Ambisi Mirwan Suwarso Terbentur Tembok FFP, Gelandang AC Milan Sulit Merapat ke Como
Raka Kisdiyatma Galih August 19, 2026 02:33 AM

ACMILAN.COM
Gelandang AC Milan, Samuele Ricci (kiri), diincar oleh Como 1907.

BOLASPORT.COM - Como 1907 tengah berupaya mewujudkan ambisi sang presiden klub asal Indonesia, Mirwan Suwarso, untuk menambah amunisi pemain lokal asal Italia dengan membidik Samuele Ricci dari AC Milan.

​Salah satu pemain asal Italia yang kini masuk dalam radar perburuan Como 1907 adalah gelandang muda AC Milan, Samuele Ricci.

​Meski tidak secara resmi masuk dalam daftar jual I Rossoneri, manajemen Milan tetap bersedia membuka pintu keluar bagi sang pemain.

​Keputusan tersebut diambil lantaran Ricci dirasa belum mampu menembus starting line-up di bawah asuhan pelatih Ruben Amorim.

​Gelandang berusia 24 tahun itu masih berada di belakang jajaran pemain tengah top seperti Luka Modric, Adrien Rabiot, Ardon Jashari, hingga Ruben Loftus-Cheek.

​Kondisi tersebut membuat AC Milan bersiap melepas Ricci apabila ada klub yang mengajukan penawaran dengan harga yang cocok.

​Dari sudut pandang pemain, Samuele Ricci juga bersikap terbuka untuk hengkang meski baru membela AC Milan selama satu musim setelah direkrut dari Torino pada musim panas 2025 dengan biaya 25 juta euro.

​Peluang bergabung dengan Como dinilai cukup menarik bagi si pemain kelahiran Pontedera untuk mendapatkan menit bermain yang lebih teratur.

​Apalagi, Como dikenal sebagai klub yang gemar memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk mengembangkan potensinya.

​Selain kualitas teknis sang pemain, Como membidik Samuele Ricci demi memenuhi proyek ambisius yang dirancang oleh Mirwan Suwarso.

​Mirwan sebelumnya telah menegaskan komitmennya untuk memperbanyak keberadaan pemain berpaspor Italia di dalam skuadnya.

​Langkah ini diambil setelah Como sempat mendapat sorotan tajam dari media-media Italia akibat minimnya pemain lokal di skuad utama.

​Manajemen klub menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak anti terhadap talenta-talenta asli asal Negeri Piza.

​Di luar alasan teknis, perekrutan pemain lokal juga menjadi strategi I Lariani untuk mengatasi kendala administratif pendaftaran skuad.

​Como membutuhkan kuota pemain asli Italia demi memenuhi regulasi UEFA saat mengarungi kompetisi Liga Champions musim depan.

​Namun, ambisi Como untuk mendaratkan Ricci dipastikan terbentur tembok tebal.

​AC Milan menolak tegas skema pinjaman yang diajukan Como, sekalipun disertai opsi pembelian wajib di akhir musim.

​I Rossoneri hanya mau melepas Samuele Ricci lewat skema transfer permanen dengan pembayaran tunai di awal.

​Situasi ini menyulitkan Como yang telah menguras kas klub lebih dari 100 juta euro pada bursa transfer kali ini.

​Pembelian mahal seperti Trevoh Chalobah dari Chelsea seharga 30 juta euro memaksa Como ekstra hati-hati mengatur keuangan agar tidak terancam sanksi Financial Fair Play (FFP).

Klub milik Djarum Group ini mulai dipantau UEFA terkait FFP setelah menghabiskan lebih dari 300 juta euro untuk belanja pemain dalam tiga tahun terakhir.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.