DPRK Sabang Ingin Wisatawan Tak Hanya ke Iboih, Benteng Batere A Disiapkan Jadi Destinasi Baru
Muhammad Hadi August 22, 2026 04:03 PM

 Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - DPRK Sabang mendorong pengembangan Benteng Batere A atau Meteo di Gampong Cot Ba'u sebagai destinasi wisata baru untuk memperluas pilihan kunjungan wisatawan di Kota Sabang.

Wakil Ketua DPRK Sabang, Albina Arrahman, mengatakan pengembangan destinasi baru diperlukan agar aktivitas wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di sejumlah lokasi yang selama ini sudah populer, seperti Iboih.

Menurutnya, Benteng Batere A memiliki kombinasi potensi yang cukup kuat karena menawarkan wisata sejarah sekaligus panorama laut.

"Benteng Meteo atau Benteng Batere A ini salah satu objek wisata yang sebenarnya bisa kita unggulkan. Hari ini wisata di Sabang itu terkait dengan wisata alam dan wisata sejarah masih belum punya ikon yang cukup menjadi perhatian," kata Albina saat menghadiri Festival Budaya Lokal Cot Ba'u, Sabang, Sabtu (22/8/2026).

Albina yang juga Ketua Sabang Heritage Society, menilai kawasan tersebut memiliki peluang untuk menjadi destinasi yang membuat wisatawan tinggal lebih lama di Sabang.

Namun, pengembangannya tidak cukup hanya dengan membuka akses menuju lokasi.

Menurutnya, kawasan perlu dilengkapi sejumlah aktivitas dan fasilitas yang membuat wisatawan memiliki alasan untuk datang, menikmati kawasan, kemudian menghabiskan waktu di lokasi tersebut.

Ia mengusulkan Benteng Batere A dikembangkan dengan konsep terpadu yang menggabungkan wisata sejarah, edukasi, kuliner dan ruang publik.

"Kita coba mengembangkan jadi tempat kuliner, tempat edukasi, dan yang paling penting menjadi public space, sarana masyarakat untuk bermain di sini sore-sore," ujarnya.

Panorama laut 

Dengan konsep tersebut, kawasan benteng tidak hanya menjadi lokasi untuk melihat peninggalan sejarah.

Wisatawan dapat menikmati panorama laut, mempelajari sejarah pertahanan Sabang, menikmati kuliner lokal hingga bersantai bersama keluarga.

Menurut Albina, konsep tersebut juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui usaha kuliner dan aktivitas ekonomi lainnya.

Namun, ia mengingatkan pengembangan kawasan harus dilakukan secara hati-hati.

Benteng Batere A merupakan situs bersejarah sehingga pembangunan fasilitas baru tidak boleh menghilangkan karakter heritage kawasan.

"Tidak hanya bernilai dari segi sejarah, tapi bernilai ke sisi budaya tadi," katanya.

Albina mengatakan pengembangan kawasan juga membutuhkan kolaborasi karena masih terdapat sejumlah persoalan yang harus diselesaikan, termasuk akses dan status lahan.

Pemerintah daerah, DPRK, Lanal Sabang dan pihak terkait lainnya dinilai perlu duduk bersama untuk menentukan konsep pengelolaan kawasan.

Ia berharap jika persoalan tersebut dapat diselesaikan, Benteng Batere A dapat menjadi salah satu destinasi alternatif bagi wisatawan.

Dengan begitu, wisatawan yang datang ke Sabang tidak hanya memiliki pilihan menuju pantai dan Kilometer Nol, tetapi juga dapat menikmati destinasi sejarah dengan panorama laut dari kawasan Cot Ba'u.

Baca juga: Pantai Kasih Jadi Pilihan Warga Nikmati Suasana Pesisir Sabang



 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.