Viral Kabar Ilyas Hilang Seusai Peringatan Damai Aceh, Haji Uma Datang ke Desa Rheu Cari Kepastian
Muhammad Hadi August 23, 2026 09:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma, mendatangi Desa Rheu, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (23/8/2026), untuk memastikan keberadaan seorang warga bernama Ilyas Ishak (64) yang sebelumnya dikabarkan hilang dan menjadi perhatian di media sosial.

Kedatangan Haji Uma ke Desa Rheu dilakukan setelah dirinya menerima sejumlah pesan dari masyarakat yang meminta perhatian terkait keberadaan Ilyas.

Informasi mengenai warga tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan setelah muncul berbagai kabar yang belum terkonfirmasi.

Setibanya di Desa Rheu, Haji Uma diterima Keuchik Cot Rheu Razali.

Ia juga bertemu dengan dua keluarga Ilyas, yakni Ayu dan Ismail Hasan, untuk memperoleh informasi langsung mengenai kondisi dan keberadaan Ilyas.

Dari keterangan keluarga, Ilyas telah menghubungi mereka dan menyampaikan bahwa dirinya dalam kondisi selamat serta sedang dalam perjalanan pulang ke Aceh Utara dari Meulaboh, Aceh Barat.

Keuchik Cot Rheu Razali kepada Serambinews.com juga membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, pada Minggu (23/8/2026), dirinya telah dihubungi Ilyas yang mengabarkan bahwa sedang dalam perjalanan pulang dari Meulaboh menuju Aceh Utara.

“Banyak yang menghubungi saya dan menanyakan keberadaan salah seorang warga bernama Ilyas Ishak yang tidak diketahui keberadaannya.

Karena itu, saya berinisiatif datang langsung, khususnya mengunjungi kediaman keluarga untuk memastikan informasi tersebut,” kata Haji Uma.

Ia mengatakan kedatangannya bertujuan memastikan secara langsung kondisi Ilyas, termasuk memperoleh informasi terbaru mengenai keberadaannya.

“Dari informasi yang disampaikan Pak Keuchik dan keponakan beliau, alhamdulillah beliau selamat dan sedang menuju Lhokseumawe dari Meulaboh,” ujar Haji Uma.

Menurut Haji Uma, berdasarkan informasi yang diterimanya dari pihak desa, Ilyas juga memiliki anak yang tinggal di Meulaboh.

Namun, mengenai alasan Ilyas berada di Meulaboh serta rangkaian peristiwa yang terjadi sebelumnya, Haji Uma mengaku belum memperoleh informasi secara lengkap.

“Yang perlu kita pastikan adalah bagaimana keadaan beliau dan di mana posisinya. Setelah mendapat gambaran dari pihak keluarga dan kepala desa, kemudian saya mendapat informasi bahwa beliau sedang kembali ke Cot Rheu dan dalam keadaan selamat,” katanya.

Pegang bendera bulan bintang

Sebelumnya, keberadaan Ilyas menjadi perhatian setelah sejumlah informasi beredar melalui media sosial.

Warga Desa Rheu tersebut diketahui ikut dalam aksi peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh pada Sabtu (15/8/2026).

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Ilyas terlihat memegang bendera Bulan Bintang dan menyampaikan sejumlah pernyataan terkait pemerintah. Video tersebut kemudian menjadi perhatian publik.

Ilyas yang sehari-hari bekerja sebagai petani kemudian dikabarkan ditangkap di kawasan Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, saat dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh.

Selain kabar penangkapan, muncul pula informasi lain di media sosial yang menyebutkan Ilyas telah meninggal dunia. Namun, pihak keluarga mengaku tidak mengetahui sumber informasi tersebut.

Keluarga kemudian membantah kabar tersebut setelah mendapatkan komunikasi langsung dari Ilyas. Mereka memastikan Ilyas masih hidup dan dalam kondisi selamat.

“Banyak kabar yang kita terima dan banyak masyarakat yang menghubungi saya. Karena itu saya pastikan turun hari ini, apakah benar ceritanya seperti yang beredar,” katanya.

Ia menegaskan, berdasarkan informasi yang diperolehnya saat bertemu pihak keluarga dan kepala desa, belum ditemukan fakta yang membenarkan berbagai spekulasi mengenai kondisi Ilyas.

“Ketika dikomunikasikan dengan beliau, beliau sehat walafiat dan sedang pulang ke kampung. Itu intinya,” ujar Haji Uma.

Haji Uma mengatakan dirinya belum mendapatkan informasi lengkap mengenai berbagai hal yang berkembang di luar persoalan keberadaan Ilyas. Karena itu, ia memilih tidak berspekulasi mengenai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Menurutnya, sebagai wakil rakyat, salah satu bentuk tanggung jawab yang dapat dilakukan adalah memastikan kondisi masyarakat, terutama ketika muncul informasi yang menimbulkan keresahan di tengah publik.

“Intinya, kita selaku wakil rakyat bisa memastikan bahwa warga kita itu keberadaannya ada, kemudian tidak melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan. Itu intinya, sebagai rasa kepedulian dan rasa tanggung jawab kita selaku wakil rakyat,” katanya.

Dengan adanya komunikasi langsung dari Ilyas kepada keluarga dan Keuchik Cot Rheu, kabar mengenai dirinya yang sebelumnya simpang siur kini mulai mendapatkan kejelasan.

Pihak keluarga berharap Ilyas dapat segera tiba di Desa Rheu dalam kondisi sehat dan seluruh informasi yang berkembang mengenai dirinya dapat diluruskan berdasarkan fakta.

Haji Uma juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar yang berkaitan dengan keselamatan seseorang.

Untuk sementara, berdasarkan keterangan keluarga dan Keuchik Cot Rheu yang diterima Haji Uma, Ilyas dalam kondisi selamat dan sedang dalam perjalanan kembali ke Aceh Utara dari Meulaboh.(*)

Baca juga: Tgk Juha Christensen: Raahe, Åland, Gunong Halimon, Helsinki, dan Perdamaian Aceh

Baca juga: Tuding TNI Biang Kerok Kisruh Aceh, Pesan Provokatif Catut Nama AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.