Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Dua warga Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, korban kecelakaan beruntun di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026) malam, telah dimakamkan di kampung halaman.
Baca juga: Pemprov Lampung Siapkan 2 Operasi Udara Atasi Karhutla di TNWK
Kepala Desa Tanjung Kerta, Jamauddin, mengatakan jenazah kedua korban tiba di desa pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Setibanya di rumah duka, kedua jenazah langsung disalatkan dan dimakamkan secara bersamaan.
"Alhamdulillah sampainya jam 8 semalam, langsung dimakamkan," kata Jamauddin saat dikonfirmasi Tribun Lampung, Minggu (23/8/2026).
Jamauddin mengatakan, proses pemakaman dihadiri banyak warga Desa Tanjung Kerta.
"Ya alhamdulillah dari salat jenazah bareng, langsung pemakaman bareng," ujarnya.
Antusiasme warga juga terlihat saat prosesi salat jenazah.
"Alhamdulillah antusias masyarakat ramai yang ikut menyolatkan," katanya.
Sebelumnya, kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jumat malam.
Dalam kecelakaan tersebut, dua warga Desa Tanjung Kerta meninggal dunia.
Kedua korban yakni Mulyadi, sopir kendaraan, dan Melia, seorang penumpang.
Keduanya tercatat sebagai warga Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.
Mulyadi dan Melia merupakan bagian dari keluarga yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Bandung untuk mengantar salah satu anggota keluarga yang hendak melanjutkan kuliah.
Jamauddin sebelumnya mengatakan, keluarga tersebut sempat menyelesaikan sejumlah keperluan di Bandung sebelum memutuskan kembali ke kampung halaman.
Namun, dalam perjalanan pulang, kendaraan yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan di kawasan Puncak Ciloto.
Pada Minggu malam, keluarga dan warga berencana menggelar takziah untuk mendoakan kedua korban sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)