SERAMBINEWS.COM – Klaim bahwa legenda sepakbola asal Brasil Roberto Carlos, telah memeluk agama Islam menjadi sorotan sejumlah media internasional sejak sepekan terakhir. Rumor tersebut mulai beredar beberapa minggu yang lalu. Media sosial dan beberapa media internasional tiba-tiba melaporkan bahwa legenda sepak bola Brasil, Roberto Carlos, telah memeluk agama Islam.
Tetapi apa yang sebenarnya terjadi? Setelah berminggu-minggu spekulasi, Roberto Carlos sendiri akhirnya menanggapi masalah ini. Salah satu bek kiri terhebat dalam sejarah sepak bola ini membantah laporan tersebut sebagai sesuatu yang sama sekali tidak berdasar dan tidak benar.
Roberto Carlos da Silva Rocha adalah salah satu bek kiri paling legendaris dalam sejarah sepak bola. Lahir di Garça, Brasil, tahun 1973, ia dikenal dengan kecepatan luar biasa, stamina tinggi, serta tendangan bebas yang ikonik.
Karier gemilangnya bersama Real Madrid membuatnya menjadi bagian dari era “Galácticos,” di mana ia membantu klub meraih tiga gelar Liga Champions dan empat trofi La Liga. Di tim nasional Brasil, ia tampil lebih dari 100 kali, menjadi juara Piala Dunia 2002, dan dikenal sebagai salah satu bek paling ofensif yang pernah ada.
Selain prestasi di lapangan, Roberto Carlos juga dikenang karena gol spektakuler tendangan bebas melawan Prancis pada tahun 1997, yang melengkung tajam dan dianggap sebagai salah satu gol terbaik sepanjang masa.
Gaya bermainnya mengubah peran bek kiri menjadi lebih menyerang, membuka jalan bagi generasi baru pemain dengan karakter serupa. Hingga kini, ia tetap menjadi ikon sepak bola Brasil dan dunia, dihormati sebagai sosok yang memadukan teknik, kekuatan, dan karisma dalam satu paket.
Baca juga: 5 Legenda Sepak Bola Dunia, Termasuk Roberto Carlos ke Indonesia, Ini Kata Pelatih Timnas U-16
Bek kiri legendaris itu baru-baru ini menikahi pengusaha wanita Maroko, Soheila Tahiri. Setelah melihat foto-foto yang beredar di media sosial, banyak orang berasumsi bahwa Carlos juga telah memeluk Islam sesuai dengan keyakinan istrinya.
Kabar Roberto Carlos masuk Islam semakin deras setelah anggota parlemen Turkiye, Ali Sahin, menulis hal tersebut di akun media sosialnya pada 18 Agustus 2026. “Kami bertemu dengan Perwakilan Masyarakat Islam di Brasil. Legenda Sepakbola Roberto CARLOS memeluk Islam...” tulis Ali Sahin dalam postingan yang menyertakan 4 foto pertemuan mereka dengan para pemuka Islam di Brasil.
Pantauan Serambinews.com, Kamis (20/8/2026) malam, postingan Ali Sahin di x.com ini telah dilihat sebanyak 628 ribu kali dengan 1,2 ribu love dan 358 kali dibagikan ulang. Dari beberapa postingan Ali Sahin di x.com menunjukkan bahwa dirinya bersama sejumlah anggota Parlemen Turkiye sedang melakukan kunjungan ke sejumlah negara di Amerika Latin, termasuk Brasil. Ali Sahin mengatakan, di Kota Sao Paulo Brasil, mereka bertemu dengan Sheikh Jihad Hammadeh yang disebutnya sebagai salah satu dari 500 tokoh paling berpengaruh di kalangan muslim Brasil.
