Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnol Welianto
TRIBUNLORES.COM,MAUMERE-Perhatian dan kepedulian semua pihak baik perorangan maupun lembaga guna memberikan perhatian kepada korban bencana gempa Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 terus berdatangan.
PT.Pengadaian Cabang Maumere pada Selasa, 18 Agustus 2026 pagi pun mendatangi Kantor BPBD Kabupaten Sikka yang menjado Posko Penanganan Darurat Bencana Gempa di Sikka guna menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana.
Bantuan PT.Pengadaian Maumere itu diantar langsung Pemimpin Cabang Pegadaian Maumere, Stenly Bisinglasi.
Kepada TRIBUNFLORES.COM di Maumere, Selasa, 18 Agustus 2026 sore, Pemimpin Cabang Pegadaian Maumere, Stenly Bisinglasi mengatakan, PT Pegadaian Maumere menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabuparen Sikka merupkan bagian dari program Pegadaian Peduli tersebut menyasar di Kabupaten Sikka.
Baca juga: Sehari di Maumere, Frater Leonardus Pergi untuk Selamanya dalam Gempa Flores
Ia mengatakan bantuan tahap awal difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak langsung bencana.
"Untuk pertama kali, untuk tanggap darurat ini kita berikan berupa sembako, kemudian alat-alat perlengkapan tidur, terpal, bantal, selimut," ujar Stenly.
Ia mengungkapkan, penyaluran bantuan dilakukan di Kabupaten Sikka karena dampak gempa dirasakan di daerah ini.
Ia menjelaskan, sasaran utama bantuan adalah masyarakat yang mengalami dampak langsung akibat gempa, terutama warga yang membutuhkan perlengkapan dasar untuk bertahan selama masa tanggap darurat.
Selain sembako dan kebutuhan sehari-hari, Pegadaian menyalurkan perlengkapan tidur berupa bantal dan selimut serta terpal.
Bantuan tersebut dinilai penting mengingat sebagian warga terdampak masih memilih atau harus bertahan di luar rumah setelah gempa.
"Kami melihat banyak juga masyarakat yang terdampak itu masih di luar tidurnya, kemudian ada terpal juga," ungkapnya.
Untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, Pegadaian berkoordinasi dengan instansi penanggulangan bencana di Kabupaten Sikka.
“Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengetahui kebutuhan paling mendesak masyarakat sekaligus mempercepat proses penanganan pascabencana,” kata Stenly.
"Kemudian bantuan-bantuan ini, kami sudah koordinasikan dengan pihak BPBD setempat, kira-kira butuh apa, percepatan ini penanggulangannya," ujarnya.
Ia menambahkan, khusus bantuan yang disalurkan di Sikka bersumber dari Pegadaian Cabang Maumere merupakan bagian dari kepedulian Pegadaian Area Flores Sumba melalui program Pegadaian Peduli.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka memastikan bantuan kemanusiaan dari Pegadaian Peduli akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak dan membutuhkan.
Plt Sekda Sikka, Femy Bapa menyampaikan apresiasi kepada Pegadaian Peduli atas bantuan yang diberikan untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat pascagempa.
Ia menegaskan, bantuan dari Pegadaian Peduli menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
"Ini tentunya merupakan sebuah bantuan yang diperlukan oleh masyarakat Sikka yang sangat membutuhkan akibat bencana gempa yang mereka hadapi," ujarnya.
Penyaluran bantuan lintas wilayah tersebut menunjukkan upaya Pegadaian untuk turut mendukung penanganan dampak gempa di Pulau Flores khususnya di Sikka.
Bantuan kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sembari proses penanganan dan pemulihan pascabencana terus dilakukan. (AWK)