Pengungsi Gempa NTT di Nagekeo Baru Dapat Selimut dan Tikar, Sehari Sebelum Kunjungan Prabowo
Glery Lazuardi August 22, 2026 12:23 PM

TRIBUNNEWS.COM - Ratusan pengungsi gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, yang menempati tenda pengungsian di Lapangan Berdikari, Kota Mbay, baru menerima selimut dan tikar pada Jumat (21/8/2026) malam, sehari sebelum kunjungan Presiden Prabowo Subianto.

Selain bantuan selimut dan tikar, sebanyak 28 tenda darurat bertuliskan BNPB juga terlihat didirikan di lokasi pengungsian. Sebelumnya, hanya terdapat lima tenda darurat yang dibangun TNI AD untuk menampung ratusan warga, mulai dari bayi hingga lanjut usia.

Selama lima hari pertama mengungsi, sebagian warga tidur menggunakan selimut dan tikar seadanya yang dibawa dari rumah. Sebagian lainnya bahkan tidur tanpa selimut.

"Kalau selimut dan tikar dapat baru malam ini, sebelumnya hanya makanan dan minuman dari relawan, kalau bantuan selimut itu pertama untuk bayi balita, kalau kami yang dewasa baru malam ini," ujar Ferdinanda Dian, pengungsi asal Desa Marpokot, Jumat (21/8/2026) malam.

Hal senada disampaikan Rovina Nena, warga Desa Marpokot. Ia mengatakan selama lima hari mengungsi belum menerima selimut.

"Selama lima hari kemarin belum pernah dapat selimut, malam ini baru dapat selimut, malam sudah tidak kedinginan lagi," tambah Rovina.

Para pengungsi berharap gempa susulan segera berakhir sehingga mereka dapat kembali ke rumah masing-masing.

Baca juga: Prabowo Dijadwalkan Tinjau Dampak Gempa di Nagekeo Selama 2 Jam 40 Menit

Prabowo Dijadwalkan Tinjau Pengungsi dan RSUD Aeramo

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (22/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau penanganan tanggap darurat gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, kondisi pengungsi di Lapangan Berdikari, serta pelayanan kesehatan di RSUD Aeramo.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, membenarkan rencana kunjungan tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (21/8/2026) malam. Gonzalo juga merupakan Ketua Satgas Penanganan Bencana Kabupaten Nagekeo.

"Bapak Presiden di Nagekeo itu selain di Lapangan Berdikari, beliau juga ke RSUD Aeramo lalu ada cadangan kunjungan kalau waktu memungkinkan dia mau ke posko utama, beliau diperkirakan berada di Nagekeo sekitar 2 jam 40 menit," jelas Wabup Gonzalo.

Di Lapangan Berdikari, Presiden Prabowo dijadwalkan berinteraksi dengan pengungsi serta menyerahkan bantuan secara simbolis. Penyerahan uang duka kepada ahli waris korban meninggal dunia juga dijadwalkan dalam kunjungan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Nagekeo telah menyiapkan data kerusakan dan kebutuhan pascabencana untuk disampaikan kepada Presiden.

Data tersebut mencakup kerusakan rumah warga, fasilitas umum, perkantoran, fasilitas pendidikan dan kesehatan, jalan dan jembatan, kebutuhan pengungsi, hingga lahan pertanian.

"Besok kita rencana serahkan laporan bencana alam di Kabupaten Nagekeo kepada Presiden, sudah kita siapkan," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.