TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nasib tragis dialami oleh seorang pria saat menumpang Ojek Online (Ojol) di kawasan Kecamatan Percut Sei Tuan.
Pria yang belum diketahui identitasnya itu, meninggal usai terjatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya di di Jalan Haji Anif, Desa Sampali, Percut Sei Tuan.
Berdasarkan keterangan pengemudi Ojol, yakni Riki Kasandra, menjelaskan kejadian yang dialami oleh penumpangnya itu terjadi pada Sabtu (22/8/2026) kemarin.
Dimana, awalnya pria berusia 36 tahun itu semula mendapatkan orderan atas nama Ayu dari kawasan Jalan Pancing III, Indra Kasih, Medan Tembung.
"Jemputnya semalam di sekitar Jalan Pancing," ujar Riki, Minggu (23/8/2026).
Diungkapkan Riki, pria yang saat itu dijemput di sebuah warung mengaku ia sempat mengeluhkan jika pria malang itu sedang sakit.
Saat di perjalanan, dirinya mengaku penumpangnya itu sempat muntah diduga karena sakit yang dialaminya.
Setelah melanjutkan perjalanan sesuai dengan orderan, setibanya di seputar Jalan Haji Anif penumpangnya itu tiba-tiba terjatuh dari motor yang ia kemudikan.
"Tiba-tiba oleh ke kiri dia langsung jatuh. Sebelumnya sempat dipeluknya aku kuat kali," ucapnya.
Melihat penumpangnya yang sudah tersungkur di aspal, dirinya mengaku langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Nahas, di saat bersamaan dirinya dan warga lainnya mengetahui jika penumpangnya itu sudah tak lagi bernyawa.
Selanjutnya, warga menghubungi pihak kepolisian untuk membantu mengevakuasi jenazah korban.
Katanya, sebelum polisi tiba di lokasi ia mengetahui istri dari penumpangnya itu datang untuk mengecek kondisi suaminya
"Isterinya menjeri-jerit menangis. Jadi ramai orang nonton," katanya.
Saat dikonfirmasi ke pihak kepolisian terkait kejadian ini, Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Medan.
Dari hasil pemeriksaan, dirinya menjelaskan tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
"Tidak kita temukan tanda-tanda kekerasan. Korban tewas diduga karena sakit dan saat ini jenazah sudah kita serahkan ke keluarga," ujar Ras Maju.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan dari hasil komunikasi dengan pihak keluarga sepakat untuk tidak melakukan autopsi.
Sehingga, karena keluarga sudah menerima dengan kepergian korban, jenazah korban sudah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.
(mns/tribun-medan.com)