TRIBUNNEWS.COM - Atletico Madrid dilaporkan telah membuka pintu untuk menjual Julian Alvarez ke Arsenal sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Namun, kesepakatan tersebut masih jauh dari kata rampung karena sang striker tetap teguh dengan keinginannya untuk bergabung dengan Barcelona.
Alvarez menjadi salah satu target utama Arsenal pada musim panas ini.
Pelatih Mikel Arteta bahkan dikabarkan telah menghubungi langsung penyerang asal Argentina tersebut untuk meyakinkannya kembali ke Premier League.
Namun, pendekatan Arsenal belum mampu mengubah pendirian Alvarez.
Mantan pemain Manchester City itu masih menjadikan Barcelona sebagai tujuan utama dan disebut telah menyampaikan keinginannya untuk pindah ke Camp Nou sejak membela Argentina di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, Alvarez memang berniat hengkang dan Barcelona dikabarkan menjadi destinasi favoritnya.
"Saya sudah berbicara dengan orang-orang di [Atletico] yang perlu saya ajak bicara, dan hal terbaik untuk semua orang adalah transfer. Saya ingin mewujudkan mimpi saya," kata Alvarez pada bulan Juni, dikutip dari Sportbible.
"Ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini, tetapi saya juga tidak bisa menyembunyikannya. Saya berusaha menjadi orang yang jujur," tambahnya.
Atletico Buka Negosiasi, Barcelona Ditolak
Keinginan Alvarez untuk meninggalkan Atletico membuat situasi di Wanda Metropolitano semakin rumit. Terlebih, Barcelona telah berulang kali berusaha mendatangkan pemain berusia 26 tahun tersebut.
Atletico sebelumnya menolak tawaran awal Barcelona senilai €100 juta. Los Colchoneros juga tidak berniat bernegosiasi dengan klub Catalan tersebut karena hubungan kedua klub memanas akibat saga transfer Alvarez.
Atletico bahkan sempat menegaskan bahwa Alvarez tidak akan dijual dengan harga berapa pun. Namun, situasi kini berubah setelah sang pemain tetap bersikeras untuk pergi.
Menurut laporan Metro, Atletico akhirnya bersedia membuka negosiasi transfer, tetapi menetapkan satu syarat penting: Alvarez hanya akan dinegosiasikan dengan Arsenal, bukan Barcelona.
Dengan demikian, Arsenal kini memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan sang striker jika mampu meyakinkan Alvarez.
Baca juga: Barcelona Mau Boyong Lautaro Martinez, tapi Uangnya Masih Malu-malu
Alvarez Tetap Memilih Barcelona
Meski Atletico telah memberikan lampu hijau untuk menjualnya ke Arsenal, posisi Alvarez belum berubah.
Ia tetap memprioritaskan Barcelona. Hal tersebut menjadi persoalan besar bagi Arsenal karena mereka harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan sang pemain sebelum mencapai kesepakatan dengan Atletico.
Waktu juga semakin menipis. Dengan hanya sekitar satu pekan tersisa sebelum bursa transfer musim panas ditutup, Atletico harus segera menentukan masa depan Alvarez sekaligus mencari pengganti jika sang striker benar-benar hengkang.
Arsenal disebut siap membantu memperlancar transfer tersebut dengan memasukkan Viktor Gyokeres dalam proposal.
Striker Arsenal itu dikabarkan memiliki nilai sekitar €60 juta dan dapat menjadi bagian dari skema pertukaran pemain.
Simeone Tegaskan Alvarez Tetap Penting
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, sebelumnya telah menegaskan bahwa klub masih sangat menghargai Alvarez dan ingin mempertahankannya.
Menurut Simeone, keputusan mengenai masa depan Alvarez sudah disampaikan pihak klub dan posisi Atletico sangat jelas.
"Situasinya sangat jelas, klub telah membuat keputusan yang dijelaskan dengan sangat baik oleh Miguel Angel [Gil Marin]," ujar Simeone.
Simeone juga menegaskan bahwa secara olahraga, Atletico masih sangat senang memiliki Alvarez.
"Dari sisi olahraga, kami sangat senang memiliki pemain seperti Julian."
Pelatih asal Argentina itu berharap Alvarez tetap berkembang bersama Atletico dan membalas kontribusinya selama dua musim terakhir.
Namun, dengan Atletico kini bersedia bernegosiasi dengan Arsenal, saga transfer Alvarez memasuki fase krusial. Arsenal sudah mendapat izin untuk melakukan pendekatan, tetapi Barcelona masih menjadi klub yang paling diinginkan sang pemain.
Jika Alvarez tetap menolak Arsenal, Atletico akan menghadapi dilema besar: mempertahankan pemain yang sudah tidak yakin dengan masa depannya atau kembali membuka pintu bagi Barcelona dengan risiko kehilangan salah satu pemain terpenting mereka.
(Tribunnews.com/Ali)