Jambi Top 7, Sindiran Pelajar SMA Sarolangun ke Pejabat dan Penambangan Emas Ilegal
asto s August 19, 2026 11:03 AM

Sindiran pelajar SMA di Sarolangun soal isu pejabat dan penambangan emas tanpa izin alias PETI yang marak di sana, muncul saat pawai 17 Agustusan.

Berikut ini Jambi Top 7 selengkapnya:

325 Gerai Koperasi Merah Putih di Jambi Rampung, Masih Tunggu Petunjuk Pusat



 

GERAI KOPDES - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi Sardaini, Selasa (18/8/2026). memaparkan 325 dari 717 gerai Koperasi Merah Putih di Jambi telah rampung. Terkait pengoperasiannya masih menunggu regulasi dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
GERAI KOPDES - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi Sardaini, Selasa (18/8/2026). memaparkan 325 dari 717 gerai Koperasi Merah Putih di Jambi telah rampung. Terkait pengoperasiannya masih menunggu regulasi dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.(Tribunjambi.com/Sopianto)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Provinsi Jambi terus menunjukkan kemajuan.

Hingga saat ini, pembangunan telah berlangsung di 717 titik lokasi, dengan 325 gerai di antaranya telah rampung 100 persen.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi Sardaini mengatakan, meskipun ratusan gerai telah selesai dibangun, pengelola masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari pemerintah pusat sebelum mengoperasikannya secara resmi.

Pengoperasian gerai masih menunggu penyiapan sejumlah regulasi pendukung, seperti Peraturan Presiden (Perpres) serta petunjuk teknis dari kementerian terkait.

"Selain menanti regulasi operasional, kendala keterbatasan lahan juga menjadi tantangan di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi," katanya, Selasa (18/8/2026).


Baca Selengkapnya



3,6 Ton Daging Celeng dan Labi-labi Kiriman dari Jambi ke Semarang Disita, Dokumen Tak Lengkap



 

DAGING BABI - Pengiriman daging babi hutan 3,6 ton dan 600 kg labi-labi asal Jambi menuju Semarang, Jawa Tengah, digagalkan petugas Karantina Banten di Pelabuhan Penyeberangan Merak. (karantinaindonesia.go.id)
DAGING BABI - Pengiriman daging babi hutan 3,6 ton dan 600 kg labi-labi asal Jambi menuju Semarang, Jawa Tengah, digagalkan petugas Karantina Banten di Pelabuhan Penyeberangan Merak. (karantinaindonesia.go.id)(Ist)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pengiriman 3,6 ton daging babi hutan atau celeng dan labi-labi asal Jambi menuju Semarang, Jawa Tengah, digagalkan petugas Karantina Banten di Pelabuhan Merak.

Kiriman tersebut terdiri dari sekitar 3 ton daging celeng dan 600 kilogram daging labi-labi.

Pengiriman digagalkan karena komoditas tersebut tidak dilengkapi dokumen karantina yang dipersyaratkan.

Dilansir dari karantinaindonesia.go.id, setelah menjalani pemeriksaan dan penanganan sesuai ketentuan, seluruh daging tersebut kemudian dimusnahkan oleh Karantina Banten.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima petugas Karantina Banten pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.


Baca Selengkapnya



Daftar 4 Pejabat Utama di Jajaran Kejaksaan Tinggi Jambi Dilantik Hari Ini



 

PELANTIKAN - Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, melantik empat pejabat utama di jajaran Kejaksaan Tinggi Jambi, Selasa (18/8/2026).
PELANTIKAN - Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, melantik empat pejabat utama di jajaran Kejaksaan Tinggi Jambi, Selasa (18/8/2026).(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak empat pejabat utama di jajaran Kejaksaan Tinggi Jambi dilantik pada Selasa (18/8/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah itu langsung dipimpin Kepala Kejati Jambi, Sugeng Hariadi.

Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kejaksaan Tinggi Jambi.

Kamin resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jambi setelah dilantik oleh Kajati Jambi.

Sebelumnya, Kamin menjabat sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Jambi. 


Baca Selengkapnya



Petani Keramba di Jambi Rugi Ratusan Juta, Berton-ton Ikan 4 Desa di Mati Mendadak



 

IKAN MATI - Ikan budidaya dalam keramba milik petani di Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, mati dalam dua bulan terakhir. Ada berton-ton ikan mati. TRIBUN JAMBI/RIFANI HALIM
IKAN MATI - Ikan budidaya dalam keramba milik petani di Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, mati dalam dua bulan terakhir. Ada berton-ton ikan mati. TRIBUN JAMBI/RIFANI HALIM(Ist)

 

"Padahal sudah enam bulan. Tinggal menunggu antrean panen"
Kasno
Petani Ikan

TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN - Berton-ton ikan budidaya dalam keramba milik petani di Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, mati dalam dua bulan terakhir.

