SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelatih kepala Sriwijaya FC Oktavianus dibuat penasaran dengan kondisi salah satu pemain trial, Juan Varell Valleron Fonataba.
Gelandang muda asal Papua tersebut sebenarnya mampu menunjukkan potensi menjanjikan selama mengikuti proses seleksi Sriwijaya FC untuk menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2026/2027.
Namun, kondisi fisik Juan justru membuat Oktavianus bertanya-tanya.
Pasalnya, Juan beberapa kali terlihat mengalami masalah fisik saat menjalani laga uji coba Sriwijaya FC menghadapi FORSGI di Lapangan Panahan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Rabu (19/8/2026) sore.
"Juan sepertinya anak itu jetlag. Katanya baru datang dua hari ini di sininya ada masalah. Ketarik. Tapi anak itu potensi," ungkap Oktavianus usai laga uji coba.
Pelatih kelahiran Padang, Sumatera Barat, 10 Oktober 1981 itu mengatakan, penampilan Juan pada awalnya belum terlalu mencolok.
Saat pertama dimainkan di tim merah, Juan dinilai belum mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Namun, situasi berubah ketika Oktavianus memindahkan Juan ke tim hijau.
"Saya pindahkan ke tim hijau, baru nampak sampai sekarang. Dan problemnya itu tadi kondisi fisiknya," ujar Oktavianus.
Yang membuat sang pelatih semakin heran adalah kondisi Juan yang seolah berubah-ubah selama pertandingan.
Menurutnya, Juan sempat tidak mampu melanjutkan permainan karena kondisi fisik. Namun ketika kembali dimainkan pada babak kedua, pemain kelahiran 2007 itu justru mampu tampil lagi.
"Dan herannya saya ketika dia tidak bisa, pasti kita tidak bisa. Tapi di babak kedua dimainkan, bisa lagi. Itu lho! Apa sih sebenarnya penyakit dia," kata Oktavianus.
Oktavianus Soroti Kondisi Fisik Juan
Oktavianus menilai kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penting mengapa Sriwijaya FC membutuhkan pelatih fisik yang benar-benar memahami kebutuhan pemain.
Menurutnya, tim tidak hanya membutuhkan pelatih yang mampu mengatur latihan, tetapi juga sosok yang dapat membaca kondisi fisik pemain secara detail.
"Lihat wajahnya juga tidak cerah, pucat. Makanya kita kalau ada pelatih fisik yang benar-benar memahami fisik, memahami endurance, tahu kebutuhan pemain. Nah itu dia kita butuh pelatih fisik," pungkasnya.
Juan Varell Valleron Fonataba sendiri mulai mencuri perhatian dalam proses seleksi Sriwijaya FC.
Gelandang kelahiran 24 Agustus 2007 itu memperkuat Bolsel FC Papua dan dinilai memiliki visi bermain, mobilitas, serta kemampuan mendistribusikan bola yang cukup menjanjikan.
Pada trial pertama, Oktavianus masih memaklumi kondisi Juan yang terlihat kelelahan. Maklum, pemain muda tersebut baru tiba dari Sorong dan langsung mengikuti proses seleksi.
Pernah Jadi Pemain Terbaik Danone Nations Cup
Juan Varell ternyata bukan nama baru dalam sepak bola usia muda Indonesia.
Namanya mulai dikenal pada 2019 setelah berhasil menyabet penghargaan sebagai Pemain Terbaik Danone Nations Cup Indonesia.
Prestasi tersebut membuat Juan mendapatkan kesempatan membawa nama Indonesia ke ajang internasional di Barcelona, Spanyol.
• Sumsel United Mulai Gaspol! M Nasuha Bongkar Strategi Laskar Juaro, 2 Pemain Asing Jadi Sorotan
Pengalaman tampil di level internasional itu menjadi modal berharga bagi Juan untuk terus mengembangkan kariernya.
Kini, kesempatan baru terbuka di depan mata.
Juan berusaha merebut perhatian jajaran pelatih Sriwijaya FC demi mendapatkan tempat di skuad Elang Andalas yang dipersiapkan menghadapi Liga Nusantara 2026/2027.
Namun, satu hal kini menjadi perhatian serius Oktavianus: potensi besar Juan harus diimbangi dengan kondisi fisik yang benar-benar prima.