Resmi Dilantik Wabup Ahmad Sutejo, Daftar Nama 33 Kepala Kampung Kabupaten Sorong dari 14 Distrik
Intan August 18, 2026 03:38 PM

TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Wakil Bupati Sorong Ahmad Sutejo secara resmi melantik dan mengukuhkan 33 Kepala Kampung yang tersebar di 14 distrik di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

Prosesi pelantikan berlangsung di Aimas Hotel, Kabupaten Sorong, Selasa (18/8/2026). 

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi para kepala kampung untuk mengemban amanah masyarakat sekaligus memperkuat penyelenggaraan pemerintahan hingga tingkat kampung.

Dalam sambutannya, Ahmad Sutejo menegaskan bahwa pelantikan kepala kampung bukan sekadar kegiatan seremonial. 

Para kepala kampung yang telah menerima mandat masyarakat memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di wilayah masing-masing.

“Pelantikan ini bukan sekadar sebuah acara seremonial, tetapi merupakan momentum penting dalam perjalanan pemerintahan kampung. Saudara-saudara telah menerima kepercayaan dan mandat dari masyarakat, sehingga mulai hari ini tanggung jawab yang diemban akan semakin besar,” ujar Sutejo.

Menurut Sutejo, pemerintahan kampung memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu fondasi utama pembangunan daerah. 

Baca juga: Pemkab Tambrauw Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Bupati: Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat

Baca juga: Cipayung PBD Desak Evaluasi Tiga Tahun Pemekaran: Ukur Kemerdekaan dari Kesejahteraan Rakyat

Kampung tidak hanya menjadi tempat tinggal masyarakat, tetapi juga memiliki peran dalam membangun sumber daya manusia, meningkatkan perekonomian, menjaga adat dan budaya, serta menciptakan kehidupan sosial yang aman, tertib dan harmonis.

Karena itu, ia meminta seluruh kepala kampung yang baru dilantik dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sorong dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, infrastruktur dasar, perlindungan sosial, serta penguatan kapasitas masyarakat kampung.

“Pemerintah Kabupaten Sorong terus mendorong pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Untuk itu, saya berharap pemerintahan kampung dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan program pembangunan,” katanya.

Sutejo juga mengingatkan para kepala kampung agar mampu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat di tingkat kampung sebelum diteruskan kepada pemerintahan distrik maupun kabupaten.

Menurutnya, kepala kampung merupakan pihak yang paling dekat dengan masyarakat sehingga harus mampu memahami dan merespons berbagai persoalan yang terjadi di wilayahnya.

“Apabila ada suatu permasalahan di kampung, pemerintah kampung harus bisa menuntaskan terlebih dahulu. Baru kemudian dinaikkan kepada pemerintahan distrik,” katanya.

Ia menyayangkan masih adanya masyarakat yang datang langsung ke pemerintah kabupaten untuk menyampaikan persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan di tingkat kampung.

Karena itu, kepala kampung diharapkan mampu menjalankan fungsi pelayanan, koordinasi dan penyelesaian masalah secara maksimal.

Baca juga: Bupati Johny Kamuru Pastikan Proses Sekda Sorong Berjalan, Pelantikan Awal September

Baca juga: Pemprov Papua Barat Daya Salurkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada 10 Ahli Waris Pekerja Rentan

Lebih lanjut, Ahmad Sutejo meminta kepala kampung membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah distrik, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.

Menurutnya, sinergi tersebut penting agar berbagai program pembangunan pemerintah dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Peganglah amanah ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita bersinergi antara pemerintah kampung, pemerintah distrik, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi sampai pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia juga meminta para kepala kampung mendukung serta mengamankan pelaksanaan program-program pemerintah pusat dan daerah di wilayah masing-masing.

Sutejo optimistis 33 kepala kampung yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Berikut nama 33 Kepala Kampung yang dilantik dan dikukuhkan:

1. Daniel V Anthonius — Kepala Kampung Molin
2. Rahel Yeblo — Kepala Kampung Malaworsai
3. Gotlif Goolvinson Segidifat — Kepala Kampung Klamono
4. Daniel Momot — Kepala Kampung Brianlo
5. Frans Kolis — Kepala Kampung Wilti
6. Zeth Mlahri — Kepala Kampung Mlawen
7. Andreas Mlaskit — Kepala Kampung Kmasen
8. Nikolas Syatfle — Kepala Kampung Tbotjin
9. Abraham Malagawak — Kepala Kampung Batu Lubang
10. Florence Lamberthina Ulimpa — Kepala Kampung Bontolala
11. Septinus Tuwen — Kepala Kampung Woloin
12. Septianus Matias Wehminit — Kepala Kampung Maralol
13. Radius Yulius Musena — Kepala Kampung Sakapul
14. Musa Sarim — Kepala Kampung Meyaup
15. Spenyer Malak — Kepala Kampung Maladofok
16. Anthonius Ulala — Kepala Kampung Klain
17. Fredrik Majefat — Kepala Kampung Wen
18. Amirudin Jafaer — Kepala Kampung Arar
19. Prayitno — Kepala Kampung Klasmelek
20. Paul Yongki Malakabu — Kepala Kampung Yeflio
21. Agustinus Kareth — Kepala Kampung Malamay
22. Dominggus Metla — Kepala Kampung Klawana
23. Kostantinus Miskidi — Kepala Kampung Klawon
24. Barnabas Metla — Kepala Kampung Sailala
25. Dulfina Klawom — Kepala Kampung Klawilibe
26. Efer Krimadi — Kepala Kampung Baros
27. Hagar Anthonia Ulim — Kepala Kampung Klayili
28. Jhoni Doo — Kepala Kampung Malalilis
29. Lukas Ulimpa — Kepala Kampung Klawuluh
30. Silas Kilala — Kepala Kampung Malawer
31. Kalep Yosua Ulim — Kepala Kampung Klasowoh
32. Demianus Nikolas Ulim — Kepala Kampung Kwakeik
33. Martinus Yable — Kepala Kampung Indiwi

(tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.