Gen Z Ini Rintis Bakery di Depok, Menu Salt Bread Laku 350 Buah Sehari!
GH News August 18, 2026 05:09 PM
Depok -

Di Depok, ada bakery mungil yang sedang jadi perbincangan hangat di kalangan foodies. Namanya The Milk Crate yang dirintis seorang gen Z lulusan sekolah kuliner di Sydney, Australia.

Menelusuri perbincangan rekomendasi salt bread enak di Depok via Threads, tim detikFood tertarik dengan rekomendasi banyak foodies, The Milk Crate (TMC). Kami memesan semua varian salt bread di sini, yang terdiri dari varian manis dan gurih.

TMC menawarkan 8 varian rasa salt bread, dari Original (Rp18 ribu), Chocolate (Rp28 ribu), Cranberry Cream Cheese (Rp25 ribu), sampai Cheesey Jalapeno (Rp25 ribu).

Kami juga berkesempatan ngobrol dengan sosok di balik TMC, Jeane Willim yang membuka bakery-nya di kawasan Grand Depok City, Depok.

Lulusan Le Cordon Bleu yang pernah kerja di Sydney

Kepada tim (9/8), Jeane mengungkap dirinya adalah lulusan sekolah kuliner Le Cordon Bleu Sydney. Wanita 25 tahun ini lulus dengan gelar Diplôme Avancé de Pâtisserie pada 2022.

Sejak kecil, Jeane hobi baking. Hobi itulah yang membawanya berkarier sebagai pastry chef profesional. Ia pernah bekerja di beberapa restoran Sydney, termasuk Restaurant Hubert dan Bennelong.

Dari karier tersebut, Jeane mempelajari banyak hal yang kemudian membentuk sosoknya sebagai chef. "Terutama soal disiplin, konsistensi, kerja sama, dan bagaimana menjaga kualitas produk di tengah pressure dan service yang sangat hectic," katanya.

Mimpi punya bakery sendiri sejak dulu

The Milk CrateJeane dan sahabat masa kecilnya mendirikan The Milk Crate. Foto: Threads Jeane Willim

Meski sudah bekerja di restoran, ternyata Jeane punya mimpi sama sejak dulu, yaitu memiliki bakery sendiri. "Aku ingin punya ruang sendiri untuk membuat dan memperkenalkan kreasi yang aku suka ke orang-orang," katanya.

Ia juga ingin membuka lapangan pekerjaan. "Dan membangun sesuatu yang benar-benar aku miliki sendiri, aku merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mencoba mewujudkan mimpi itu," ujarnya.

Sampai akhirnya Jeane dan sahabat masa kecilnya mendirikan The Milk Crate (TMC) yang saat ini memiliki tempat produksi di Ruko Valerian, Grand Depok City.

Jeane mengungkap TMC adalah gabungan dari semangatnya terhadap pastry, pengalaman bekerja sebagai chef profesional, mimpi sejak kecil, hingga keinginan untuk menciptakan sesuatu yang berdampak untuk orang lain.

"Dan mungkin itu juga yang ingin kami bawa lewat konsep neighbourhood bakery, yaitu membuat sesuatu yang sederhana, berkualitas, dan bisa menjadi bagian kecil dari keseharian orang. Karena pada akhirnya, it's the little things that matter," lanjut Jeane.

Arti nama The Milk Crate

The Milk Crate secara harfiah berarti peti atau kotak susu. Ternyata ada arti khusus di balik nama tersebut.

"Waktu aku kerja sebagai chef, karena aku cukup pendek, aku sering banget pakai milk crate untuk mengambil barang di kitchen. Jadi, milk crate itu menjadi benda kecil yang sangat membantu dan cukup dekat dengan kehidupan karier profesional aku sebagai chef," kata Jeane.

Ia menambahkan, "Dari situ aku kepikiran, ingin TMC juga punya rasa yang sama buat customer-sesuatu yang sederhana, familiar, tapi punya tempat tersendiri di keseharian mereka. Karena itu, konsep TMC memang kami bangun sebagai neighbourhood bakery."

Jeane juga berujar, "Buat aku, it's the little things that matter. Sama seperti milk crate yang mungkin kelihatannya sederhana, tapi ternyata punya peran dan cerita sendiri dalam perjalanan karier aku, aku berharap produk TMC juga bisa menjadi little thing yang punya cerita dan selalu dekat di hati customer."

TMC dirintis Jeane bersama sahabatnya yang memiliki latar belakang di bidang marketing. Ia mengatakan keduanya punya visi yang sama tentang TMC.

Bisa jual 350 buah salt bread sehari

The Milk CratePada akhir pekan, The Milk Crate bisa jual 350 buah salt bread sehari. Foto: Threads Jeane Willim

TMC menawarkan beberapa produk, tapi yang jadi primadona saat ini adalah salt bread. Jeane dapat menjual 250 buah salt bread sehari pada hari biasa.

Pembeliannya melalui sistem pre order, meski saat akhir pekan, TMC juga membuka gerainya untuk pembelian langsung. Mereka menyiapkan sekitar 350 buah salt bread.

"Biasanya jumlah tersebut bisa sold out hanya dalam waktu sekitar 1,5 jam setelah toko buka. Setelah itu, cake dan cookies biasanya menyusul sold out juga," tutup Jeane.

Kisah The Milk Crate tak sekadar tentang salt bread yang tengah digemari foodies Depok, tapi juga perjalanan Jeane mengejar mimpi, berbekal ilmu dari sekolah kuliner, hingga pengalaman bekerja di dapur profesional Sydney.

Bagi pencinta roti, terutama yang penasaran dengan salt bread, TMC bisa menjadi salah satu tempat yang patut dicoba. Pemesanannya bisa melalui WhatsApp yang dapat dilihat pada Instagram themilkcrate.id

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.