Tuntut Reformasi FIFA, Negara-negara Nordik Dukung Tuntutan Agar Presiden Gianni Infantino Mundur 
Muhammad Hadi August 23, 2026 11:03 PM

SERAMBINEWS.COM - Enam asosiasi sepak bola Nordik—Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, Swedia, dan Kepulauan Faroe—menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino.

Mereka juga mendukung tuntutan agar Infantino mengundurkan diri.

Dalam pernyataan bersama setelah pertemuan di Helsinki, Minggu (23/8/2026), asosiasi-asosiasi tersebut menyatakan keprihatinan terhadap tata kelola dan proses pengambilan keputusan FIFA di tingkat tertinggi.

Mereka mendukung seruan UEFA, AFC, dan CONCACAF untuk perubahan kepemimpinan FIFA serta meminta dilakukannya penyelidikan independen terhadap tata kelola organisasi sepak bola dunia tersebut.

Salah satu pemicu utama krisis kepercayaan adalah rencana kontroversial Infantino untuk menjual sebagian kepemilikan atas kegiatan komersial FIFA, termasuk hak terkait Piala Dunia, kepada investor swasta.

Rencana tersebut kemudian dibatalkan setelah mendapat penolakan luas dari berbagai pihak.

Negara-negara Nordik menuntut FIFA memberikan jaminan yang mengikat bahwa tata kelola organisasi maupun kompetisinya tidak akan kembali dibuka untuk kepemilikan swasta.

Mereka juga meminta evaluasi independen dan menyeluruh terhadap sistem tata kelola FIFA untuk memastikan adanya transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme pengawasan dan keseimbangan kekuasaan yang memadai.

Tekanan terhadap Infantino semakin meningkat menjelang pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027.

 Infantino diketahui tengah mengincar masa jabatan keempat, yang akan membuatnya tetap memimpin FIFA hingga 2031 jika terpilih kembali.

Asosiasi Sepak Bola Denmark sebelumnya juga telah menarik dukungan terhadap pencalonan Infantino dan berkomitmen mencari kandidat alternatif untuk pemilihan mendatang.

Krisis tersebut menunjukkan semakin lebarnya perbedaan pandangan di tubuh sepak bola dunia mengenai kepemimpinan Infantino, khususnya terkait transparansi, tata kelola, dan keterlibatan kepentingan komersial dalam penyelenggaraan kompetisi FIFA.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.