TRIBUNNEWS.COM - Masih bingung mau melanjutkan pendidikan ke mana setelah lulus SMA? Selain mencari jurusan yang sesuai minat, prospek pekerjaan juga kerap menjadi pertimbangan siswa saat menentukan pilihan.
Bagi siswa yang punya target berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN), sekolah kedinasan bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan.
Pendidikan di sekolah kedinasan tidak hanya menawarkan bidang studi yang beragam, tetapi juga membuka peluang untuk melanjutkan karier di instansi pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Kabar terbarunya, pemerintah menyiapkan 4.770 kebutuhan CPNS melalui sekolah kedinasan pada 2026. Jumlah tersebut tersebar di sejumlah sekolah kedinasan yang berada di bawah berbagai kementerian dan lembaga.
Menariknya, pilihan sekolah kedinasan kini juga semakin beragam. Pada 2026, terdapat sekolah kedinasan baru yang turut membuka penerimaan, sehingga siswa memiliki lebih banyak pilihan bidang untuk dipertimbangkan setelah lulus SMA.
Pemerintah menyiapkan 4.770 formasi CPNS melalui jalur sekolah kedinasan pada 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang menyediakan 3.257 formasi.
Pengumuman pembukaan seleksi peserta didik direncanakan berlangsung pada Agustus 2026.
Setelah diumumkan, proses pendaftaran dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Calon peserta juga perlu mempersiapkan diri sejak awal. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) ditargetkan berlangsung pada September 2026 dengan tiga materi utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Setelah melewati SKD, peserta akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan yang ketentuan dan jadwalnya disesuaikan oleh masing-masing sekolah kedinasan. Karena itu, calon peserta perlu mengikuti informasi resmi dari sekolah yang dituju agar tidak melewatkan setiap tahapan seleksi.
Baca juga: Statistik Pendaftar Sekolah Kedinasan 2026 per 21 Agustus, IPDN Terbanyak
Sebanyak sembilan instansi pemerintah membuka formasi sekolah kedinasan pada 2026. Pilihannya cukup beragam, mulai dari pemerintahan, keuangan, statistik, hingga transportasi dan meteorologi.
Berikut daftar sekolah kedinasan beserta formasi yang tersedia:
Jika dijumlahkan, seluruh formasi tersebut mencapai 4.770 kebutuhan CPNS untuk sekolah kedinasan tahun 2026.
Dengan pilihan bidang yang beragam, siswa dapat mempertimbangkan sekolah kedinasan sesuai minat dan bidang yang ingin dipelajari setelah lulus SMA.
Sekolah kedinasan tidak hanya menawarkan satu jenis bidang pendidikan.
Program yang tersedia mengikuti kebutuhan kementerian atau lembaga yang menaunginya, mulai dari keuangan negara, pemerintahan, statistik, transportasi, meteorologi dan geofisika, hingga siber, persandian, dan intelijen.
Jenjang pendidikannya pun beragam, dengan banyak program tersedia pada jenjang diploma hingga sarjana terapan.
Keberagaman tersebut bisa menjadi pertimbangan siswa sebelum menentukan pilihan. Jadi, jangan hanya melihat sekolah kedinasan dari peluang menjadi ASN, tetapi kenali juga bidang yang akan dipelajari dan sesuaikan dengan minat serta kemampuan.
Menariknya, pilihan sekolah kedinasan pada 2026 juga bertambah dengan hadirnya Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) dan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas).
Keduanya terbilang baru dalam seleksi tahun ini sebagai bagian dari penyesuaian setelah perubahan struktur kementerian.
Kehadiran dua pilihan tersebut semakin memperluas bidang yang bisa dipertimbangkan siswa. Jadi, sebelum menentukan sekolah kedinasan yang dituju, pastikan kamu sudah mengenali bidang pendidikan dan program studi yang ditawarkan.
Bagi siswa yang tertarik mengikuti seleksi sekolah kedinasan 2026, persiapan sebaiknya tidak menunggu sampai pendaftaran dibuka.
Selain memantau informasi resmi mengenai jadwal dan persyaratan, calon peserta bisa mulai mengenali tahapan seleksi dan rutin berlatih menghadapi tes.
Persiapan juga bukan hanya soal kemampuan mengerjakan soal. Siswa perlu membangun kedisiplinan, menjaga integritas, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Dukungan orang tua pun dapat menjadi penyemangat selama siswa menjalani proses persiapan.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak awal, siswa dapat menghadapi seleksi sekolah kedinasan dengan lebih matang dan memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. (*)