20 Jembatan Rusak di Padang Pariaman, Anduriang Masuk Daftar yang Mendesak
Rahmadi August 21, 2026 11:03 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Bencana yang melanda Sumatera Barat pada 2025 meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengungkap sekitar 20 jembatan di wilayahnya mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Kerusakan terjadi pada berbagai jenis jembatan, mulai dari jembatan kecil, sedang hingga jembatan besar.

Hal itu disampaikan John Kenedy Azis saat meninjau Jembatan Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (21/8/2026).

Menurut John Kenedy, penanganan puluhan jembatan tersebut terbagi sesuai kewenangan. Sebagian dapat ditangani Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, sedangkan lainnya membutuhkan penanganan pemerintah pusat melalui balai jalan.

"Banyak sekali, ada 20-an, baik jembatan kecil, jembatan sedang, jembatan besar. Ada yang bisa diperbaiki pemerintah kabupaten maupun jembatan yang diperbaiki oleh balai jalan," kata John Kenedy kepada wartawan. 

Baca juga: KLH Telusuri Pemicu Galodo Sumbar, Pakar UGM Ungkap Kondisi Tanah dan Batas Kekuatan Hutan

Ia bersyukur sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan sudah mulai diperbaiki.

Namun, persoalan infrastruktur di Padang Pariaman belum selesai.

Selain jembatan, sejumlah ruas jalan juga mengalami kerusakan parah. Bahkan, beberapa di antaranya terputus total akibat longsor dan badan jalan yang terban.

"Alhamdulillah sudah ada yang kita atasi dan perbaiki. Sekarang yang kita hadapi banyaknya jalan-jalan yang terban, jalan-jalan yang longsor. Ada beberapa jalan yang sekarang sama sekali putus, jadi harus kita perbaiki sesegera mungkin," ujarnya.

John Kenedy mengatakan sebagian kerusakan infrastruktur tersebut telah masuk dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P).

Namun, masih ada kerusakan lainnya yang belum masuk dalam program tersebut sehingga membutuhkan penanganan melalui skema berbeda.

Baca juga: Hujan Lebat Mengarah ke Padang dan Pesisir Selatan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Dari sekitar 20 jembatan yang rusak, sejumlah jembatan menjadi prioritas karena kondisinya mendesak.

Di antaranya Jembatan Sikabu di Lubuk Alung, Jembatan Koto Buruak di Lubuk Alung, serta Jembatan Anduriang di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam.

"Yang mendesak, jembatan seperti Jembatan Sikabu itu mendesak, Jembatan Koto Buruak mendesak. Jembatan Anduriang yang ini juga termasuk yang besar-besar," katanya.

Jembatan Anduriang Dibangun 2027

Untuk Jembatan Anduriang, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran pembangunan sebesar Rp47 miliar.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat mempercepat pemulihan infrastruktur Sumatera Barat pascabencana.

Andre menyampaikan kabar tersebut saat berada di lokasi Jembatan Anduriang bersama Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi.

Baca juga: Pemprov Sumbar Bangun Screenhouse Cabai di Agam, Petani Milenial Dapat Bantuan Rp472 Juta

"Kita hari ini datang ke sini ingin menyampaikan kabar gembira kepada masyarakat di Anduriang. Pemerintah pusat, pemerintah Presiden Prabowo, sudah menyiapkan anggaran untuk Jembatan Anduriang ini sebesar Rp47 miliar," kata Andre.

Ia mengatakan proses lelang pembangunan jembatan tersebut ditargetkan dimulai pada Januari 2027.

Jika berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik jembatan ditargetkan mulai dilaksanakan pada akhir Februari 2027.

"Insya Allah Januari 2027 akan segera dilelang dan insya Allah di akhir Februari 2027 jembatannya akan dilaksanakan pembangunan," ujarnya.

Kepala BPJN Sumatera Barat Elsa Putra Friandi menjelaskan jembatan baru tersebut akan memiliki panjang 140 meter.

Baca juga: Kronologi WNA India Ditangkap di Solok, Polisi Ungkap Cara Pelaku Jalankan Bisnis Emas Ilegal

Konstruksi yang digunakan berupa jembatan baja rangka dengan dua bentang.

Masing-masing bentang memiliki panjang sekitar 70 meter.

"Untuk panjang jembatannya 140 meter. Itu jembatan baja yang akan dibangun, bentuknya jembatan rangka baja. Ada dua bentang, masing-masing 70 meter," kata Elsa. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.