Sidak Kantor Perkim Merangin, Bupati M Syukur Temukan Ruang Kerja Kosong
Heri Prihartono August 20, 2026 06:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Bupati Merangin M Syukur melakukan inspeksi mendadak (sidak) seorang diri tanpa pengawalan ke Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Merangin, Rabu (19/8/2026).

Saat tiba di Kantor Dinas Perkim itu, Bupati M Syukur mengucapkan "Assalamualaikum". Tidak ada satu pun pegawai yang menjawab. Setelah itu, M Syukur melanjutkan memeriksa beberapa ruangan kerja di kantor tersebut.

"Mana ini pegawainya, kok tidak ada orangnya," tutur M Syukur.

Saat M Syukur mengecek seluruh ruangan kerja di kantor itu, sebagian besar ruangan kosong.

"Para Kabid pada ke mana?" tanya Bupati kepada seorang pegawai perempuan di kantor tersebut.

"Para Kabid sedang dinas ke Jambi, Pak," jawab pegawai.

"Terus Kabid yang lain mana? Kok tidak ada orangnya sama sekali?" tanya M Syukur.

Kemudian, M Syukur mempertanyakan tidak adanya petugas di resepsionis di depan Kantor Perkim itu.

Pegawai perempuan yang bertugas di Kantor Perkim itu menerangkan kepada Bupati M Syukur kalau Kabid dan para pegawai sedang istirahat. Namun, kemudian bupati bertanya lagi, "Waktu istirahat kantor itu dari jam sampai jam berapa?" tanya M Syukur.

Pegawai itu menjawab dari pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. M Syukur kembali bertanya, sekarang sudah lebih dari pukul 13.00 WIB, bahkan hampir pukul 14.00 WIB, tetapi para pegawai belum kembali ke kantor. Hampir semua ruangan kosong.

Bupati M Syukur selanjutnya menanyakan data absensi pegawai. Ternyata, sudah memakai absen pijer. Operatornya saat itu sedang tidak berada di tempat, meskipun jam istirahat telah habis. Bupati meminta data absensi pegawai pijer hari itu dicetak untuknya.

M Syukur kemudian kembali bergeser mengecek ruang musala Kantor Dinas Perkim itu.

M Syukur sempat kaget saat melihat kondisi musala itu sangat kotor dan karpetnya sangat lusuh.

"Kasih tahu kadisnya, ini tempat sholat, masak karpetnya kotor begini," tanya M Syukur.

M Syukur menerangkan kalau tidak bisa memperbaiki ruang musala tersebut, nanti dirinya yang akan membelikan karpet dan AC ruangannya.

"Pegawai di Dinas Perkim ini ada sekitar 70 orang, masak nyaman sholat dengan kondisi tempat yang kotor seperti ini, ini kantor pemerintahan," tegur M Syukur.

M Syukur meminta kepada Kepala Dinas Perkim sediakan kamar mandi dan tempat wudu yang bersih.

Kalau kondisi musala dan kamar mandinya kotor, artinya musala tersebut tidak pernah dibersihkan dan jarang digunakan untuk sholat.

Setelah sempat musala itu dibersihkan sedikit, M Syukur selanjutnya melakukan sholat Zuhur berjemaah dengan menjadi imam di musala Dinas Perkim itu bersama makmum pegawai yang ada.

Bupati M Syukur keluar dari Kantor Dinas Perkim itu sekira pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya, Bupati M Syukur seorang diri melakukan sidak di Puskesmas Bangko dan Puskesmas Bangko Barat.

Di kedua puskesmas tersebut, ia menekankan pentingnya melakukan pelayanan prima kepada masyarakat.

(Tribunjambi.com / Frengky Widarta)

Baca juga: Suara Pelajar Sarolangun-Merangin Jambi Lawan Kerusakan Alam: Emas Tak Sebanding Kehidupan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.