Tulisan gluten free atau bebas gluten kini mudah ditemukan pada berbagai produk makanan, termasuk snack. Tapi, snack gluten free itu sebenarnya seperti apa? Apakah produk dengan label tersebut otomatis lebih sehat?
Gluten merupakan kelompok protein yang secara alami terdapat pada beberapa jenis serealia, seperti gandum, barley, dan rye. Sementara gluten free digunakan untuk menunjukkan bahwa sebuah produk memenuhi ketentuan tertentu terkait kandungan gluten.
Di Amerika Serikat, U.S. Food and Drug Administration (FDA) menetapkan produk dengan klaim gluten-free memiliki kandungan gluten kurang dari 20 bagian per juta atau parts per million (ppm). Standar tersebut berlaku di Amerika Serikat, sehingga konsumen Indonesia tetap perlu mengacu pada informasi resmi pada kemasan dan ketentuan pangan yang berlaku di dalam negeri.
Gluten Free Artinya Apa?
Lantas, gluten free artinya apa? Mengutip Celiac Disease Foundation, gluten merupakan kelompok protein yang terdapat pada gandum, barley, rye, serta makanan yang menggunakan bahan-bahan tersebut.
Sementara itu, makanan yang secara alami tidak mengandung gluten dapat berasal dari berbagai bahan pangan. FDA juga menjelaskan bahwa makanan yang secara alami tidak mengandung gluten dapat menggunakan klaim gluten-free selama memenuhi persyaratan yang berlaku.
Di Indonesia, BPOM menyebut label pangan olahan harus memuat keterangan yang benar, tidak menyesatkan, dan menggambarkan kondisi produk yang sebenarnya. BPOM juga mencantumkan gandum, rye, barley, oats, spelt, dan strain hibridanya sebagai kelompok bahan yang perlu diperhatikan dalam keterangan alergen.
Karena itu, tulisan gluten free sebaiknya tidak menjadi satu-satunya informasi yang dilihat saat memilih makanan.
Contoh Snack Gluten Free, Ada Ubi Madu
Tidak ada bentuk khusus yang membuat sebuah makanan disebut gluten free. Snack dengan klaim tersebut bisa hadir dalam berbagai bentuk, termasuk keripik yang dibuat dari bahan selain serealia sumber gluten.
Salah satu bahan yang bisa digunakan adalah ubi. Secara alami, ubi tidak termasuk kelompok serealia yang menjadi sumber gluten seperti gandum, rye, dan barley. Karena itu, ubi dapat menjadi salah satu bahan dasar yang diolah menjadi makanan ringan.
Salah satu contohnya adalah Kusuka Ubi Madu. Berdasarkan informasi resmi Kusuka, produk ini merupakan keripik ubi madu yang mencantumkan klaim bebas gluten pada informasi produknya.
Ubi madu menjadi contoh bahan pangan yang dapat diolah menjadi snack dengan klaim bebas gluten. Namun, bukan berarti setiap makanan yang menggunakan ubi sebagai bahan utama otomatis bebas gluten.
Ketika sudah diolah menjadi produk makanan kemasan, konsumen tetap perlu memperhatikan bahan-bahan yang digunakan, proses pengolahan, serta klaim dan informasi yang tercantum pada kemasan.
Dengan begitu, Kusuka Ubi Madu bisa menjadi contoh snack berbahan ubi yang mencantumkan klaim bebas gluten, sekaligus menunjukkan bahwa klaim pada kemasan tetap perlu dibaca bersama informasi produk lainnya.
Cara Membaca Informasi pada Kemasan Snack
Saat memilih camilan gluten free, jangan hanya melihat tulisan gluten free di bagian depan kemasan. Cek juga beberapa bagian berikut.
1. Klaim pada Kemasan
BPOM menyebut informasi pada label pangan olahan harus benar, tidak menyesatkan, dan sesuai dengan kondisi produk. Jadi, perhatikan klaim gluten free bersama informasi lainnya.
2. Daftar Komposisi
Cek bahan yang digunakan dalam snack. Celiac Disease Foundation menyarankan untuk memperhatikan bahan yang berasal dari gandum, barley, rye, maupun turunannya.
3. Informasi Nilai Gizi
Gluten free tidak menggambarkan seluruh kandungan gizi produk. Lihat juga energi, lemak, protein, karbohidrat, gula, dan zat gizi lainnya pada Informasi Nilai Gizi.
4. Keterangan Alergen
Keterangan alergen juga penting, terutama bagi orang yang perlu menghindari bahan tertentu. BPOM memasukkan serealia yang mengandung gluten sebagai kelompok bahan alergen yang perlu diperhatikan dalam informasi pangan olahan.
Gluten Free Bukan Berarti Otomatis Lebih Sehat
Label gluten free tidak otomatis membuat sebuah snack lebih sehat. Kandungan lain tetap perlu diperhatikan, termasuk komposisi dan nilai gizinya.
Bagi orang yang memang perlu menghindari gluten, label tersebut dapat menjadi informasi penting. Sementara bagi masyarakat umum, gluten free tidak perlu dijadikan satu-satunya patokan ketika memilih makanan.
Siapa yang Perlu Memperhatikan Label Gluten Free?
Tidak semua orang perlu menghindari gluten. Namun, orang dengan penyakit celiac perlu menghindarinya sehingga harus lebih teliti dalam memilih makanan.
Bagi konsumen lainnya, label gluten free bisa menjadi salah satu informasi saat memilih produk sesuai kebutuhan masing-masing.
Jadi, saat menemukan snack gluten free, termasuk produk berbahan ubi seperti Kusuka Ubi Madu, jangan hanya melihat klaim di bagian depan. Luangkan waktu untuk membaca komposisi, Informasi Nilai Gizi, keterangan alergen, dan informasi resmi lainnya pada kemasan.
Untuk kebutuhan diet khusus, informasi pada kemasan juga sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dan arahan tenaga kesehatan bila diperlukan.





