TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak kebakaran di RT 48 dan RT 49, Kelurahan Baru Ilir, Kota Balikpapan.
Bantuan disalurkan melalui posko kebakaran dengan melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) serta Kelurahan Tangguh Bencana (KATANA) Baru Ilir.
Bantuan tersebut diberikan sesuai kebutuhan warga terdampak, mulai dari bahan pangan untuk mendukung operasional dapur umum, perlengkapan tidur hingga perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban kebakaran.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk respons tanggap darurat perusahaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setelah musibah kebakaran.
“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga RT 48 dan RT 49 Kelurahan Baru Ilir. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak sekaligus memberikan dukungan agar para korban dapat segera bangkit dan melalui masa pemulihan dengan baik,” ujar Dodi, Sabtu (22/8/2026).
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Melanda Kawasan Belakang SMA Katolik WR Soepratman Samarinda
Kebakaran yang melanda kawasan permukiman tersebut mengakibatkan 11 unit rumah mengalami kerusakan berat.
Sebanyak 19 kepala keluarga atau 47 jiwa kehilangan tempat tinggal dan untuk sementara menempati tenda pengungsian.
Selain itu, sebanyak tujuh unit rumah mengalami kerusakan ringan. Sebanyak 14 KK atau 29 jiwa yang terdampak kerusakan ringan sementara tinggal di rumah kerabat maupun warga sekitar.
Penyaluran bantuan turut didukung KATANA Baru Ilir yang merupakan kelompok masyarakat yang berperan dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.
Perwakilan KATANA Baru Ilir, Muhammad Yusup, mengapresiasi langkah cepat Pertamina dalam membantu warga terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang saat ini masih berada di tenda pengungsian maupun tinggal sementara di rumah kerabat dan warga sekitar,” ungkap Yusup.
Salah seorang warga terdampak, Kariman, juga menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Pertamina. Setelah kebakaran, banyak barang dan kebutuhan kami yang ikut hilang. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kami dan keluarga,” tuturnya.
Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan menyebut respons tanggap darurat tersebut merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam mendukung ketangguhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Kolaborasi bersama pemerintah kelurahan, kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan setempat diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan warga pascabencana.
Baca juga: 13 Rumah Hangus di Jalan Dahor Balikpapan, 71 Warga Terdampak Kebakaran, Warga Bertahan di Tenda
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial melalui perlindungan dan penguatan ketahanan masyarakat dalam menghadapi kondisi kedaruratan.
Pertamina berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga kebutuhan warga selama masa tanggap darurat dapat terpenuhi dan proses pemulihan pascakebakaran berjalan dengan baik. (*)