BOLASPORT.COM - Liga Universitas 2026 resmi berakhir pekan ini setelah berlangsung selama lebih dari empat bulan, dimana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) keluar sebagai juaranya.
Kompetisi ini mempertemukan tim sepak bola universitas dari Jakarta dan Bandung dalam sebuah turnamen yang dirancang untuk mendukung pengembangan kepemimpinan, kerjasama tim, serta kesejahteraan mahasiswa melalui olahraga.
Final Regional Jakarta yang digelar di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, pada Minggu, 23 Agustus 2026, mempertemukan UNJ dengan Universitas Pakuan (Unpak).
UNJ berhasil meraih kemenangan, sekaligus mengamankan gelar juara regional dan menutup kompetisi tanpa kekalahan.
UNJ berada di puncak klasemen dengan 38 poin dari 14 pertandingan.
Di sisi lain, STKIP Pasundan sebelumnya telah memastikan gelar juara Regional Bandung dengan mengoleksi 36 poin dari 12 pertandingan.
Digelar pada 18 April-23 Agustus 2026, turnamen tahun ini melibatkan 15 tim universitas dengan total 98 pertandingan di dua regional.
Tidak hanya berkompetisi di lapangan, liga ini juga mendorong mahasiswa untuk membangun ketangguhan dan karakter, memperkuat kerja sama tim, memperluas jejaring antarmahasiswa, serta menumbuhkan nilai-nilai positif dan sportivitas di lingkungan kampus.
"Liga Universitas menunjukkan bagaimana sepak bola dan pendidikan dapat berjalan beriringan dalam mendukung perkembangan generasi muda, lebih dari sekadar kompetisi olahraga."
"Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa mengembangkan kepemimpinan, disiplin, kerja sama tim, dan kepercayaan diri, seiring dengan perjalanan akademik mereka,” ujar Ratu Tisha Destria, Wakil Ketua Umum PSSI.
Ratu Tisha juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui olahraga secara berkelanjutan.
“Program seperti ini membutuhkan kemitraan yang kuat antara ekosistem olahraga, institusi pendidikan, sektor swasta, dan pemerintah agar semakin banyak generasi muda Indonesia memiliki kesempatan untuk terus berkembang,” tambah Pendiri Yayasan Grha Gemah Nusa.
Eva Lusiana, Presiden Direktur Coca-Cola Indonesia, mengatakan liga ini mencerminkan komitmen bersama untuk membuka lebih banyak ruang bagi pengembangan generasi muda melalui sepak bola.
"Kami senang dapat mendukung sebuah wadah yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkompetisi, belajar, dan berkembang bersama."
"Melalui kolaborasi bersama para mitra, kami berharap Liga Universitas dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pengembangan talenta muda sepak bola sekaligus komunitas mahasiswa di Indonesia,” ujar Eva.
Sementara bagi UNJ, keberhasilan meraih gelar juara Regional Jakarta menjadi puncak dari perjalanan kompetisi yang penuh tantangan dan dijalani dengan disiplin.
Di bawah arahan Pelatih Theophanic Isfahani Mustafa, tim harus menjalani musim yang padat sekaligus membagi komitmen para pemain dengan berbagai kompetisi resmi lainnya, termasuk Liga 4 dan Elite Pro Academy Liga 2 U-19.
Meski menghadapi sejumlah pemain yang mengalami cedera serta tantangan rotasi skuad sepanjang turnamen, UNJ berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan hingga akhir kompetisi.
"Kami bersyukur dapat menyelesaikan turnamen ini tanpa kekalahan."
"Kemenangan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak di Universitas Negeri Jakarta, mulai dari tim pelatih, komunitas universitas, para pendukung, dan tentunya para pemain yang terus menunjukkan komitmen sepanjang musim."
"Kami juga mengapresiasi Liga Universitas yang telah menyediakan wadah kompetisi yang sangat baik bagi sepak bola universitas di Indonesia,” kata Theophanic.