Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda (RSUD SIM) Nagan Raya.
Tepat pada 17 Agustus 2026, sebanyak 15 bayi lahir melalui pelayanan persalinan di kamar operasi dan ruang bersalin RSUD SIM Nagan Raya.
Kelahiran 15 bayi tersebut menjadi momen penuh makna karena berlangsung bertepatan dengan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Tangisan bayi yang baru lahir seakan menjadi simbol hadirnya kehidupan, harapan, dan generasi penerus bangsa.
Pelayanan persalinan tersebut melibatkan kolaborasi berbagai unsur tenaga kesehatan, di antaranya dokter spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) dr Nasrul Wahdi, dokter anestesi, dokter anak, tim Neonatal Intensive Care Unit (NICU), bidan, perawat, tim kamar operasi, serta tenaga kesehatan pendukung lainnya.
Baca juga: RSUD Nagan tidak Melihat Desil dalam Pelayanan Medis Bagi Masyarakat
Dalam setiap proses persalinan, keselamatan ibu dan bayi menjadi prioritas utama. Kolaborasi lintas profesi diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan berjalan dengan baik, mulai dari persiapan tindakan, proses persalinan, penanganan bayi baru lahir, hingga pemantauan dan perawatan neonatal.
Dr Nasrul Wahdi SpOG yang terlibat langsung dalam pelayanan obstetri mengatakan, 17 Agustus tahun ini memiliki makna tersendiri bagi dirinya dan tim medis.
“Bagi kami di bidang kesehatan, hadirnya bayi-bayi baru pada hari yang sama menjadi sebuah simbol yang sangat indah, lahirnya kehidupan baru, harapan baru, dan generasi baru Indonesia,” ujar dr Nasrul Wahdi SpOG.
Ia menambahkan, setiap kelahiran memiliki cerita dan perjuangannya masing-masing. Di balik setiap bayi yang lahir terdapat perjuangan seorang ibu, doa keluarga, serta kerja keras seluruh tim medis.
“Karena itu, kami sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari momen penting ini,” lanjutnya.
Plt Direktur RSUD SIM Nagan Raya, Arifuddin AMdKep SSos MM, memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga bahwa pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pelayanan kesehatan di rumah sakit dapat terus berjalan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Lahirnya 15 bayi pada tanggal 17 Agustus menjadi sebuah momen yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Menurut Arifuddin, keberhasilan pelayanan persalinan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan dedikasi seluruh tenaga kesehatan.
“Ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh tim, mulai dari dokter spesialis kandungan, dokter anestesi, dokter anak, bidan, perawat, tim NICU, tim kamar operasi, hingga seluruh tenaga kesehatan yang mendukung pelayanan. Semangat kolaborasi seperti inilah yang terus kami dorong untuk memberikan pelayanan yang aman, profesional, dan berorientasi kepada keselamatan pasien,” katanya.
Ia berharap kehadiran generasi baru tersebut dapat menjadi simbol optimisme bagi masyarakat Nagan Raya dan Aceh.
“Kami berharap 15 bayi yang lahir pada hari kemerdekaan ini tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan kelak memberikan kontribusi terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara. Semoga momentum ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan dan perjuangan untuk masa depan generasi bangsa harus terus kita lakukan bersama,” ungkapnya.
Bagi tim medis yang bertugas, angka 15 bukan sekadar jumlah kelahiran. Setiap bayi membawa cerita, harapan, dan doa dari keluarga masing-masing.
Kelahiran tersebut sekaligus menggambarkan pentingnya kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan serta kolaborasi antarprofesi dalam memberikan pelayanan obstetri dan neonatal.
Dari ruang operasi hingga ruang perawatan bayi, setiap tenaga kesehatan memiliki peran dalam memastikan ibu dan bayi mendapatkan penanganan sesuai dengan kebutuhan medis.
Momen tersebut juga menjadi pengingat bahwa di balik perayaan kemerdekaan, terdapat perjuangan lain yang berlangsung setiap hari, yakni perjuangan menjaga kehidupan.
Tanggal 17 Agustus 2026 pun menjadi catatan istimewa bagi tim kesehatan RSUD SIM Nagan Raya. Saat masyarakat di seluruh Indonesia mengibarkan Merah Putih untuk memperingati 81 tahun kemerdekaan, di ruang pelayanan kesehatan juga berlangsung perjuangan menyambut generasi baru.
Kelahiran 15 bayi pada Hari Kemerdekaan menjadi bagian dari cerita Nagan Raya dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Semoga bayi-bayi yang lahir pada hari istimewa tersebut tumbuh sehat, kuat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang membawa Indonesia semakin maju dan jaya. (*)