Menlu Suriah: Pintu Diplomasi dengan Israel Tetap Terbuka
Muhammad Hadi August 23, 2026 09:03 PM

SERAMBINEWS.COM, DAMASKUS — Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani mengatakan pintu diplomasi dengan Israel tetap terbuka.

Ia mendesak Israel memanfaatkan apa yang disebutnya sebagai “kesempatan bersejarah” untuk meredakan ketegangan kedua negara.

Al-Shaibani mengatakan Suriah memperkirakan perundingan mengenai kesepakatan keamanan dengan Israel dapat kembali dilanjutkan dalam waktu dekat.

Kesepakatan tersebut diharapkan dapat membuka jalan bagi penarikan pasukan Israel dari wilayah Suriah.

Pernyataan itu disampaikan ketika hubungan Suriah-Israel kembali memanas. Israel baru-baru ini melancarkan serangan udara terhadap pangkalan udara Abu al-Duhur di Suriah.

Damascus mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah.

Meski demikian, Al-Shaibani menegaskan bahwa pemerintah Suriah masih melihat diplomasi sebagai jalan utama untuk menyelesaikan persoalan keamanan dengan Israel.

Ia mengakui tingkat kepercayaan antara kedua pihak masih sangat rendah.

Namun, menurutnya, komunikasi dan negosiasi tetap diperlukan untuk mencegah konflik yang lebih luas.

Suriah menginginkan kesepakatan keamanan yang menjamin kedaulatannya sekaligus mengakhiri serangan Israel dan membuka jalan bagi penarikan pasukan Israel dari wilayah yang didudukinya setelah jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad pada akhir 2024.

Hentikan serangan

Al-Shaibani juga menilai penghentian serangan merupakan prioritas.

Ia sebelumnya menyatakan bahwa Suriah telah menyampaikan kepada Israel tidak adanya rencana untuk membangun pangkalan militer Turki permanen di Abu al-Duhur, tetapi Israel tetap melancarkan serangan terhadap fasilitas tersebut.

Di tengah ketegangan tersebut, Amerika Serikat juga mendorong kedua pihak kembali ke meja perundingan dan berupaya membangun mekanisme untuk mencegah terjadinya konflik baru.

Bagi Damascus, pembukaan kembali jalur diplomasi menjadi penting di tengah upaya pemerintah Suriah memulihkan stabilitas dan membangun kembali negara setelah bertahun-tahun dilanda perang.

Al-Shaibani berharap Israel merespons peluang tersebut secara serius dan memilih jalur perundingan dibandingkan aksi militer.

“Pintu diplomasi terbuka,” menjadi pesan utama Suriah kepada Israel di tengah hubungan kedua negara yang masih dibayangi ketidakpercayaan dan ketegangan militer.(*)

Baca juga: Iran Warning Negara Tetangga Agar tak Ikut Perang Ekonomi AS

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.