Pantas Raditya Dika Mendadak Takedown Podcast Bareng Nagita Slavina, Rasa Empati ke dr Gia? 
Rita Lismini August 23, 2026 02:54 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Podcast Raditya Dika yang menghadirkan Nagita Slavina, dr. Gia Pratama dan Annisa Aziza mendadak hilang dari kanal YouTube Raditya Dika.

Padahal, video berjudul “Bedanya Otak Laki-laki dan Perempuan” itu sebelumnya sempat mencuri perhatian dan telah ditonton hampir satu juta kali.

Tak lama setelah menghilang, kolom komentar di media sosial justru ramai membahas alasan di balik keputusan tersebut.

Podcast Dihapus, Netizen Ramai Berkomentar

Banyak netizen kemudian mengomentari penghapusan podcast Raditya Dika bersama Nagita Slavina. Sejumlah komentar menyoroti kehadiran Nagita hingga menduga adanya permintaan dari pihak brand.

“Dari kasus Pancatera, sampe Radit take down podcast sama Nagita Slavina. Senang sekali rasanya budaya cancel culture kita terus meningkat,” tulis seorang netizen.

“Aku pendengar setia podcast Radit. Kaget bisa-bisanya ngundang orang ini. Apa beneran live in their own bubbles? Nggak paham kah kalau mereka sekeluarga ini musuh sebagian besar rakyat?” tulis netizen lainnya.

Ada pula netizen yang mengaku masih mencari tahu alasan podcast tersebut dihapus.

“Masih nyari jawaban alasan video YouTube Podcast Raditya Dika, Dr. Gia, Anisa Azizah dan Nagita Slavina di-take down dari YouTube Raditya Dika,” tulis seorang netizen.

Sementara itu, dugaan bahwa penghapusan video berkaitan dengan permintaan brand juga muncul di kolom komentar.

“Karena 90 persen hate komen, brand-nya yang minta di-take down,” tulis seorang netizen.

Komentar serupa disampaikan netizen lainnya.

“Enggak ada yang aneh, mereka enggak bahas politik atau apa pun, tapi orang-orang enggak suka karena ada NS di situ. Kayaknya brand-nya minta takedown,” tulisnya.

Netizen lain bahkan menyambut penghapusan podcast tersebut.

“Yok bisa yok!! Terus jangan kasih panggung artis-artis bermasalah. Kebiasaan di Indo yang ada masalah malah diundang sana sini,” tulis seorang netizen.

“Woh, yang di Radit di-takedown ya? Baguslah,” tulis netizen lainnya.

Ada pula yang mengaitkan penghapusan podcast dengan kekuatan penonton dalam memberikan tekanan melalui media sosial.

“Mereka mulai sadar kalau kita sebagai penonton konten-konten mereka punya andil. Maka dari itu gerakan cancel culture enggak akan sia-sia,” tulis seorang netizen.

“Dan buat NS juga tahu bahwasanya ada masyarakat yang pintar yang menolak mentah-mentah pertunjukan jenis apa pun yang disajikan oleh mereka,” tulis netizen lainnya.

TikToker Maya Soroti Podcast Raditya Dika

TikToker Maya kemudian ikut membahas penghapusan podcast tersebut.

Dalam videonya, Maya menyoroti ramainya komentar negatif yang muncul setelah podcast Raditya Dika bersama Nagita Slavina tayang.

Menurut Maya, pembahasan mengenai tumbuh kembang anak dalam podcast tersebut turut menjadi sorotan.

Sejumlah netizen, kata Maya, menilai pembahasan itu kurang empati karena dilakukan di hadapan orang yang tengah berjuang mendapatkan keturunan.

"Katanya podcast itu kayak kurang empati karena membahas soal tumbuh karena di depan pejuang garis dua," ujar Maya dikutip TribunBengkulu.com, Jumat (21/8/2026). 

Maya juga menyoroti banyaknya komentar yang mempertanyakan keputusan Raditya Dika mengundang Nagita Slavina.

“Intinya komen yang ada di sana banyakan komen bernada negatif,” kata Maya.

Diduga Brand Minta Podcast Ditakedown

Ramainya komentar negatif kemudian memunculkan dugaan lain di kalangan netizen.

Maya mengatakan, ada yang menduga penghapusan podcast dilakukan atas permintaan brand yang terlibat dalam konten tersebut.

“Dan banyak juga yang bilang sepertinya brand-nya yang minta di-take down videonya,” ujar Maya.

Meski begitu, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Raditya Dika maupun pihak brand mengenai alasan podcast tersebut dihapus.

Maya Singgung Perubahan Respons Publik terhadap Nagita

Maya kemudian menyoroti perubahan respons publik terhadap Nagita Slavina.

Menurutnya, Nagita yang sebelumnya begitu populer dan banyak dipuja kini menghadapi kondisi berbeda. Ia menyebut sebagian masyarakat justru mulai memberikan kritik hingga menolak kehadiran Nagita dalam sejumlah konten.

“Terus beberapa tahun kemudian semuanya berbalik. Semuanya benar-benar berbalik. Banyak banget yang akhirnya jadi haters-nya dia,” kata Maya.

Maya kemudian mengaitkan perubahan sikap publik tersebut dengan keterlibatan keluarga Nagita Slavina dalam dunia politik.

“Semua itu bermula dari dia dan keluarganya yang masuk ke dunia politik, nyemplung, abis-abisan,” ujarnya.

Ia menilai keterlibatan tersebut, ditambah berbagai isu yang kemudian dikaitkan dengan keluarga Nagita, membuat sebagian masyarakat mengubah pandangan terhadap sosok yang sebelumnya begitu populer.

Bagi Maya, perubahan tersebut menjadi gambaran bahwa popularitas seseorang tidak selalu bertahan.

“Jadi enggak ada yang kekal ya dalam hidup ini, apalagi popularitas dan lain-lain,” tuturnya.

Sementara itu, alasan sebenarnya podcast Raditya Dika bersama Nagita Slavina, dr. Gia Pratama dan Annisa Aziza dihapus masih belum diketahui.

Raditya Dika maupun Nagita Slavina juga belum memberikan klarifikasi resmi mengenai penghapusan video tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.