Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (19/8) mengisyaratkan bahwa perundingan dengan Teheran dapat dimulai kembali "pada suatu saat," seraya mengeklaim situasi dengan Iran "sangat baik."
"Saat ini, menurut saya, situasinya sangat baik," ujar Trump kepada awak media, seraya mengulangi klaimnya bahwa AS "menguasai" dan "mengendalikan penuh" Selat Hormuz, yang secara efektif ditutup tak lama setelah AS dan Israel melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari.
Trump juga kembali menegaskan bahwa prioritas Washington adalah mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.
Mengutip pernyataan sejumlah pejabat AS, CNN pada Selasa (18/8) melaporkan bahwa Trump telah memerintahkan tim negosiasinya untuk menghentikan pembicaraan dengan Iran.
Trump mengumumkan melalui media sosial pada Selasa bahwa tidak ada "pembicaraan atau perundingan yang sedang berlangsung, atau yang dijadwalkan" antara AS dan Iran, sementara blokade Angkatan Laut AS "tetap diberlakukan sepenuhnya," demikian warta Xinhua.