Anggota parlemen Turkiye itu mengklaim telah menerima informasi dari tokoh Islam Brasil, Syekh Jihad Hammadeh, tentang Roberto Carlos yang dikabarkan telah memeluk agama Islam. "Sheikh Jihad Hammadeh mengumumkan kabar gembira bahwa Roberto Carlos, legenda sepak bola dunia dan Brasil yang juga pernah mengenakan seragam Fenerbahce, telah menghubunginya dan mengunjunginya empat minggu lalu, mengucapkan syahadat, dan memeluk Islam," tulis Ali Sahin dalam unggahannya.
"Kami mengucapkan selamat kepada Roberto Carlos atas perjumpaannya dengan Islam; kami berdoa semoga dia dan keluarganya diberi kehidupan yang penuh kedamaian, kesehatan, dan berkah," tambah Sahin.
Pada saat yang sama, beberapa foto mulai beredar daring yang menunjukkan upacara pernikahan yang dilakukan menurut tradisi Islam di hadapan seorang qazi, dengan Roberto Carlos juga terlihat di acara tersebut. Hal ini memicu spekulasi bahwa Carlos telah masuk Islam dan menikahi seseorang secara Islam.
Bek kiri legendaris itu baru-baru ini menikahi pengusaha wanita Maroko, Soheila Tahiri. Setelah melihat foto-foto yang beredar di media sosial, mudah untuk berasumsi bahwa Carlos juga telah memeluk Islam sesuai dengan keyakinan istrinya.
Baca juga: Ribuan Migran dari Maroko Serbu Ceuta, 18 Orang Tewas, Spanyol Kerahkan Militer ke Perbatasan
Namun, untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut, Roberto Carlos baru-baru ini berbicara kepada harian Saudi, Okaz. Dalam sebuah wawancara dengan Okaz yang berbasis di Jeddah, Carlos mengatakan, “Saya sangat menghormati Islam. Melihat istri saya berdoa adalah pengalaman yang sangat indah. Namun, rumor yang beredar bahwa saya telah masuk Islam tidak benar.”
Bek kiri pemenang Piala Dunia 2002 itu menjelaskan bahwa pernikahannya dengan Soheila Tahiri diatur sesuai dengan berbagai tradisi untuk menghormati keragaman agama dan budaya keluarga serta lingkungan sosial mereka.
Dia berkata, “Anggota keluarga saya beragama Katolik. Ada pengaturan yang mencerminkan keyakinan mereka dan, pada saat yang sama, kami memasukkan tradisi keagamaan untuk menghormati latar belakang istri saya yang berasal dari Maroko dan teman-teman Muslimnya.”
Beberapa foto beredar menimbulkan kebingungan di antara banyak orang, karena beberapa bagian upacara pernikahan diselenggarakan sesuai dengan keyakinan agama istrinya dan teman-temannya. Terkait hal ini, Carlos menjelaskan bahwa berpartisipasi dalam acara keagamaan yang terkait dengan keyakinan istrinya, tidak berarti bahwa ia telah mengubah agamanya sendiri.
Dalam wawancara tersebut, Roberto Carlos juga berbagi cerita tentang bagaimana ia pertama kali bertemu Soheila Tahiri. Mereka pertama kali bertemu di sebuah pertemuan bisnis yang berkaitan dengan sepak bola.
Carlos mengatakan Soheila adalah seorang pengusaha wanita yang sangat sukses. Mereka telah menjalin hubungan selama dua tahun, dan selama waktu itu, pemahaman mereka satu sama lain telah berkembang secara signifikan, baik secara pribadi maupun profesional.
Ia bercerai dari istri pertamanya, Alexandra Pinheiro, pada tahun 2003. Mereka memiliki tiga anak bersama. Pada Juni 2009, ia menikahi istri keduanya, Mariana Lucon. Setelah lebih dari 15 tahun bersama, mereka bercerai pada awal tahun 2025. Carlos memiliki dua anak perempuan dari pernikahan tersebut.
Secara total, Carlos memiliki 11 anak dari tujuh wanita. Pada Oktober 2017, putrinya Giovana melahirkan seorang putra, sehingga ia juga menjadi seorang kakek.(*)