Peringatan HUT Ke-81 RI di Banjarbaru Dimeriahkan Drama Kolosal Perjuangan Rakyat
Budi Arif Rahman Hakim August 17, 2026 11:51 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Banjarbaru dimeriahkan dengan penampilan drama kolosal kemerdekaan, Senin (17/8/2026).

Drama menceritakan perjuangan pejuang dan rakyat Kalimantan Selatan dalam merebut kemerdekaan di wilayah ini.

Pada drama itu, turut ditampilkan detik-detik pembacaan proklamasi kemerdekaan di Kalimantan tahun 1949 oleh salah seorang yang mengambil peran sebagai pahlawan asal Kalsel Brigjen Hasan Basry.

Peristiwa ini dikenal sebagai Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang dipimpin oleh Hasan Basry.

Salah seorang peserta drama kolosal, Ribhan Aliani atau yang akrab disapa Gambung, mengatakan drama kolosal menceritakan bagaimana perjuangan rakyat Kalsel untuk meraih kemerdekaan pascaproklamasi di Jakarta 17 Agustus 1945.

Ia menyebut, pada saat pembacaan proklamasi di Jakarta itu, wilayah Kalimantan khususnya Kalsel belum sepenuhnya merasakan kemerdekaan karena masih bertahannya penjajah di bumi Lambung Mangkurat ini. 

Baca juga: Momen HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Banjarbaru, Lisa Halaby Ajak Warga Jaga Kebersamaan 

Baca juga: Lebih 6 Ribu Warga Binaan Dapat Remisi di Hari Kemerdekaan, Sebayak 51 Napi Langsung Bebas

“Jadi, Kalimantan merdekanya mundur beberapa tahun dari Jakarta. Nah, jadi yang dibacakan tadi itu Proklamasi di Kalimantan,” katanya.

Dalam mempersiapkan pertunjukan ini, mereka telah menyusun konsep dan berlatih selama satu bulan lamanya.

“Latihannya kurang lebih hampir satu bulan. Kalau yang kami di sini melibatkan antar generasi dan antar komunitas. Dari komunitas pelajar, komunitas umum, komunitas kampus, nah itu. Ada dari seni dari penguntauan, seni dari daerah, pramuka,” katanya.

Pesan yang ingin disampaikan lewat pertunjukan ini adalah mengajak generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan para pendahulu dalam memerdekakan Kalimantan yang diraih dengan darah dan pemikiran.

Sebab menurutnya, kemerdekaan yang direbu oleh para pejuang bukan hal instan, sehingga generasi saat ini patut untuk lebih bersyukur. (Banjarmasinpost.co.id/rizki fadillah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.