Gempa NTT, Sejumlah Negara Beri Dukungan, Iran dan China Tawarkan Bantuan
Wahyu Gilang Putranto August 19, 2026 02:34 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah negara sahabat menyatakan dukungan kepada Indonesia terkait gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). 

Hingga Selasa (18/8/2026) malam, korban meninggal dunia akibat bencana ini tercatat mencapai 70 orang dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Selain memberikan ucapan belasungkawa, ada pula negara yang siap memberikan bantuan apabila diperlukan.

1) China

Presiden China Xi Jinping melalui kementerian luar negerinya, yang menawarkan bantuan pemulihan infrastruktur serta kebutuhan darurat medis.

Hal itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, pada Senin (17/8/2026), dilansir Xinhua.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban serta simpati tulus kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan mereka yang terluka," ujar Lin dalam konferensi pers.

Lin mengatakan beberapa warga negara China dilaporkan terluka akibat gempa tersebut.

China menyatakan Konsulat Jenderal mereka di Denpasar telah mengaktifkan mekanisme darurat untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak.

DAMPAK GEMPA - Dampak gempa M7,7 di NTT. Dari hasil pemantauan jajaran Polsek Maupongggo, hingga Selasa (18/8/2026), kerusakan cukup parah dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Mauponggo dan Kecamatan Keo Tengah, 684 rumah rusak, 223 warga mengungsi.
DAMPAK GEMPA - Dampak gempa M7,7 di NTT. Dari hasil pemantauan jajaran Polsek Maupongggo, hingga Selasa (18/8/2026), kerusakan cukup parah dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Mauponggo dan Kecamatan Keo Tengah, 684 rumah rusak, 223 warga mengungsi. (Pos Kupang/HO.IPTU DEWA)

Baca juga: Korban Gempa Kampung Nasaret NTT: Kami Minta Tolong Dibantu Makanan dan Obat-obatan

2) Iran

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menawarkan bantuan untuk para korban gempa bumi di Pulau Flores, NTT.

Sebelumnya, pada Minggu (16/8/2026), Pezeshkian juga telah bersurat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan empatinya kepada para korban gempa.

“Saya mengungkapkan dukacita dan simpati saya kepada Yang Mulia [Presiden Prabowo], pemerintah, dan rakyat Indonesia yang bersahabat, terutama para keluarga yang berduka dan terdampak,” kata Pezashkian dikutip dari IRNA.

Dia berharap stabilitas di Flores bisa cepat dipulihkan setelah gempa bermagnitudo 7,7 itu.

“Dalam situasi yang sulit ini, kami mengumumkan kesiapan kami untuk memberikan bantuan dan suplai medis apa pun. Saya memohon kepada Allah Yang Mahakuasa supaya para korban meninggal mendapat ampunan-Nya, para korban luka cepat pulih, dan para korban selamat tabah serta sabar,” katanya.

3) Korea Selatan

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas gempa NTT melalui cuitan di X pada Senin.

Lee mengatakan rasa duka yang mendalam atas kabar mengenai gempa bumi dahsyat yang melanda wilayah timur Indonesia dan menimbulkan dampak yang sangat besar.

"Atas nama Pemerintah Republik Korea, saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta serta tempat tinggal akibat bencana yang datang secara tiba-tiba ini," ujar Lee.

"Seiring dengan berlangsungnya upaya pencarian dan penyelamatan, saya sungguh-sungguh berharap agar semakin banyak korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali ke tengah-tengah keluarga mereka," tambahnya.

4) Arab Saudi

Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud menyampaikan simpati kepada Indonesia.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan simpati yang tulus kepada Yang Mulia Presiden Prabowo, keluarga para korban meninggal, dan rakyat Indonesia," ungkap Raja Salman di akun X Kementerin Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, Senin.

Raja Salman juga mendoakan agar para korban gempa segera diberikan kesembuhan.

"Kami memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada para korban meninggal dunia, menganugerahkan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan, serta memberikan kesembuhan segera kepada para korban luka."

"Kami juga memohon kepada-Nya agar senantiasa melindungi Yang Mulia dan Rakyat Indonesia dari segala keburukan dan musibah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa," ucapnya.

Tidak hanya Raja Salman, Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, juga menyampaikan pesan serupa kepada Presiden Prabowo Subianto atas peristiwa tersebut.

"Saya telah menerima kabar mengenai gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia dan mengakibatkan korban meninggal dan luka-luka. Semoga Allah Ta’ala melimpahkan rahmatNya kepada para korban meninggal dan memberikan kesembuhan segera kepada para korban luka," katanya.

5) Singapura

Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong menyatakan belasungkawa atas gempa di NTT.

Hal itu disampaikan PM Wong dalam unggahan di Facebook pada 16 Agustus.

PM Wong mengatakan dirinya berduka atas jatuhnya korban jiwa dan kerusakan yang disebabkan oleh gempa-gempa tersebut.

Atas nama Pemerintah Singapura, ia menyampaikan simpati yang tulus kepada keluarga para korban serta mereka yang terdampak tragedi tersebut.

“Pikiran kami bersama masyarakat Indonesia dalam masa sulit ini, serta bersama para pejabat dan personel tanggap darurat yang tanpa lelah bekerja dalam upaya bantuan dan pemulihan.”

6) Amerika Serikat

Amerika Serikat juga menyampaikan duka terhadap gempa yang mengguncang NTT.

Ucapan itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.

Pada pernyataan resminya pada 16 Agustus, Rubio menyampaikan ucapan selamat yang sebesar-besarnya atas peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia.

Ia menyebut AS dan Indonesia memiliki kemitraan yang langgeng, berlandaskan komitmen terhadap pemerintahan demokratis serta visi bersama untuk mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

"Kami juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada mereka yang kehilangan orang-orang tercinta dalam gempa bumi dahsyat dan dampaknya di Nusa Tenggara Timur."

"Pikiran dan doa kami bersama mereka yang terluka serta seluruh masyarakat yang terdampak tragedi ini," ungkapnya.

7) UEA

Pemerintah Uni Emirat Arab juga menyampaikan solidaritas atas gempa NTT.

"Uni Emirat Arab menyatakan solidaritasnya dengan Republik Indonesia atas gempa bumi yang mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka serta kerusakan properti yang cukup besar," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri UAE di X, Sabtu.

Update Gempa NTT

Sedikitnya 608 orang menjadi korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, (15/8/2026).

Sebanyak 608 korban tersebut terdiri dari 70 orang meninggal dunia, 230 orang luka berat, dan 308 luka ringan.

Data korban dihimpun per pukul 18.40 WITA Selasa 18 Agustus 2026.

Data korban tersebut masih bersifat sementara.

“Adapun korban meninggal dunia sebanyak 70 orang,” ujar Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman, Selasa, (18/8/2026).

Keseluruhan korban tersebut berasal dari enam wilayah di NTT yakni Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka.

Hingga Selasa (18/8/2026) pukul 15.00 WITA, sebanyak tujuh korban dengan kondisi luka berat telah berhasil dievakuasi melalui jalur udara.

Para korban mengalami sejumlah cedera, di antaranya patah tulang, dislokasi, trauma vertebralis, serta luka parah pada bagian tangan.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan korban yang membutuhkan penanganan medis segera.

“Hingga pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi tujuh korban gempa dengan kondisi luka berat. Evakuasi dilakukan dalam dua kloter. Kloter pertama menggunakan Helikopter Dauphin dengan membawa tiga korban dan tim medis, sementara kloter kedua membawa empat korban,” katanya.

(Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.