- Tradisi memasak menggunakan batu panas dikenal dengan sebutan barapen oleh masyarakat pesisir dan kepulauan Papua, sedangkan masyarakat pedalaman serta Pegunungan Tengah lebih mengenalnya sebagai bakar batu. Meski sama-sama menggunakan batu yang dipanaskan, proses memasaknya berbeda. Di wilayah pesisir, batu dibakar di atas tumpukan kayu, sedangkan di Pegunungan Tengah batu dipanaskan setelah terlebih dahulu dibuatkan lubang di tanah.
Dalam pelaksanaannya, seluruh warga kampung bergotong royong menyiapkan bahan makanan. Kaum perempuan bertugas menyiapkan sayur, ikan, dan daging, sedangkan kaum laki-laki mengumpulkan kayu bakar serta batu untuk proses memasak. Setelah makanan matang, seluruh masyarakat menyantapnya bersama, bahkan makanan yang tersisa dibawa pulang agar tidak ada yang terbuang.
Barapen telah diwariskan selama ratusan tahun dan hanya digelar pada momen tertentu, seperti ungkapan syukur atas hasil panen, pembukaan lahan, pembangunan rumah, penyambutan tamu, hingga penyelesaian konflik antarkelompok. Meski dahulu berkaitan dengan kepercayaan kepada roh nenek moyang, tradisi ini tetap dilestarikan setelah masyarakat Papua memeluk agama sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. (*)
Program: Local Experience
Editor Video: Magang/Chrysilla Cindy Aurellia
#Barapen #BakarBatu #TradisiPapua #BudayaPapua #AdatPapua #WarisanBudaya #BudayaIndonesia #KearifanLokal #Papua #TribunPapuaBarat #YouTubeShorts #Shorts #FYPIndonesia #shortsviral #foryou #shortvideo