Belakangan ini, ube () sedang ramai dibicarakan sebagai tren kuliner di media sosial. Olahan makanan hingga makanan berbahan dasar ube banyak diburu oleh pencinta kuliner, terutama dari kalangan Gen-Z.
Karena warna ungunya yang mirip seperti ubi jalar ungu, publik mulai membanding-bandingkan keduanya, salah satunya dari segi kandungan dan gizi.
Ubi rambat ini memiliki kandungan menarik, yakni beta karoten dan vitamin A yang bermanfaat untuk kesehatan reproduksi.
Menyoal hal tersebut, apakah ube juga memiliki kandungan dan manfaat yang sama untuk menjaga kesehatan reproduksi seperti ubi jalar?
Praktisi kesehatan, dr Arini Astasari Widodo, SpDVE menegaskan, ube () dan ubi jalar () adalah jenis tanaman yang berbeda, meski secara penampilan memiliki kemiripan. Oleh karena itu, kandungan keduanya juga memiliki perbedaan.
Meski tidak secara signifikan dapat mengobati permasalahan reproduksi, dr Arini menjelaskan, ube memiliki manfaat bagi hormon, salah satunya dalam mengurangi gejala menopause.
"Menariknya, memang pernah diteliti pada perempuan menopause. Sebuah randomized controlled trial kecil menemukan perbaikan gejala menopause setelah pemberian ekstrak ," ujar dr Arini kepada detikcom, Kamis (20/8/2026).
Selain pernah diujikan pada perempuan menopause, dr Arini juga mengatakan, efek atau ube sudah pernah diteliti terhadap perempuan postmenopause.
"Hasilnya menunjukkan perubahan beberapa parameter hormon," jelasnya.
Meskipun demikian, menurut dr Arini saat ini belum ada hasil uji klinis yang membuktikan efek spesifik lainnya dari konsumsi ube bagi kesehatan reproduksi. Sehingga, ia menyarankan untuk berkonsultasi kepada ahli jika ada permasalahan yang lebih serius.
"Silakan dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat karena mengandung serat dan berbagai fitonutrien, tetapi jangan mengharapkan efek spesifik seperti 'makan ube untuk memutihkan vagina' atau 'mengatasi '," seru dr Arini.
Sebagai catatan, manfaat hormonal bisa didapatkan secara optimal jika ube dikonsumsi dalam bentuk utuh dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.
Olahan ube viral yang sudah dicampur dengan banyak gula, mentega, atau krimer (seperti pada dessert dan minuman manis) justru dapat merusak profil nutrisinya dan memicu peradangan.





