Tanpa Bobotoh di Stadion, Persib Bandung Tetap Yakin Tembus Fase Grup ACL 2
Erwin Snaz August 23, 2026 08:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Persib Bandung menatap laga play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026 melawan Manila Digger di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026). Winger Saddil Ramdani menyatakan keyakinannya menghadapi duel penentuan ini.

Laga digelar di wilayah Bandung, namun bukan di kandang utama Persib karena Stadion GBLA masih dalam tahap akhir renovasi.

Selain itu, pertandingan berlangsung tanpa kehadiran penonton imbas sanksi AFC. Meski begitu, kesiapan tim disebut tetap terjaga.

Optimisme Menatap Manila Digger

Saddil Ramdani, pemain Persib Bandung. (Dok. ileague.id)
Saddil Ramdani, pemain Persib Bandung. (Dok. ileague.id)

Keuntungan tampil di wilayah sendiri dinilai menambah dorongan untuk mengamankan kemenangan dan membuka jalan menuju fase berikutnya.

"Ya, kami harus selalu optimistis untuk memenangkan pertandingan agar bisa lolos ke fase berikutnya," kata Saddil Ramdani.

Saddil menilai kondisi skuad berada dalam tren positif dan menyerahkan komposisi terbaik kepada pelatih untuk setiap pertandingan.

"Melihat kekuatan musim ini, sangat bagus semua. Semua itu yang menentukan adalah pelatih, mana yang terbaik untuk tim ini di setiap pertandingan nanti," kata Saddil.

Tanpa Bobotoh di Tribune

Persib harus bertanding tanpa dukungan langsung Bobotoh dari tribune. Menurut Saddil, fokus tim tidak berubah: mengamankan poin dan menjalankan instruksi pelatih.

"Tidak ada masalah tanpa penonton, kami harus selalu siap. Yang penting adalah kami bisa mengamankan poin, percaya pada proses yang diberikan pelatih untuk tim ini, serta memaksimalkannya dengan kerja keras," ucap Saddil.

Pemain berusia 27 tahun dengan nomor punggung 67 itu menegaskan seluruh rekan setim siap memberikan kontribusi maksimal.

Empat Kompetisi, Kesiapan Fisik dan Mental

Mantan pemain Sabah FC tersebut menyadari tantangan musim ini tidak ringan karena Persib akan bersaing di empat kompetisi, sehingga kesiapan fisik dan mental menjadi krusial.

"Yang terpenting, kami semua selalu siap memberikan yang terbaik musim ini," tegas Saddil.

"Targetnya tetap sama, kami menginginkan trofi. Tapi, kami harus bekerja lebih keras lagi untuk menatap kompetisi karena jumlahnya cukup banyak, ada empat kompetisi."

"Saya berharap kami semua tetap sehat, baik secara mental maupun fisik karena akan menjalani empat kompetisi," imbuh Saddil.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.