TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar Selatan, Bali, Selasa (18/8/2026) dini hari.
Sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Ketut Sudarman (20) oleng hingga masuk ke jalur berlawanan dan kemudian bertabrakan dengan motor roda tiga Viar.
Akibat kecelakaan tersebut, Ketut Sudarman meninggal dunia di lokasi kejadian.
Insiden terjadi sekitar pukul 03.45 WITA, tepat di depan Toko Bangunan Puji Km 7.
Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Muhammad Bhayangkara menjelaskan, korban awalnya melaju menggunakan Honda Scoopy bernomor polisi DK 3849 KAB dari arah barat menuju timur.
Kondisi jalan saat itu berupa aspal lurus dua arah dengan arus lalu lintas yang relatif lengang.
Namun, saat melintas di lokasi, korban diduga kurang berhati-hati dalam mengendalikan kendaraannya.
Scoopy yang dikemudikan korban kemudian oleng ke kanan hingga mengambil jalur kendaraan dari arah berlawanan.
"Pengendara motor Scoopy bergerak dari arah barat ke timur. Setibanya di tempat kejadian, pengendara kurang hati-hati, motornya oleng ke kanan, dan mengambil jalur terlalu ke kanan," ujarnya dikutip dari Tribun Bali, Selasa (18/8/2026).
Di waktu yang sama, dari arah timur menuju barat melaju motor roda tiga Viar bernomor polisi P 4829 TK.
Kendaraan tersebut dikemudikan I Wayan SA (56), warga setempat.
Posisi Scoopy yang sudah masuk jalur lawan membuat kecelakaan tak terhindarkan.
"Karena mengambil jalur lawan, terjadi tabrakan adu depan dengan pengendara sepeda motor roda tiga yang datang dari arah berlawanan," tutur Kasatlantas.
Benturan keras membuat Ketut Sudarman mengalami sejumlah luka serius.
Korban mengalami patah tulang pada lutut kaki kanan serta luka lecet pada bagian wajah.
Nyawanya tidak tertolong hingga dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
"Pengendara motor Scoopy atas nama Ketut Sudarman meninggal dunia di TKP, kemudian jenazahnya langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Prof. Ngoerah," bebernya.
Sementara itu, I Wayan SA selaku pengemudi motor roda tiga Viar selamat dari kecelakaan tersebut.
Ia tidak mengalami luka dalam insiden maut yang terjadi pada dini hari itu.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan nilai kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1 juta.
Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan.
Petugas kemudian melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban dan kendaraan yang terlibat.
Polisi masih menangani kecelakaan tersebut untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan tabrakan maut itu.
Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan di Tasikmalaya: Warga Kalideres Tewas, Gran Max Tabrak Truk Saat Menuju Jakarta
Baca juga: Pasukan Biru Ngebut, Penguatan Tanggul 100 Meter di Kelapa Gading Ditarget Rampung Akhir Pekan
Baca juga: Pelajar Tewas Kecelakaan di Jalan Raya Bogor, Wali Kota Jaktim Beri Santunan ke Keluarga