Liputan6.com, Jakarta - Pradikta Wicaksono atau Dikta dikabarkan telah resmi menikah dengan kekasihnya, Rachel Florencia alias Chia, beberapa waktu lalu. Kabar pernikahan mantan vokalis Yovie & Nuno tersebut menjadi perhatian publik karena digelar secara tertutup dan sederhana di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.
Sebelum menikah, Dikta dan Rachel diketahui telah menjalin hubungan dekat selama sekitar satu tahun. Namun, keduanya memilih tidak banyak mengumbar hubungan tersebut kepada publik.
Pilihan Dikta dan Rachel menunjukkan bahwa hubungan asmara tidak selalu harus diperlihatkan kepada banyak orang, termasuk ketika pasangan merupakan figur publik.
Hubungan baru memang kerap diwarnai rasa bahagia dan keinginan untuk membagikan momen bersama. Namun, tidak semua pasangan merasa perlu menjadikan kehidupan asmara sebagai konsumsi publik, terutama di media sosial.
Dikutip dari Your Tango, Jumat (21/8/2026), ada sejumlah alasan seseorang memilih menjaga hubungan tetap private. Dating coach sekaligus konsultan hubungan, Stacie Ikka mengatakan bahwa ada situasi ketika seseorang sebaiknya tidak langsung mengumumkan hubungan, khususnya melalui media sosial.
Status lajang di media sosial bisa dianggap sebagai kesempatan bagi orang lain untuk menghubungi, mendekati, bahkan mengganggu. Karena itu, sebagian orang memilih tidak mencantumkan status hubungan secara terbuka.
Hubungan baru bisa menjadi lebih rumit ketika terlalu banyak orang memberikan komentar dan pendapat. Ikka menyarankan pasangan mempertimbangkan untuk menjaga hubungan tetap privat sampai keduanya merasa lebih yakin.
Pasalnya, hubungan baru juga menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari ekspektasi keluarga hingga proses menemukan kecocokan.
Ketika hubungan diumumkan kepada publik, pasangan bisa merasa semakin diperhatikan, dinilai, bahkan dituntut memenuhi ekspektasi orang lain.
Media sosial menjadi ruang bagi banyak orang untuk memberikan pendapat mengenai kehidupan pribadi, termasuk hubungan asmara.
Padahal, orang di luar hubungan belum tentu mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di antara pasangan. Perbedaan cara pandang juga bisa muncul ketika salah satu pihak lebih terbuka, sementara pasangannya cenderung tertutup.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan tekanan, terutama jika salah satu pihak merasa harus mengumumkan hubungan agar terlihat serius dan berkomitmen.
Tidak semua hubungan perlu dijelaskan kepada orang lain. Ketika menghadapi masalah, menjaga privasi justru dapat membantu pasangan terhindar dari penilaian atau masukan yang tidak diminta.
"Ada yang menerima penilaian begitu saja, padahal tidak perlu dan tidak diminta, sehingga kredibilitas hilang, merasa iba dan rentan," kata Ikka.
Sebagian pasangan memang tidak ingin kehidupan asmara mereka diketahui banyak orang. Mereka memilih menyimpan hubungan sebagai bagian dari kehidupan pribadi tanpa merasa harus memberikan penjelasan kepada publik.
Media sosial juga bisa digunakan untuk kepentingan pekerjaan dan membangun relasi profesional. Dalam kondisi tersebut, seseorang mungkin memilih mempertahankan profil yang berfokus pada pekerjaan dan tidak mencampurkan urusan personal, termasuk hubungan asmara.
Bagi sebagian pasangan, menjaga hubungan tetap privat bukan berarti tidak serius. Justru, privasi dapat memberikan ruang bagi hubungan untuk berkembang secara lebih nyaman tanpa terlalu banyak pengaruh dan penilaian dari luar.