Resep Blooming Onion Crispy yang Mekar Sempurna
Mabruri Pudyas Salim August 22, 2026 04:00 PM

Liputan6.com, Jakarta Resep Blooming Onion selalu menarik perhatian karena tampilannya yang dramatis, di mana satu bawang bombay utuh dipotong hingga merekah seperti kelopak bunga, lalu digoreng keemasan sampai renyah. Camilan ini terkenal sebagai hidangan pembuka bergaya restoran, tetapi sebenarnya bisa dibuat di dapur rumah hanya dengan bahan sederhana dan sedikit kesabaran saat memotong.

Hidangan ini melambung berkat sebuah jaringan restoran steik. Dilansir dari Outback Steakhouse, Bloomin' Onion diciptakan pada 1988 oleh salah satu pendirinya, Tim Gannon, dan sejak itu menjadi ikon menu pembuka mereka. Meski begitu, jejak versi gorengnya bisa ditelusuri lebih jauh. Mengutip MEL Magazine, cikal bakal bawang mekar goreng ini muncul di sebuah restoran di New Orleans jauh sebelum akhirnya dipopulerkan secara nasional.

Tim Gannon, sang pencipta, dikutip dari outbacktim.com menyatakan, "Bloomin' Onion berasal dari hiasan khas Jepang dan adonan Cajun." Perpaduan itulah yang membuat teksturnya garing di luar dengan bawang yang tetap manis dan lembut di dalam, sebuah karakter yang kini banyak ditiru di dapur rumahan.

Sekilas tentang Blooming Onion

Resep Blooming Onion Crispy yang Mekar Sempurna. Foto: National Onion Association
Resep Blooming Onion Crispy yang Mekar Sempurna. Foto: National Onion Association

Blooming onion dikenal juga dengan sebutan onion blossom atau onion flower. Hidangan ini memakai satu bawang bombay besar yang dipotong menjadi belasan kelopak tanpa memutus bagian akar, sehingga ketika direnggangkan bentuknya menyerupai bunga mekar. Inilah pembeda utamanya dari onion ring yang mengiris bawang menjadi cincin-cincin terpisah; pada blooming onion, bawang tetap utuh dan digoreng sekaligus, lalu disajikan dengan saus cocolan di tengahnya.

Sebagaimana dilaporkan Mashed, gerai aslinya kini tak lagi memotong bawang dengan tangan melainkan memakai mesin khusus, dan larutan pencelupnya cukup memakai air biasa alih-alih susu. Daya tarik lain blooming onion terletak pada bumbu tepungnya yang kaya rempah. Tim Gannon, dikutip dari Business Development Board of Palm Beach County, menyatakan, "Ada sesuatu yang dibutuhkan Amerika, yaitu cita rasa dan rempah yang berani." Di balik penampilannya yang menggoda, bawang bombay pun menyimpan nilai gizi; berbagai ulasan manfaat bawang bombay untuk kesehatan menyoroti kandungan antioksidan dan senyawa antiperadangannya.

Info Resep Ringkas

Ilustrasi bawang bombai. (Photo by Couleur on Pixabay)
Ilustrasi bawang bombai. (Photo by Couleur on Pixabay)

Bahan utama:

  • 1 buah bawang bombay besar (sekitar 350-400 gram)
  • Minyak goreng secukupnya untuk deep fry (sekitar 1 liter)

Tepung bumbu kering:

  • 150 gram tepung terigu serbaguna
  • 2 sdm tepung maizena
  • 1 sdt paprika bubuk
  • 1 sdt bawang putih bubuk
  • 1/2 sdt cabai bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt baking powder

Adonan basah:

  • 2 butir telur
  • 200 ml susu cair (bisa diganti air es)

Saus cocolan:

  • 4 sdm mayones
  • 2 sdm saus tomat
  • 1 sdm saus sambal
  • 1/2 sdt paprika bubuk
  • 1/4 sdt bawang putih bubuk
  • Sejumput merica

Ingin lebih praktis? Campuran tepung kering bisa diganti dengan racikan tepung bumbu serbaguna. Kombinasi tepung terigu, tepung beras, dan maizena juga dikenal sebagai campuran tepung agar gorengan renyah tahan lama. Untuk cocolan, gunakan mayones ala rumahan, pilih saus serbaguna favorit, atau racik saus cocolan bergaya barbeque sesuai selera.

