Detik-detik Duel Antarsiswa di Bener Meriah, Satu Korban Masuk Rumah Sakit
Mawaddatul Husna August 23, 2026 09:54 PM

Laporan Wartawan TribunGayo.com Bustami | Bener Meriah

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Kasus kekerasan yang melibatkan siswa SMA di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh mendadak viral dan memicu keresahan warga dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (22/8/2026).

Potongan video pendek yang beredar luas di media sosial sempat memunculkan narasi bahwa korban dikeroyok secara brutal oleh pelaku.

Namun, rekaman video berdurasi utuh mengungkap fakta baru, ternyata insiden mencekam tersebut merupakan aksi duel satu lawan satu antar pelajar.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Kampung Burni Telong, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, yang berada tidak jauh dari lokasi sekolah.

Berdasarkan rekaman penuh yang diterima redaksi TribunGayo.com, korban yang mengenakan seragam pramuka dan pelaku berkaos hitam serta celana olahraga diduga sengaja menentukan titik lokasi untuk bertikai.

​Aksi duel tersebut disaksikan oleh puluhan siswa lain yang berkumpul di lokasi.

Kedua pihak langsung saling melayangkan pukulan selama beberapa menit, hingga akhirnya situasi berubah kritis saat korban tersungkur ke tanah. 

Pelaku yang diduga senior korban terus melayangkan pukulan bertubi-tubi ke arah wajah korban dan mengakhiri aksinya dengan tendangan keras ke kepala hingga korban pingsan tak berdaya.

​Puluhan pelajar yang menonton baru berani melerai setelah melihat korban tidak sadarkan diri. 

Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Korban berusia 16 tahun tersebut langsung dilarikan ke RSUD Datu Beru Takengon, Aceh Tengah, guna mendapatkan perawatan medis secara intensif akibat luka serius di bagian kepala.

Meski muncul rekaman video memperlihatkan dugaan aksi duel, tapi pihak kepolisian sejauh ini masih melakukan proses penyelidikan.

Satuan Reskrim Polres Bener Meriah bergerak cepat turun ke lapangan untuk mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menggali keterangan pasti mengenai kronologi sebenarnya.

​Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, menegaskan bahwa kepolisian bertindak cepat dan profesional dalam menangani kasus yang melibatkan anak di bawah umur ini.

​"Informasi yang berkembang di masyarakat kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional.

Penyelidikan dilakukan menyeluruh sesuai hukum yang berlaku, dengan tetap memprioritaskan hak serta perlindungan anak," tegas AKBP Aris Cai Dwi Susanto, Minggu (23/8/2026).

Karena korban masih dalam perawatan, pihak kepolisian lalu menjadwalkan pemeriksaan resmi terhadap korban setelah kondisi kesehatan yang bersangkutan dinyatakan membaik oleh tim medis. 

Saat ini, Satreskrim Polres Bener Meriah terus merampungkan administrasi penyidikan serta pendalaman bukti-bukti di lapangan.

​Sementara seiring proses hukum yang berjalan, Polres Bener Meriah mengimbau masyarakat luas untuk menghentikan penyebaran rekaman video maupun identitas pribadi korban demi menjaga kondisi psikologis serta perlindungan masa depan anak. (*)

Baca juga: Polres Bener Meriah Turun Tangan Usut Kasus Perkelahian Siswa SMA yang Viral di Medsos

Baca juga: Perlunya Mengembalikan Pendidikan Moral Pancasila di Sekolah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.