Kematian ikan terjadi di sedikitnya empat desa yang berlokasi di sepanjang aliran Sungai Batanghari, yakni Desa Sungai Duren, Sarang Burung, Mendalo Laut dan Pematang Jering, Selasa (18/8/2026).

Susutnya debit Sungai Batanghari selama musim kemarau, menjadi satu di antara faktor yang diduga jadi pemicu kematian ikan. Namun, dugaan pencemaran air sungai juga mencuat

Jenis ikan yang umum dibudidayakan petani antara lain nila, patin dan baung.


Baca Selengkapnya



Kursi Roda dan Sorak Yel-Yel Atlet Paralimpik Batang Hari di Depan Ribuan Pasang Mata



 

ATLET PARALIMPIK - Puluhan atlet paralimpik melintas saat Pawai HUT ke-81 RI di Batang Hari, Selasa (18/8). Mereka menyorakkan yel-yel.
ATLET PARALIMPIK - Puluhan atlet paralimpik melintas saat Pawai HUT ke-81 RI di Batang Hari, Selasa (18/8). Mereka menyorakkan yel-yel.(Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Semangat kemerdekaan terpancar dari para atlet disabilitas yang ikut ambil bagian dalam Pawai HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Batang Hari, Selasa (18/8/2026).

Di bawah terik matahari, Eka Rosa Hybrida tampak memimpin rombongan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Batang Hari dengan kursi rodanya.

Ketua NPCI Kabupaten Batang Hari itu mengenakan seragam hijau putih bersama 38 anggota rombongan yang terdiri dari pengurus, pelatih, dan atlet paralimpik.

Para atlet tersebut berasal dari berbagai cabang olahraga, seperti renang, atletik, tolak lempar, hingga catur.

Kehadiran mereka dalam pawai menjadi simbol bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi semangat untuk berpartisipasi dan tampil bersama masyarakat dalam perayaan kemerdekaan.


Baca Selengkapnya



Batas Waktu Pemutihan Pajak Kendaraan di Jambi Mulai 18 Agustus 2026



 

PEMUTIHAN - Sekitar 1,2 juta kendaraan di Jambi tercatat menunggak pajak dan kini dapat mengikuti program pemutihan dengan cukup membayar pajak satu tahun.
PEMUTIHAN - Sekitar 1,2 juta kendaraan di Jambi tercatat menunggak pajak dan kini dapat mengikuti program pemutihan dengan cukup membayar pajak satu tahun.(Tribunjambi.com/Sopianto)

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Provinsi Jambi.

Berdasarkan data terbaru, sekitar 1,2 juta kendaraan di Provinsi Jambi tercatat masih menunggak pajak.

Untuk mengurangi jumlah kendaraan yang menunggak, Pemprov Jambi memberikan keringanan melalui program pemutihan pajak kendaraan bermotor.

Kepala Samsat Provinsi Jambi, Helvirani, mengatakan masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan tidak perlu membayar seluruh tunggakan.

Dalam program ini, wajib pajak cukup membayar pajak untuk satu tahun.


Baca Selengkapnya



Sentil Pejabat dan APH, Siswa SMA Sarolangun Jambi Peragakan Tragedi PETI di Karnaval



 

PERAGAKAN PETI - Kolase foto karnaval di Sarolangun Jambi. Kemeriahan pawai memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, diwarnai dengan aksi teatrikal yang sangat menyentuh dan sarat pesan moral. 
PERAGAKAN PETI - Kolase foto karnaval di Sarolangun Jambi. Kemeriahan pawai memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, diwarnai dengan aksi teatrikal yang sangat menyentuh dan sarat pesan moral. (Facebook)

 

TRIBUNJAMBI.COM - Kemeriahan pawai memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, diwarnai dengan aksi teatrikal yang sangat menyentuh dan sarat pesan moral. 

Para siswa dari SMAN 1 Sarolangun menampilkan peragaan nyata mengenai potret kelam kerusakan lingkungan dan maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin atau PETI yang kerap menelan korban jiwa di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko.

Aksi panggung jalanan ini diperagakan secara frontal dan emosional langsung di hadapan deretan pejabat daerah serta Aparat Penegak Hukum (APH) yang menyaksikan dari panggung utama. 

Melalui miniatur alat tambang emas, replika gelondongan kayu besar, hingga adegan jatuhnya korban akibat longsor di areal tambang ilegal, para pelajar berupaya menggugah kesadaran publik dan pihak berwenang.


Baca Selengkapnya



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.