TRIBUNGORONTALO.COM-- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Gorontalo Half Marathon (GoHM) 2026.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyampaikan persiapan event lari tersebut saaat ini mulai dilakukan bersama event organizer (EO) race, ISport.
Sultan menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi Tribun Gorontalo melalui WhatsApp, Jumat (21/8/2026).
Menurut Sultan, Disparekrafpora Provinsi Gorontalo bersama ISport telah mulai menyusun konsep, timeline, serta berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan GoHM 2026.
ISport selaku EO race disebut telah berpengalaman menangani event lari berskala nasional sejak 2010.
Untuk launching GoHM 2026, Pemprov Gorontalo menargetkan pelaksanaannya pada akhir Agustus atau awal September 2026.
Sementara pelaksanaan Gorontalo Half Marathon direncanakan berlangsung pada awal Desember 2026.
Event tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Gorontalo ke-26.
"Kami targetkan pelaksanaan GoHM awal Desember karena dalam rangka HUT Provinsi Gorontalo ke-26," jelas Sultan.
Target Hingga 10 Ribu Peserta
Dalam pelaksanaan perdana yang dipersiapkan dengan skala nasional tersebut, panitia menargetkan jumlah peserta mencapai 7.500 hingga 10.000 pelari.
"Target peserta 7.500 sampai 10.000 peserta dengan kualitas event berskala nasional," ujarnya.
Target tersebut menjadi salah satu fokus panitia dalam mempersiapkan GoHM agar mampu menarik peserta dari berbagai daerah.
Selain jumlah peserta, persiapan teknis juga terus dilakukan bersama EO race untuk memastikan seluruh kebutuhan event dapat dipersiapkan sebelum hari pelaksanaan.
Logo Sudah Ditetapkan
Sultan mengatakan identitas Gorontalo Half Marathon juga telah disiapkan.
Logo GoHM disebut telah ditetapkan dan disahkan pada 2025 melalui Kementerian Hukum.
Sementara desain medali dan jersey peserta masih dalam tahap perancangan.
Desain tersebut nantinya akan mengangkat motif karawo serta ciri khas Gorontalo.
"Logo GoHM sudah ditetapkan dan disahkan pada tahun 2025 melalui Kementerian Hukum, namun untuk desain medali dan jersey masih dalam tahapan desain, dengan motif karawo dan bercirikan Gorontalo," kata Sultan.
Dengan konsep tersebut, GoHM tidak hanya diarahkan menjadi event olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari promosi identitas dan budaya daerah.
Pemprov Gorontalo berharap pelaksanaan GoHM 2026 dapat berlangsung dengan kualitas event berskala nasional serta menjadi agenda olahraga yang mampu menarik peserta dari luar daerah.(*/Jefri)