Dari Wales ke Texas, Penyu Rhossi Berjuang Merebut Kesempatan Kedua
GH News August 18, 2026 05:09 PM
Jakarta -

Dari pantai Wales ke Texas, Rhossi si penyu laut langka mendapat kesempatan kedua untuk bertahan hidup. Setelah ditemukan nyaris mati, ia kini menjalani pemulihan ribuan kilometer dari tempatnya ditemukan.

Penyu yang berasal dari Teluk Meksiko itu ditemukan dalam kondisi hampir mati di sebuah pantai Wales pada Desember 2023. Saat itu, Rhossi lemah dengan hanya memiliki berat sekitar 0,9 kilogram.

Dia mengalami atau kondisi lemas akibat suhu laut Atlantik Utara yang sangat dingin. Seekor anjing lokal menjadi yang pertama menemukan Rhossi di pantai.

Dikutip dari , Selasa (18/8/2026) Rhossi kemudian dirawat di Anglesey Sea Zoo, Wales. Selama hampir dua tahun, kondisinya perlahan membaik hingga bobotnya mencapai sekitar 21 kilogram, lebih dari tiga kali lipat dibanding saat ditemukan.

Setelah menjalani perawatan panjang, Rhossi akhirnya dibawa pulang ke AS. Ia terbang dari Wales menuju London menggunakan helikopter sebelum melanjutkan penerbangan transatlantik ke Houston pada 10 Agustus 2026.

Setibanya di Houston, Rhossi ditempatkan di dalam tangki air dalam agar bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Tim dokter hewan kemudian melakukan pemeriksaan lengkap untuk memastikan kondisinya sebelum dikembalikan ke alam liar.

Penyu langka jenis Kemp's ridley bernama Rhossi yang berhasil pulih usai tempuh perjalanan 8.000 kilometer dari Wales ke Amerika SerikatPenyu langka jenis Kemp's ridley bernama Rhossi. (Evan Garcia/REUTERS)

Pemeriksaan dipimpin dokter hewan senior, Joe Flanagan, yang sempat kembali dari masa pensiun untuk menangani Rhossi. Dia mendapatkan pemeriksaan menyeluruh, meliputi fungsi organ, mata, mulut, tempurung, sirip, hingga kondisi paru-paru melalui sinar-X dan CT scan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Rhossi dalam kondisi aktif dan cukup kuat. Namun, pemindaian juga menemukan tanda-tanda pneumonia yang masih tersisa sehingga proses pemulangannya ke Teluk Meksiko harus sedikit lebih lama dari rencana.

"Dia sangat kuat. Dia berenang normal, menyelam, muncul ke permukaan, dan bernapas dengan baik," kata Flanagan.

Tim medis Kebun Binatang Houston akan terus memantau kondisi Rhossi dan memberikan perawatan tambahan jika diperlukan. Tujuannya agar penyu tersebut benar-benar siap ketika waktunya kembali ke habitat aslinya.

Perjalanan Rhossi menjadi bagian dari upaya konservasi penyu lekang Kemp, salah satu spesies penyu laut yang paling terancam punah di dunia. Populasi betina yang bersarang diperkirakan hanya sekitar 7.000-9.000 ekor.

Direktur Anglesey Sea Zoo, Frankie Hobro, optimistis Rhossi dapat kembali berkembang biak di alam.

"Sepertinya dalam beberapa tahun dia sudah siap untuk berkembang biak di alam liar. Jadi, ini benar-benar kabar yang menggembirakan bagi kami," kata Hobro.

Muhammad Lugas Pribady
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.