TRIBUNNEWS.COM - AS Roma akan mengawali perjalanan mereka di Liga Italia 2026/2027 dengan menjamu Fiorentina di Stadio Olimpico, Selasa (25/8/2026) pukul 01.45 WIB.
Giallorossi datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menutup musim lalu secara impresif.
Roma finis di posisi ketiga sekaligus mengamankan tiket Liga Champions untuk pertama kalinya dalam delapan tahun.
Pasukan Gian Piero Gasperini bahkan mengakhiri Serie A 2025/2026 dengan lima kemenangan beruntun.
Dalam rentetan tersebut, Roma selalu mencetak setidaknya dua gol dan hanya kebobolan dua kali.
Kini, Gasperini menghadapi tantangan lebih besar. Roma harus mampu mempertahankan konsistensi mereka di tengah persaingan papan atas dan padatnya jadwal Liga Champions.
Namun, persiapan Giallorossi menuju musim baru belum sepenuhnya meyakinkan.
AS Roma sempat bermain imbang 3-3 melawan Cannes setelah membuang keunggulan, kemudian kalah telak 1-4 dari Cardiff City.
Mereka lalu mengalahkan Newport County, tetapi kembali tumbang 0-3 dari Brighton sebelum bermain imbang 2-2 kontra Borussia Dortmund.
Hasil pramusim tersebut menjadi perhatian karena kekuatan Roma musim lalu justru terletak pada lini pertahanan.
Salah satu modal terbesar Roma adalah performa mereka di Stadio Olimpico.
Giallorossi meraih 13 kemenangan dan hanya tiga kekalahan dalam 19 pertandingan kandang Serie A musim lalu.
Baca juga: Hasil Torino vs AC Milan 1-2, Ruben Amorim Ungkap Pesan di Ruang Ganti yang Bikin Rossoneri Bangkit
Fiorentina juga menjadi salah satu tim yang merasakan keganasan Roma di Olimpico.
Pada pertemuan terakhir kedua tim di stadion tersebut musim lalu, Roma menang telak 4-0.
Secara keseluruhan, rekor Fiorentina ketika bertandang ke markas Roma juga sangat buruk.
Dalam 52 pertemuan liga terakhir di Stadio Olimpico, Roma hanya tiga kali menelan kekalahan.
Fiorentina bahkan belum pernah meraih kemenangan di markas Roma dalam pertandingan liga sejak 2018.
La Viola hanya mampu mencatatkan dua hasil imbang dan menelan enam kekalahan sejak saat itu.
Fiorentina memiliki cerita berbeda setelah melewati musim lalu dengan penuh drama.
La Viola awalnya membidik tiket kompetisi Eropa, tetapi performa buruk membuat mereka justru harus berjuang menghindari degradasi.
Fiorentina akhirnya memastikan bertahan di Serie A dengan dua pertandingan tersisa.
Paolo Vanoli menjadi salah satu sosok penting dalam upaya penyelamatan tersebut.
Di bawah asuhannya, Fiorentina mencatatkan performa terbaik ketujuh di Serie A pada paruh kedua musim.
Vanoli juga hanya membawa timnya menelan satu kekalahan dalam 11 pertandingan liga terakhir.
Namun, ia kemudian digantikan Fabio Grosso yang kini mendapat tugas membangun kembali Fiorentina.
Persiapan Grosso menunjukkan sejumlah sinyal positif. Fiorentina mampu menahan imbang Real Madrid dan Deportivo La Coruna sebelum mengalahkan Benevento 4-1 di Coppa Italia.
Meski demikian, Roma akan menjadi ujian yang jauh lebih berat.
Dengan keunggulan kualitas skuad, performa kandang yang kuat, serta dominasi dalam pertemuan terbaru, Roma lebih layak diunggulkan untuk mengamankan tiga poin pada laga pembuka Serie A 2026/2027.
Prediksi Skor Roma vs Fiorentina
Thehardtackle: Roma 2-0 Fiorentina
Sportsmole: Roma 2-1 Fiorentina
Whoscored: Roma 2-1 Fiorentina
Kedua tim tak memiliki masalah berarti menjelang pertandingan.
Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Molina, Kone, Cristante, Wesley; Soule, Dybala; Malen
David de Gea; Mario, Dragusin, Ranieri, Valdepenas; Ndour, Fagioli, Oulai; Mastantuono, Atta; Kean
5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim
5 Laga Terakhir AS Roma
5 Laga Terakhir Fiorentina
(Tribunnews.com/Ali)