30 Singa dan Harimau Akhirnya Dievakuasi Setelah Hidup yang Memprihatinkan
GH News August 21, 2026 06:07 AM
Jakarta -

Setelah bertahun-tahun tersiksa di kandang beton yang sempit, akhirnya 30 singa dan harimau yang ada di Lujan Zoo, Argentina dievakuasi ke Afrika Selatan dan Amerika Serikat.

Lujan Zoo merupakan kebun binatang yang lokasinya sekitar 70 kilometer dari Buenos Aires. Kebun binatang itu sudah ditutup sejak 2020 karena persoalan keselamatan dan kesejahteraan satwa.

Proses pemindahan tersebut dilakukan Four Paws, organisasi kesejahteraan hewan internasional. Mereka menyebut relokasi ini sebagai salah satu pemindahan satwa karnivora besar dari penangkaran terbesar di dunia.

"Kami mengerahkan segala upaya agar proses ini berjalan semulus mungkin. Kami ingin merayakan bahwa 30 nyawa telah menjadi lebih baik berkat upaya ini," ucap Direktur Program Four Paws, Luciana D'Abramo, dikutip dari , Jumat (21/8/2026).

Sebanyak 9 harimau dan 6 singa akan diterbangkan ke Lionsrock, suaka milik Four Paws di Afrika Selatan. Di sana, lebih dari 80 satwa karnivora besar hidup di area seluas 60 hektare dengan lingkungan yang dibuat menyerupai habitat alami.

Sementara itu, 8 harimau dan 7 singa lainnya akan dibawa ke The Wild Animal Sanctuary di Colorado, Amerika Serikat. Suaka tersebut berada di kawasan padang rumput di timur laut Denver dan menjadi rumah bagi berbagai satwa yang telah diselamatkan.

Perjalanan menuju suaka tersebut cukup panjang, satwa yang menuju Colorado akan terbang melalui Chile. Sementara kelompok yang menuju Afrika Selatan akan diterbangkan ke Johannesburg melalui Frankfurt atau Amsterdam, sebelum melanjutkan perjalanan darat sekitar empat jam menuju Lionsrock.

Petugas Four Paws sebelumnya melatih sebagian besar satwa agar mau masuk ke peti pengangkutan secara sukarela. Namun, beberapa di antaranya harus diberi obat penenang.

Pada Jumat lalu, dua harimau bahkan harus diangkat menggunakan kain penyangga dan dibawa oleh dokter hewan menuju peti pengangkutan.

Lujan Zoo dikenal karena pernah mengizinkan pengunjung memegang dan berfoto bersama singa serta harimau. Kebun binatang itu akhirnya ditutup Pemerintah Argentina pada 2020 karena alasan keselamatan dan kesejahteraan satwa.

Saat kebun binatang ditutup, sekitar 200 satwa karnivora besar masih berada di sana. Jumlahnya turun menjadi 112 ekor ketika Four Paws pertama kali datang pada 2023 untuk mencari solusi bagi satwa-satwa tersebut.

Ketika Four Paws mendapat izin mengambil alih lokasi dua tahun kemudian, hanya tersisa 62 singa dan harimau. Kondisi sejumlah satwa pun memprihatinkan.

Ada yang kesulitan berjalan karena obesitas, kehilangan massa otot, atau kekurangan nutrisi. Sebagian lainnya mengalami penyakit gigi dan ginjal, komplikasi akibat pencabutan cakar, hingga luka yang tidak kunjung sembuh.

"Kondisi tersebut menunjukkan betapa padatnya tempat itu dan bagaimana satwa-satwa ini harus bertahan hidup selama bertahun-tahun," jelas D'Abramo.

Four Paws kemudian melatih kembali para pekerja lama kebun binatang dengan standar perawatan satwa yang lebih baik. Mereka juga memperbaiki pola makan dan perawatan medis singa serta harimau.

Setelah 30 satwa dipindahkan, masih ada lebih dari 20 singa dan harimau di Lujan Zoo. Four Paws masih mencari tempat yang tepat untuk menjadi rumah jangka panjang bagi satwa-satwa tersebut.

Muhammad Lugas Pribady
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.