TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER - Pencarian nelayan hilang di Perairan Pantai Paseban Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, Jawa Timur, memasuki hari kedua, Kamis (20/8/2026).
Hingga Pukul 15.00 WIB, pencarian terhadap tiga orang nelayan Puger itu masih belum membuahkan hasil.
Koordinator Operasi SAR dari Basarnas Pos SAR Jember, S Jefri mengatakan, pencarian di hari kedua dilakukan di dua sektor. Tim pencari dan penyelamat juga dihadapkan pada beberapa kendala di hari kedua pencarian.
Dua sektor itu adalah, sektor pertama seputaran Pantai Paseban Kencong, Jember kurang lebih berjarak 5,8 mil laut, dan sektor kedua lebih luas yakni 48 mil laut.
Baca juga: Wisata Gunung Bromo Akhirnya Dibuka Setelah Sempat Ditutup, Wisatawan Boleh Berkunjung
"Hari kedua pencarian, kami membagi menjadi dua sektor. Sektor pertama di seputaran Perairan Paseban," ujar Jefri, Kamis (20/8/2026).
Dalam pencarian hari kedua, Tim SAR dihadapkan kendala ombak tinggi dan angin kencang. Ketinggian ombak Pantai Selatan Jember antara 1 - 1,5 meter, dengan kecepatan angin 5 - 10 knot.
Oleh karena itu, dalam proses pencarian dan penyelamatan, tim berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui kondisi cuaca.
"Karena angin cukup kuat mengarah ke barat, maka kami juga sudah infokan kepada pihak di Kabupaten Lumajang dan Malang," imbuh Jefri.
Pencarian di perairan selatan Jember dilakukan di kawasan Perairan Paseban, sampai ke tetangganya yakni dari Pantai Pancer Puger di sisi timur, dan Pantai Meleman Yosowilangun Lumajang di sisi barat.
KLM Pantes membawa lima nelayan asal Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.
Kelima orang itu adalah Samino (65) warga Desa Bagon Kecamatan Puger, Sahwiyanto (46) warga Desa Puger Wetan Kecamatan Puger, Mujai (58), Samsul (45), dan Moh Sholihin (34) yang semuanya warga Desa Mojosari Kecamatan Puger.
Samino ditemukan selamat ketika perahu dihantam ombak, Rabu (19/8/2026) dini hari, sedangkan Sahwiyanto meninggal.
Sementara Mujai, Samsul dan Sholihin masih dalam pencarian hingga hari ini.
KLM Pantes berangkat dari TPI Puger, Selasa (18/8/2026) siang untuk mencari ikan di Perairan Meleman Yosowilangun Kabupaten Lumajang.
Rabu (19/8/2026) dini hari, dalam perjalanan pulang ke Puger, perahu mereka dihantam ombak di Kencong, menyebabkan lambung kapal bocor dan terbalik.
Operasi pencarian dan penyelamatan ini melibatkan sejumlah potensi SAR antara lain Pos SAR Jember, Satpolair Polres Jember, TNI AL, BPBD Jember, juga gabungan komunitas SAR masyarakat.
(Sri Wahyunik/TribunJatimTimur.com)