Cara Membuat Blooming Onion

Resep Blooming Onion Crispy yang Mekar Sempurna. Foto: AI Generated
Resep Blooming Onion Crispy yang Mekar Sempurna. Foto: AI Generated
  1. Potong bagian ujung batang bawang bombay sekitar 1,5 cm, lalu kupas kulit luarnya. Sisakan bagian akar tetap utuh agar kelopak tidak berhamburan.
  2. Letakkan bawang dengan posisi akar menghadap ke atas. Tancapkan pisau tajam sekitar 1 cm dari akar, lalu potong lurus ke bawah menjadi empat bagian tanpa memutus akar.
  3. Bagi tiap bagian lagi hingga terbentuk 16 irisan, tetap sisakan akar sebagai penyangga.
  4. Balik bawang, lalu renggangkan tiap kelopak perlahan hingga mekar seperti bunga. Rendam dalam air es 15-30 menit agar kelopak makin membuka.
  5. Campur seluruh bahan tepung bumbu kering di satu wadah. Di wadah lain, kocok telur bersama susu cair hingga rata.
  6. Tiriskan bawang lalu keringkan dengan tisu dapur. Taburi tepung kering ke seluruh sela kelopak sambil digoyang agar merata.
  7. Celupkan bawang ke adonan telur hingga cairan masuk ke sela kelopak, lalu angkat dan tiriskan kelebihannya.
  8. Balur kembali ke tepung kering untuk lapisan kedua, lalu kibaskan sisa tepung agar kelopak tidak menggumpal.
  9. Panaskan minyak dalam wajan cekung hingga sekitar 170-175 derajat Celsius. Masukkan bawang dengan posisi akar menghadap atas.
  10. Goreng 6-8 menit hingga keemasan dan renyah, sesekali siram minyak ke bagian tengah agar matang merata.
  11. Angkat, balik posisi akar ke bawah, lalu tiriskan di atas rak kawat supaya bagian bawah tidak lembap.
  12. Campur semua bahan saus cocolan, lalu sajikan blooming onion selagi hangat dengan saus di tengahnya.

Tips agar Hasil Maksimal

Ilustrasi bawang bombai. Photo by Freepik
Ilustrasi bawang bombai. Photo by Freepik
  • Pilih bawang bombay besar dan manis. Merujuk CopyKat, bawang bombay manis seperti Vidalia memberi rasa terbaik, sementara tambahan tepung maizena membuat lapisan lebih ringan dan renyah. Ukuran yang besar juga membuat kelopak mekar lebih dramatis.
  • Jangan memotong sampai memutus akar. Ini kesalahan yang paling sering membuat kelopak berhamburan saat digoreng. Penulis resep The Kitchn, dikutip dari The Kitchn, menegaskan, "Tip nomor satu saya adalah memastikan akar bawang tetap utuh."
  • Jaga bawang tetap dingin dan kering. Foodie Savory, dikutip dari Foodie Savory, menyebut, "Bawang yang dingin lebih baik mempertahankan bentuknya saat digoreng." Rendam sebentar dalam air es agar hasilnya makin renyah, lalu tepuk kering sebelum dibalur. Mengacu pada Miss in the Kitchen, mendinginkan bawang di freezer sekitar 30 menit juga membantu adonan menempel dan tidak rontok saat digoreng.
  • Kibaskan sisa lapisan di tiap tahap. Don't Go Bacon My Heart, dikutip dari Don't Go Bacon My Heart, menyarankan, "Setelah tiap pelapisan, pastikan Anda mengibaskan sisa tepung atau telur," supaya kelopak tidak lengket dan menggumpal.
  • Kontrol suhu minyak dan jangan menjejalkan wajan. Jaga suhu minyak ideal di kisaran 170-175 derajat Celsius; bila terlalu dingin, tepung akan menyerap minyak dan hasilnya lembek. Prinsip jangan memenuhi wajan juga menjaga suhu tetap stabil sepanjang proses menggoreng.

Membuat blooming onion di rumah memang menuntut ketelatenan saat memotong, tetapi hasilnya sepadan: satu bawang bombay menjelma camilan cantik yang renyah dan bikin ketagihan. Sajikan selagi hangat bersama saus cocolan sebagai camilan teman nonton atau suguhan spesial saat berkumpul bersama keluarga.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Blooming Onion

Q: Bawang apa yang paling cocok untuk blooming onion?

A: Pilih bawang bombay berukuran besar dan padat supaya kelopaknya banyak dan mudah direnggangkan. Jenis bawang bombay manis memberi rasa terbaik karena tidak terlalu tajam saat digoreng. Selain enak, bawang bombay juga punya manfaat menurunkan kolesterol berkat kandungan quercetin dan sulfurnya.

Q: Kenapa blooming onion cepat lembek dan tidak renyah?

A: Penyebab paling umum adalah suhu minyak yang kurang panas sehingga tepung justru menyerap minyak. Pastikan minyak stabil di 170-175 derajat Celsius, keringkan bawang sebelum dibalur, dan tiriskan di atas rak kawat, bukan di piring datar. Beberapa trik agar gorengan tidak menyerap minyak juga bisa diterapkan agar teksturnya tahan renyah.

Q: Apakah blooming onion bisa dibuat tanpa banyak minyak?

Bisa. Anda dapat memakai air fryer atau oven dengan menyemprot sedikit minyak pada permukaan yang sudah dibalur tepung. Teksturnya memang sedikit berbeda dari deep fry, tetapi tetap renyah dan lebih ringan, seperti saat membuat onion ring renyah versi hemat minyak.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.