Arti Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, Shalawat Ibrahimiyah, Dibaca Maulid Nabi
Fitri Wahyuni August 23, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM -- Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW adalah Allahumma Sholli Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad.

Bacaan tersebut dapat diamalkan setiap waktu, khususnya pada Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah yang jatuh pada 25 Agustus 2026.

Semarak menyambut bulan kelahiran Rasulullah SAW, umat Islam banyak melakukan acara keagamaan dan memperbanyak bacaan shalawat.

Baca juga: Arti Dzahabazh Zhoma’u Wabtallatil ‘uruqu, Doa Buka Puasa sesuai Anjuran Nabi Muhammad saw

Sholawat ini merupakan bentuk pujian yang ditujukan untuk Nabi Muhammad SAW, sesuatu yang sangat dianjurkan dilakukan oleh seorang muslim.

Dalam keseharian, sebenarnya sering mengucapkannya dalam sholat.

Bacaan sholawat dalam tahiyat akhir ini disebut juga dengan nama sholawat Ibrahimiyah, dan bertujuan sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad SAW.

Berikut bacaan sholawat Allahumma Sholli Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad ini terdapat dalam bacaan tahiyat akhir sholat baik lirik arab, latin dan terjemahannya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما صَلَّيْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وعلى آلِ إبْراهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما بَاركْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وَعَلَى آل إبراهيم في العالَمِينَ إنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ  

Baca juga: Arti Inna Sholati Wanusuki Wamahyaya Wamamati Lillahi Robbil Alamin, Surat Al Anam Ayat 162

Allohumma solli 'alaa muhammad, wa 'alaa aali muhammad, kamaa sollaita 'alaa aali ibroohim, wa baarik 'alaa muhammad, wa 'alaa aali muhammad, kamaa baarokta 'alaa aali ibroohim, fil 'aalamiina innaka hamiidummajiid.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”

Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Pendakwah Ustadz Adi Hidayat menjabarkan keutamaan bersholawat di antaranya Allah akan memudahkan rezeki hamba-Nya.

Mengamalkan sholawat disampaikan Ustadz Adi Hidayat, adalah salah satunya yang disebut aktivitas taqwa.

Jenis sholawat ada banyak, sholawat terbaik adalah sholawat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, yakni Sholawat Ibrahimiyah.

Meski tidak rutin dibaca di luar sholat, Sholawat Ibrahimiyah pasti dibaca umat muslim yang menunaikan sholat, sebab bacaan ini adalah termasuk dalam Doa Tasyahud Akhir.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan hukum tawassul boleh asalkan dengan taqwa sebagaimana dirumuskan dalam Alquran Surah Al-Maidah ayat 35.

Surat Al-Ma’idah Ayat 35

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱبْتَغُوٓا۟ إِلَيْهِ ٱلْوَسِيلَةَ وَجَٰهِدُوا۟ فِى سَبِيلِهِۦ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha wabtagū ilaihil-wasīlata wa jāhidụ fī sabīlihī la'allakum tufliḥụn

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.

"Maknanya yakni carilah taqwa itu dengan wasilah, yang artinya disini adalah tawassul, mencari wasilah untuk bisa menarik wasilah itu dalam rangka memohon kepada Allah supaya Allah cepat mengabulkan doa tersebut, ternyata kata Alquran wasilah terbaik itu adalah dengan menggunakan taqwa," jelas Ustadz Adi Hidayat dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Adi Hidayat Official.

Di antara amal shaleh ada yang menggunakan lisan contohnya sholawat, hadistnya shahih yang berbunyi:

مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً صلَّى اللَّهُ عليهِ عشرَ صلَواتٍ ، وحُطَّت عنهُ عشرُ خطيئاتٍ ، ورُفِعَت لَهُ عشرُ درجاتٍ

“Barang siapa di antara umatmu yang bersholawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula'." (HR Ahmad).

Dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah, maka persoalan hidup akan diberi jalan keluar oleh Sang Pencipta, salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan melakukan aktivitas taqwa yakni bersholawat.

"Meminta dengan sholawat adalah bermakna memohon kepada Allah dengan keutamaan Nabi SAW, supaya dapat kemuliaan dengan membawa nama Nabi Muhammad SAW, maka akan balik 10 kebaikan," papar Ustadz Adi Hidayat.

Baca juga: Arti Wa Aqimus Salata Wa Atuz Zakata, Surat Al Baqarah Ayat 43: Perintah Sholat dan Zakat

Ustadz Adi Hidayat menambahkan sholawat itu tanpa putus, maksudnya meski Nabi Muhammad SAW wafat sholawat tetap terjadi.

Sebab itu, dalam sholat umat muslim bersholawat, sholawat umat Islam kepada Nabi SAW berbeda dengan sholawat Allah kepada umat Islam.

"Sholawat dari Allah maknanya bisa ampunan dosa, pemberian rahmat, dan pengabulan doa," ucap Ustadz Adi Hidayat.

Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW hakikatnya meminta kepada Allah SWT agar Allah berikan kemuliaan atas nama Nabi Muhammad SAW.

Orang istiqomah bersholawat, Allah akan beri penjagaan-penjagaan, diampuni dosa artinya dijaga dari maksiat, diberi rahmat artinya dijaga dari yang mengganggu.

Hal ini juga bermakna memudahkan mendapatkan solusi dalam kehidupan, karena setiap manusia yang hidup mendapatkan ujian untuk meningkatkan kualitas hidup.

"Apa saja ujian itu, bisa kekhawatiran tidak enak, tidak nyaman, lapar, harta berkurang, kadang jiwa sakit, ada hasil kerja keras orang yang mengambilnya, maka ini lah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar," ucap Ustadz Adi Hidayat.

Jenis-jenis perbuatan taqwa bermacam-macam, misalnya ritual ibadah meliputi shalat, dalilnya Surah Al-Baqarah ayat 2-3.

Surat Al-Baqarah Ayat 2-3

ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ

ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِٱلْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ

żālikal-kitābu lā raiba fīh, hudal lil-muttaqīn. Allażīna yu`minụna bil-gaibi wa yuqīmụnaṣ-ṣalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqụn

Artinya: Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

"Makanya banyak orang bertawassul menggunakan shalat, tawassul disini menggunakan wasilah," urai Ustadz Adi Hidayat.

Di Alquran banyak sekali contoh tawassul, Nabi Zakaria as misalnya ketika memohon kepada Allah keturunan, sudah berobat sana-sini, memohon di mihrab shalat, dan dengan tawassul shalatnya itu dijawab oleh Allah, termaktub di surah Ali Imran ayat 3.

Surat Ali ‘Imran Ayat 38-39

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُۥ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِى مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

فَنَادَتْهُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَهُوَ قَآئِمٌ يُصَلِّى فِى ٱلْمِحْرَابِ أَنَّ ٱللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًۢا بِكَلِمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

Hunālika da'ā zakariyyā rabbah, qāla rabbi hab lī mil ladungka żurriyyatan ṭayyibah, innaka samī'ud-du'ā`. Fa nādat-hul-malā`ikatu wa huwa qā`imuy yuṣallī fil-miḥrābi annallāha yubasysyiruka biyaḥyā muṣaddiqam bikalimatim minallāhi wa sayyidaw wa ḥaṣụraw wa nabiyyam minaṣ-ṣāliḥīn

Artinya: Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa". Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh".

"Bisa dengan ibadah-ibadah yang lain, misalnya puasa, karena puasa bagian dari ketaqwaan, taqwa itu wujudnya amal shaleh yang dikerjakan dengan iman," terang Ustadz Adi Hidayat.

Karena itu ketika beramal shaleh jangan lupa berdoa, maka niscaya akan Allah kabulkan doa tersebut.

(Bangkapos.com/BanjarmasinPost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.