Jakarta Aquarium Safari, Tempat Konservasi di Tengah Mall
GH News August 18, 2026 12:08 PM
Jakarta -

Jakarta punya destinasi wisata satwa yang berada di dalam mall. Namanya Jakarta Aquarium & Safari (JAQS) yang berada di Neo Soho Mall, Jakarta Barat. JAQS merupakan bagian dari Taman Safari Indonesia yang bekerja sama dengan Aquaria KLCC Malaysia.

Tempat ini mengusung konsep indoor living planet yang memadukan rekreasi, edukasi dan konservasi satwa. Dalam pengelolaannya, JAQS juga berada di bawah pengawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta yang merupakan bagian dari Kementerian Kehutanan. Tak cuma menjadi tempat melihat satwa, JAQS juga menjalankan fungsi konservasi ex-situ.

Pengunjung bisa melihat berbagai satwa akuatik maupun nonakuatik dalam satu kawasan yang luasnya sekitar 1 hektare.

Cek Jam Buka dan Harganya

JAQS buka setiap hari pukul 10.00-20.30 WIB. Pengunjung masih bisa masuk hingga pukul 19.00 WIB sebagai batas last entry. Informasi jam operasional tersebut juga tercantum di situs resmi JAQS.

Untuk tiket reguler, harga pada Senin-Jumat berada di kisaran Rp 125.000-150.000 untuk anak-anak dan Rp 160.000-200.000 untuk dewasa. Sementara pada Sabtu, Minggu dan hari libur, tiket anak-anak berada di kisaran Rp 175.000-350.000, sedangkan dewasa Rp 225.000-450.000.

Ada Apa Aja Sih di JAQS?

Begitu masuk, pengunjung tidak hanya akan menemukan banyak akuarium berisi biota laut. JAQS memiliki sekitar 3.500 spesies yang terdiri dari satwa akuatik dan nonakuatik.

Kawasannya terbagi menjadi dua lantai dan 13 zona. Satwa akuatik ditempatkan di lantai bawah. Sementara itu, lantai atas menjadi area untuk mengenal satwa safari atau nonakuatik. Koleksinya cukup beragam, mulai dari ikan, reptil hingga burung dan mamalia.

Beberapa satwa yang menjadi daya tarik di antaranya Humboldt Penguin, giant grouper, sea dragon, capybara, binturong, berang-berang dan fur seal. JAQS juga memiliki area main tank yang menjadi salah satu lokasi pertunjukan pemberian makan satwa.

Yang menarik, koleksi satwa di JAQS juga terus dikembangkan melalui program pembiakan. Taman Safari Indonesia mencatat JAQS pernah berhasil mendapatkan kelahiran dua bayi Humboldt Penguin yang menjadi bagian dari upaya konservasi satwa tersebut.

General Manager JAQS Fauzi Prihatin mengatakan pengembangan koleksi tersebut tidak semata-mata untuk kebutuhan komersial.

"Kami terus berkomitmen untuk menjaga merawat spesies kami. Bahkan kami sudah berhasil breeding beberapa hewan seperti pinguin bahkan kapibara yang sedang proses. Ini jadi bukti bahwa kami bukan hanya bergerak di bidang komersil tapi ada sains dan penelitian," ujar Fauzi.

Bukan Cuma Lihat Satwa, Bisa Ngapain Lagi? Berkunjung ke JAQS bisa menjadi kesempatan untuk mengenal satwa dengan cara yang lebih interaktif. Pengunjung dapat mengikuti berbagai pertunjukan edukasi dan melihat satwa dari dekat.

Ada Animal Education Show yang menghadirkan pertunjukan berang-berang, binturong, penguin hingga main tank interactive feeding show. Dalam pertunjukan terakhir, penyelam profesional memberikan pakan kepada ikan-ikan di dalam main tank.

Buat yang ingin pengalaman lebih dekat, tersedia pula aktivitas seperti Touch Pool, Ray Feeding Experience, Capybara Feeding Experience, Macaw Encounter hingga Lemur Feeding Experience. Beberapa pengalaman interaktif tersebut memiliki ketentuan dan biaya tambahan di luar tiket masuk.

Ada juga Penguin Parade, Mermaid Show, Underwater Funtasy Diving dan Aquatrekking. Jadi, satu kunjungan bisa diisi dengan melihat satwa, belajar tentang konservasi sampai mencoba pengalaman yang berhubungan dengan dunia bawah air. Tak berhenti di pengibaran bendera, JAQS juga menghadirkan pertunjukan Archipelagoan Underwater.

Tarian dari berbagai daerah Indonesia ditampilkan, termasuk penari berkostum putri duyung yang beraksi di dalam akuarium.

17-an di Bawah Air, Benderanya Dikibarkan di Akuarium

Ada satu tradisi unik yang membuat perayaan 17 Agustus di JAQS berbeda dari tempat lain. Setiap HUT Kemerdekaan RI, JAQS menggelar pengibaran Bendera Merah Putih di dalam akuarium. Prosesi dilakukan oleh penyelam profesional di tengah habitat satwa akuatik.

Tradisi tersebut telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Pada perayaan HUT ke-80 RI pada 17 Agustus tahun ini di mana penyelam membentangkan Bendera Merah Putih berukuran 5 x 6 meter di dalam air dengan iringan lagu Indonesia Raya.

Buat yang ingin merasakan wisata satwa dengan suasana berbeda, JAQS bisa jadi pilihan. Di sini, jalan-jalan bukan cuma soal melihat hewan tetapi juga menyelami cerita konservasi dari balik kaca akuarium.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.