Alasan Polisi Larang Aksi Demo di Bundaran HI, Siapkan Dua Lokasi Alternatif
Tsaniyah Faidah August 19, 2026 11:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Polda Metro Jaya mengimbau mahasiswa dan elemen masyarakat untuk tidak menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Kawasan Bundaran HI dinilai sebagai simpul vital mobilitas masyarakat yang berpotensi memicu kemacetan parah jika dijadikan lokasi unjuk rasa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa kawasan tersebut berada di pusat aktivitas ekonomi dan jalur utama transportasi Jakarta.

"Apabila terjadi stagnasi arus lalu lintas di wilayah Bundaran HI, ini akan membuat kemacetan menjalar sampai Patung Kuda, Semanggi, dan Sudirman," kata Budi saat ditemui di lokasi, Selasa (18/8/2026).

Menurut Budi, jika arus lalu lintas di Bundaran HI terganggu, efek dampaknya dapat merembet hingga ke kawasan Slipi dan Gatot Subroto.

Polisi Siapkan Lokasi Alternatif

Meskipun membatasi ruang aksi di kawasan Bundaran HI, Polda Metro Jaya menegaskan tidak melarang kegiatan penyampaian aspirasi. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah lokasi alternatif bagi massa aksi.

Untuk kelompok masyarakat atau mahasiswa yang hendak menyuarakan aspirasi terkait kinerja lembaga legislatif, polisi mengarahkan massa ke kawasan Gedung DPR/MPR RI.

Sementara itu, untuk penyampaian tuntutan kepada pemerintah pusat, massa diarahkan menggunakan area Silang Monas Selatan.

"Polda Metro Jaya sudah memfasilitasi beberapa titik. Adapun untuk aksi di kawasan Senayan, kami menyiapkan area parkir Senayan. Untuk Bundaran HI, kami mohon maaf, kami arahkan ke tempat-tempat lain yang sudah ditentukan," jelas Budi.

Ia menambahkan, kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara hak menyampaikan pendapat di muka umum dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Selain lokasi umum tersebut, setiap kementerian dan lembaga negara juga diarahkan memiliki area khusus untuk menerima perwakilan massa secara langsung.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.