5 Fakta Kecelakaan di Tasikmalaya: Warga Kalideres Tewas, Gran Max Tabrak Truk Saat Menuju Jakarta
Ferdinand Waskita Suryacahya August 18, 2026 12:08 PM

TRIBUNJAKARTA.COM -  Rombongan satu keluarga asal Kalideres, Jakarta Barat mengalami insiden kecelakaan maut saat melintasi Jalan Raya Jamanis-Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (17/8/2026).

Kendaraan Daihatsu Gran Max bernomor polisi B2080 BKN yang dikemudikan Tedi bertabrakan dengan truk bernopol AA 8842 BJ yang melaju dari arah berlawanan.

Saat itu, Gran Max berisi delapan orang yang melaju dari Jawa Tengah menuju Jakarta.

TribunJakarta.com merangkum lima fakta kecelakaan maut yang menimpa warga Kalideres, Jakarta Barat:

1. Empat Korban Tewas

Korban tewas kecelakaan maut itu berjumlah empat orang. Seluruh korban tewas diketahui merupakan rombongan satu keluarga asal Kalideres, Jakarta Barat.

Daftar korban meninggal dunia masih satu keluarga yakni Rasidi (52) meninggal di lokasi teridentifikasi via KTP, Nurlaelah (50) meninggal di lokasi teridentifikasi via alat MAMBIS Inafis.

Dua lagi Rasti meninggal saat penanganan di RS Hermina (Istri Rasidi) dan Andri Rustandi (12) meninggal saat penanganan di RS Hermina (Anak Nurlaelah).

Sebelumnya, salah satu jenazah korban perempuan tidak membawa dokumen identitas.

Petugas Identifikasi kemudian menggunakan alat pemindai sidik jari canggih Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS) di kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo.

2.  Korban Sempat Jalani Perawatan

Ketua Relawan Rescue Emergency Indonesia (R2EI), Sandi Permana, membenarkan adanya penambahan dua korban tewas kiriman dari RS Hermina tersebut.

"Betul, dua korban baru yang datang ini kiriman dari RS Hermina. Sebelumnya sempat dilakukan penanganan perawatan medis di sana, namun nyawanya tidak tertolong," tandasnya. 

Pihaknya langsung mengantarkan korban meninggal dunia ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya dari RS Hermina.

"Kami mengantarkan dari RS Hermina ke kamar mayat RSUD menggunakan dua ambulans," kata Sandi dikonfirmasi TribunPriangan.com,

Sedangkan, Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Devi Budi Radiansyah menambahkan, untuk korban luka masih mendapatkan penanganan medis di RS wilayah Kota Tasikmalaya.

"Luka berat juga yang ditangani, karena kondisi kendaraan pun rusak berat di bagian depan," katanya.

3. Perjalanan Menuju Jakarta

Seluruh penumpang minibus yang berjumlah delapan orang dipastikan merupakan satu rombongan keluarga asal Jakarta.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh tim medis, jadi ada dua korban meninggal dunia dan 6 korban luka masih satu keluarga berasal dari Jakarta," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Devi Budi Radiansyah kepada Tribun Jabar.

Ia menambahkan, satu keluarga ini habis perjalanan dari Jawa Tengah menuju Jakarta. Namun, ditengah jalan mengalami kecelakaan.

"Satu keluarga ini habis dari Jawa Tengah akan pulang ke Jakarta," jelas Ipda Devi.

Sementara itu, untuk dua kendaraan sudah diamankan dan kondisinya semuanya rusak parah.

"Kedua kendaraan rusak parah, dan semuanya sudah kami evakuasi menggunakan alat derek," jelas Ipda Devi.

5. Kronologi

Peristiwa kecelakaan bermula saat kendaraan minibus Daihatsu Gran Max berpelat nomor B 2080 BKN yang dikemudikan oleh Tedi melaju dari arah timur (Rajapolah) menuju barat dengan membawa delapan orang penumpang.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi Gran Max diduga nekat mendahului kendaraan di depannya tanpa memperhitungkan situasi lalu lintas dari arah berlawanan.

Pada saat bersamaan, sebuah truk berpelat nomor AA 8842 BJ tengah melaju kencang dari arah sebaliknya.

Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat dan posisi kendaraan terlalu memakan jalur, benturan keras antardepan (adu banteng) tidak dapat dihindarkan. Kerusakan parah terjadi pada bagian depan minibus Gran Max.

(TribunJakarta.com/TribunJabar)

Berita Lainnya

  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Nganjuk: Kesaksian Penumpang Bus Sugeng Rahayu, Rasanya Kayak Dikopyok
  • Baca juga: Kecelakaan Maut Hari Ini di Pangandaran: Pengendara Honda Scoopy Tewas usai Tabrak Pembatas Jembatan
  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Sukabumi: Truk Split Hantam Truk Boks, Sopir Pingsan Terjepit di Kabin

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.