiliki nilai pasar Rp38,24 miliar langsung dipinjamkan ke Levadiakos, sehari setelah gabung Panathinaikos.

Di Panathinaikos, Alexander Jeremejeff bertahan hingga 2 Januari 2026, sebelum akhirnya gabung PAOK Thessaloniki.

Pada musim 2025-2026, Alexander Jeremejeff mencatat 29 pertandingan, 10 gol dan 3 asis, serta 3 kartu kuning, dalam 1.282 menit bermain.

Sementara itu, sepanjang kariernya, ia mencatat 385 pertandingan, 143 gol, 57 asis, 40 kartu kuning, 3 kartu merah, dan 23.804 menit bermain di level klub.

Selain sebagai striker, Alexander Jeremejeff juga dapat dimainkan sebagai gelandang serang, sayap kanan, gelandang tengah, dan sayap kiri.

Sedangkan dari segi prestasi, Alexander Jeremejeff telah meraih enam trofi, antara lain:

- Pencetak Gol Terbanyak (21/22, Liga 1 Swedia)

- Greek Cup Winner (2024, Panathinaikos)

- 3 kali Swedish Champion (2022 bersama BK Hacken, 2026 dan 2017 bersama Malmo FF)

- Swedish Cup Winner (2016, BK Hacken)

Catatan Statistik

PAOK Thessaloniki: 23 pertandingan, 10 gol, 3 asis, dan 1.255 menit bermain.

Panathinaikos: 60 pertandingan, 16 gol, 1 asis, dan 1.930 menit bermain.

Hacken: 148 pertandingan, 74 gol, 26 asis, dan 10.853 menit bermain.

Malmo FF: 57 pertandingan, 6 gol, 7 asis, dan 2.222 menit bermain.

Dynamo Dresden: 24 pertandingan, 4 gol, 3 asis, dan 1.516 menit bermain.

FC Twente: 10 pertandingan, 1 gol, 0 asis, dan 124 menit bermain.

Qviding FIF: 21 pertandingan, 14 gol, 1 asis, dan 1.828 menit bermain.

Hacken U21: 14 pertandingan, 7 gol, 2 asis, dan 1.095 menit bermain.

Malmo U21: 7 pertandingan, 2 gol, 6 asis, dan 555 menit bermain.

Levadiakos: 10 pertandingan, 1 gol, 2 asis, dan 580 menit bermain.

(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa/Lailatun Niqmah)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.