Football Muse
19 Agustus 2026
Football Muse
19 Agustus 2026
Lima talenta muda yang patut dipantau di Liga Primer musim ini, mulai dari remaja pemecah rekor hingga pemain belia dengan kekuatan luar biasa.
Max Dowman menjelma menjadi nama yang dikenal luas musim lalu berkat pencapaian pemecah rekornya bersama Arsenal. Dowman menjadi debutan termuda sepanjang sejarah di Liga Champions dan pencetak gol termuda sepanjang sejarah di Liga Primer, ketika membobol gawang Everton dalam sebuah momen bersejarah.
Pemain berusia 16 tahun itu tampil enam kali di liga musim lalu, meraih medali juara Liga Primer, dan kini berharap bisa melangkah lebih jauh pada 2026/27. Arsenal tidak akan terburu-buru memainkan remaja dengan bakat istimewa itu, tetapi kualitasnya membuat The Gunners tampaknya tak akan mampu menahannya terlalu lama.
Brian Madjo mencuri perhatian pada final Piala Super UEFA pekan lalu, ketika pemain 17 tahun itu tampil menonjol meski Aston Villa kalah. The Villans berhasil memenangkan banding agar Madjo diizinkan tampil untuk tim utama sebelum ulang tahunnya yang ke-18, dan sang penyerang langsung menunjukkan bahwa dia sudah siap.
Madjo menandai statusnya sebagai pemain termuda sepanjang masa yang tampil di Piala Super dengan sebuah gol ke gawang Paris Saint-Germain, dan dalam prosesnya ia bahkan bisa saja mencetak hat-trick.
Dalam beberapa momen, ia mampu menerobos Willian Pacho dan Marquinhos, berduel seimbang dengan juara Liga Champions dua musim beruntun itu. Itu menjadi gol terbarunya setelah pramusim dengan catatan lima gol, sebuah bukti bagi Unai Emery bahwa ia adalah opsi yang bisa dipakai saat ini juga.
Salah satu hal paling positif dari pramusim Liverpool adalah Trey Nyoni. Sebelumnya ia diperkirakan akan pergi dengan status pinjaman, tetapi tampaknya cukup mengesankan Andoni Iraola hingga dipertahankan di Anfield untuk musim ini.
Remaja itu terlihat sangat nyaman bermain dalam peran gelandang yang lebih dalam, tenang saat menerima bola di area sempit dan membantu Liverpool keluar dari tekanan untuk membangun serangan. Komposisi lini tengah Liverpool masih terlihat belum pasti, tetapi Nyoni sudah menunjukkan bahwa ia layak mendapat menit bermain.
JJ Gabriel barangkali merupakan rahasia umum terburuk milik Manchester United. Dari melompat empat kelompok usia untuk menjalani debut di level U-18, hingga berlatih bersama skuad tim utama pada usia 15 tahun, Gabriel tampak ditakdirkan memiliki masa depan besar.
Ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Under-18 Premier League musim 2025/26 setelah mencetak 20 gol hanya dalam 21 penampilan liga untuk The Red Devils. Sebagai pengingat, ia bahkan baru akan berusia 16 tahun pada Oktober.
Roberto De Zerbi tidak menahan pujiannya untuk Luca Williams-Barnett setelah pemain muda Spurs itu tampil impresif sepanjang pramusim.
Pemain 17 tahun itu bersinar untuk klub London Utara tersebut dalam tur pramusim mereka, dan De Zerbi mengatakan sang gelandang memiliki potensi untuk menjadi pemain yang “istimewa”.
“Dia adalah berlian yang berharga. Kami harus mengasahnya di sepertiga akhir lapangan dan dia juga harus bekerja keras pada aspek fisiknya. Saya telah bekerja dengan banyak pemain muda sepanjang karier saya dan dia adalah pemain yang berpotensi menjadi sosok istimewa.”