Sosok Alif, Peserta Lomba Gerak Jalan yang Terus Menuju Finish di Tengah Kabar Duka
raka f pujangga August 17, 2026 10:55 PM

 

TRIBUNJATENG.COM - Di saat peserta lain melangkah dengan senyum kemenangan, seorang pelajar SMP di Baubau justru menahan duka mendalam di hatinya.

Dia memilih terus berjalan bersama regunya hingga garis akhir demi menepati tanggung jawab menyelesaikan Lomba Gerak Jalan Indah (GJI) di tengah kabar duka atas kepergian ibunya.

Keteguhan hati seorang pelajar SMPN 13 Baubau, Sulawesi Tenggara, bernama Alif menyentuh perhatian publik.

Baca juga: 6 Siswa SD Peserta Lomba Gerak Jalan Indah HUT RI Tertabrak Mobil, 1 Tewas

Kisah Alif kemudian viral di media sosial.

Sikapnya yang tetap menjalankan tugas bersama rekan-rekannya meski sedang berduka menuai banyak perhatian dan apresiasi dari masyarakat.

Kabar tersebut juga sampai ke Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE.

Tetap Berjalan Meski Hati Berduka

Alif menghadapi situasi yang tidak mudah. Di saat peserta lain menjalankan lomba dengan semangat kemeriahan, dirinya harus menerima kenyataan bahwa sang ibu telah meninggal dunia.

Namun, Alif tetap memilih menyelesaikan tugasnya bersama barisan SMPN 13 Baubau.

Ia terus berjalan hingga garis finish tanpa meninggalkan timnya.

Sikap tersebut dinilai menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar terhadap teman-temannya yang berada dalam satu regu.

Wali Kota Baubau Yusran Fahim bersama Sekretaris Daerah Kota Baubau, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Plt Kalaks BPBD Kota Baubau, Camat Sorawolio, serta lurah kemudian mengunjungi kediaman Alif pada Jumat (14/8/2026).

Saat bertemu Alif dan keluarganya, Yusran menyampaikan rasa bangga sekaligus keprihatinannya atas musibah yang dialami pelajar tersebut.

Menurut Yusran, keputusan Alif untuk tetap mengikuti GJI tidak berarti dirinya mengabaikan rasa kehilangan terhadap sang ibu.

Sebaliknya, hal tersebut menunjukkan besarnya rasa tanggung jawab Alif kepada teman-temannya.

“Ini luar biasa, dalam kondisi seperti itu, dia masih punya semangat dan rasa tanggung jawab terhadap barisannya. Ini patut kita apresiasi,” ujar Yusran, dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Baubau.

Pemkot Baubau Siapkan Beasiswa untuk Alif

Kondisi keluarga Alif turut menjadi perhatian Pemerintah Kota Baubau.

Kehilangan salah satu orang tua membuat keberlanjutan pendidikan Alif dan saudara-saudaranya menjadi perhatian pemerintah daerah.

Yusran menginstruksikan agar Alif diusulkan mendapatkan bantuan beasiswa pendidikan melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Baubau.

Pemerintah juga akan mengupayakan bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) bagi keluarga Alif.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu Alif dan saudara-saudaranya tetap melanjutkan pendidikan meski harus menghadapi kondisi keluarga yang berat.

“Harapan saya, anak-anak almarhumah tetap melanjutkan pendidikan. Pemerintah akan berupaya membantu melalui beasiswa pendidikan sehingga mereka tetap bisa sekolah dan mengejar cita-citanya,” kata Yusran.

Diundang ke Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI

Tak hanya memberikan dukungan dalam bentuk bantuan pendidikan dan sosial, Pemerintah Kota Baubau juga memberikan penghargaan atas sikap yang ditunjukkan Alif.

Sebagai bentuk apresiasi, Alif akan diundang menghadiri malam resepsi kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Pantai Kamali, Kota Baubau, Senin malam (17/8/2026).

Undangan tersebut menjadi bentuk penghormatan pemerintah daerah terhadap keteguhan dan tanggung jawab Alif yang dinilai menjadi contoh bagi pelajar lainnya.

Kisah Alif Jadi Perhatian Publik

Kisah Alif kini tidak hanya dikenal di lingkungan sekolahnya. Video dan cerita mengenai dirinya saat mengikuti Gerak Jalan Indah ketika sedang berduka menyebar luas di media sosial.

Banyak masyarakat tersentuh melihat seorang pelajar tetap menyelesaikan tanggung jawabnya bersama tim meski baru saja kehilangan orang yang paling dicintainya.

Baca juga: Polres Blora Akan Gelar Lomba Gerak Jalan Cepat 28 Km Tingkat SMA, Berikut Rutenya

Di balik langkah kakinya menuju garis finish, Alif membawa kisah tentang keteguhan, tanggung jawab, dan perjuangan seorang anak menghadapi kehilangan.

Bagi Pemerintah Kota Baubau, perhatian terhadap Alif tidak berhenti pada apresiasi.

Pemerintah memastikan keberlanjutan pendidikan anak-anak almarhumah menjadi salah satu prioritas agar mereka tetap memiliki kesempatan mengejar cita-cita di tengah kondisi keluarga yang berubah.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.