Warga Garut Murka! Geruduk DPRD Tuntut Jalan Diperbaiki hingga Ancam Bikin Kabupaten Baru
Laksmi Anindita August 21, 2026 10:36 PM

TRIBUNWOW.COM - Ratusan warga Garut Selatan mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026), untuk memprotes kondisi jalan utama yang disebut rusak parah selama sekitar 11 tahun.

Warga dari tiga kecamatan, yakni Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy, meminta Pemerintah Kabupaten Garut segera memperbaiki akses jalan yang selama ini menjadi jalur utama masyarakat.

Menurut warga, kerusakan jalan tersebut telah mengganggu berbagai aktivitas, mulai dari distribusi hasil pertanian, perjalanan anak-anak menuju sekolah, hingga akses layanan kesehatan dan proses evakuasi medis.

Karena persoalan tersebut dinilai belum mendapat perhatian yang memadai, warga mengancam meminta wilayah Garut Selatan dipisahkan dari Kabupaten Garut apabila pemerintah tidak mampu memperbaiki jalan.

Ketua Gema BSP, Alan Muhtar, mengatakan tuntutan warga sebenarnya sederhana. Warga hanya menginginkan akses transportasi yang aman dan layak digunakan, bukan jalan dengan fasilitas mewah.

Warga juga menyoroti anggaran untuk jalan daerah yang mencapai Rp296 miliar. Menurut mereka, alokasi tersebut belum cukup untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur di wilayah Garut Selatan.

Sementara itu, perbaikan jalan sepanjang 6,5 kilometer melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah yang bersumber dari APBN dinilai baru menyelesaikan sebagian kecil dari total kerusakan.

Gema BSP kemudian meminta Pemerintah Kabupaten Garut melanjutkan perbaikan jalan menggunakan APBD secara bertahap.

Warga berharap pemerintah segera memberikan solusi terhadap kondisi jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat di tiga kecamatan tersebut.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.