Markus Rashford telah kembali ke Manchester United setelah 18 bulan terasing, tetapi penyerang itu sudah membuat isyarat penting terkait statusnya di dalam skuad. Pemain berusia 28 tahun tersebut dilaporkan memutuskan untuk tidak menuntut kembali seragam ikonik bernomor 10 saat ia berupaya menyatu lagi di bawah asuhan Michael Carrick.
Sikap penuh hormat soal nomor punggung
Menurut The Sun, Rashford tidak berencana meminta kembali nomor 10 di Manchester United sebagai bentuk penghormatan kepada Mateus Cunha. Setelah menjalani masa 18 bulan jauh dari klub melalui peminjaman bersama Aston Villa dan Barcelona, penyerang asal Inggris itu diperkirakan akan mengenakan nomor 14 yang kini kosong di Old Trafford — nomor yang sama yang ia pakai selama bermain di Spanyol.
Produk akademi muda ternama Manchester United, Rashford menjalani debut seniornya untuk klub pada 2016. Setelah bertahun-tahun menjadi figur inti di Old Trafford, ia menjalani peminjaman pertamanya ke Aston Villa pada Februari 2025, sebelum menghabiskan seluruh musim berikutnya sebagai pemain pinjaman di Barcelona.
Kembali ke dalam rencana Carrick
Rashford mencatatkan penampilan pertamanya untuk Manchester United sejak Desember 2024 ketika ia masuk dari bangku cadangan pada menit ke-60 dalam kekalahan pramusim 4-2 dari AC Milan di Polandia, Sabtu lalu. Penampilan singkat itu membuatnya gagal memanfaatkan kesempatan untuk mengungguli pelatih baru Milan, Ruben Amorim, sosok yang sebelumnya menyingkirkannya dari skuad Setan Merah. Rashford mengenakan nomor 9 dalam laga tersebut, meski dipahami bahwa itu bukan nomor resminya untuk musim mendatang.
Carrick telah mengonfirmasi bahwa Rashford akan menjadi bagian dari tim utama musim ini. Namun, sang manajer menegaskan bahwa penyerang yang sebelumnya memenangi dua Piala FA, dua Piala EFL, satu Liga Europa UEFA, dan satu Community Shield FA bersama United itu harus membangun kembali kepercayaan dari staf pelatih maupun para pendukung jika ingin merebut lagi tempat reguler di susunan starter.
Rooney memberi nasihat tegas
Legenda Manchester United, Wayne Rooney, baru-baru ini turut menanggapi situasi tersebut saat tampil dalam acara baru Stick to United, dengan memberikan penilaian jujur mengenai kembalinya sang penyerang. “Ini situasi yang sangat aneh dengan Marcus karena kita tahu dia punya kemampuan, dia sudah menunjukkannya,” kata Rooney. “Bagi saya, apakah dia masih punya rasa lapar? Apakah dia ingin bermain untuk Man Utd? Jika dia ingin bermain untuk Man Utd, hal pertama yang harus dia lakukan… saya pernah berada di situ pada 2010 ketika saya meminta meninggalkan klub sepak bola ini, ada fase ketika Anda harus membangun kembali.”
Pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub itu menekankan bahwa untuk merebut kembali statusnya dibutuhkan lebih dari sekadar bakat alami. “Anda harus membangun hubungan dengan para penggemar, dan cara termudah untuk melakukannya adalah lewat kerja keras dan bahasa tubuh yang positif,” tambah Rooney, sambil menegaskan besarnya sorotan yang mengelilingi Rashford menjelang musim yang bisa menjadi penentu.
Jalan menuju penebusan
Keputusan untuk melepas kesempatan memakai nomor 10 mungkin terlihat sebagai gestur kecil, tetapi hal itu menandakan kedewasaan baru dari seorang pemain yang dulu dianggap sebagai wajah masa depan klub. Setelah menjalani masa peminjaman yang mengesankan di Barcelona — dengan catatan 14 gol dan 15 assist dalam 49 penampilan di semua kompetisi, sekaligus membantu merebut gelar La Liga — Rashford menunjukkan bahwa ia siap mendapatkan kembali tempatnya dari nol. Ketika Manchester United bersiap memulai kampanye Liga Primer mereka dengan laga tandang melawan Hull City pada 22 Agustus, sang penyerang tampak sepenuhnya fokus membiarkan permainannya di lapangan yang berbicara.